OTODRIVER - Setelah BYD yang sukses merangsek pasar Jepang, nampaknya grup Chery jadi gelombang berikutnya yang masuk ke pasar otomotif Jepang dengan serombongan merek yang digamit perusahaan yang bermarkas di Wuhu, China, itu.
Hal itu diutarakan oleh Global CEO of Omoda & Jaecoo International, Shawn Xu, di ajang "2026 Omoda & Jaecoo Infinity Night" di Wuhu, China, yang dihelat beberapa waktu lalu (20/10/2026).
Seperti dikutip dari laman Car Watch, niatan untuk masuk ke pasar jepang ditargetkan sudah terwujud mulai tahun 2027.
Saat ini Chery Group sudah melansir produk yang dimiliki oleh 20 juta penggunanya di berbagai 79 wilayah, dan niatan untuk masuk ke pasar otomotif Jepang merupakan bagian dari upaya untuk menambah wilayah pemasaran menjadi 99 area di sejumlah negara.
Setelah Jepang, kawasan seperti Korea Selatan, Canada, Swedia, Norwegia, Swiss, Irlandia, Finlandia, Mesir, dan Argentina adalah rangkaian negara tujuan berikutnya yang juga mulai dimasuki tahun depan.
Saat ini Chery sendiri menggamit sejumlah nama dengan segmentasi yang spesifik, Chery (family-practicality), Exeed (luxury-performance), Omoda dan Jaecoo (advanced-urban-sophisticated), iCAR (classic-adventure), dan Lepas (elegance-refinement).

Pernyataan Shawn Xu tersebut merupakan kelanjutan dari pernyataannya sendiri di bulan Agustus lalu, pihak Chery sangat serius menggarap pasar negara tetangga Tiongkok itu. "Jepang merupakan pasar yang sangat penting secara global untuk kendaraan setir kanan," ungak Shawn.
Ambisi itu juga akan dilaksanakan dengan membangun jaringan penjualan yang akan dibangun sendiri oleh pihak Chery. Bahkan juga sudah dicanangkan untuk merekrut para ahli pemasaran kendaraan bermotor yang merupakan warga Jepang sendiri.
Termasuk tenaga ahli yang punya kemampuan dalam hal desain, pengembangan teknologi, sampai riset pasar untuk menghadirkan produk Chery Group yang seusai dengan karakter konsumen di Jepang. (EW)










