OTODRIVER - Changan Automobile terus memperkuat posisinya sebagai pemain global dengan menghadirkan fasilitas produksi berteknologi tinggi yang sarat inovasi. Pabrik ini berdiri sejak tahun 2024 silam.
Berdiri di atas lahan seluas 770.000 meter persegi, fasilitas ini memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 280.000 unit kendaraan per tahun.
Skala tersebut menempatkannya sebagai salah satu pusat manufaktur otomotif modern dengan output besar, sekaligus fleksibilitas tinggi dalam memenuhi permintaan pasar kendaraan elektrifikasi.

Menariknya, pabrik ini menjadi tonggak penting dalam integrasi teknologi 5G di sektor otomotif. Kolaborasi antara Changan Automobile, China Unicom, dan Huawei menghadirkan sistem produksi berbasis konektivitas tinggi.
Implementasi 5G memungkinkan komunikasi data real-time antar mesin, robot, hingga sistem kontrol, sehingga proses produksi berjalan lebih presisi dan minim gangguan.
Dari sisi operasional, pabrik ini didukung oleh lebih dari 800 perangkat cerdas, 1.400 robot, serta 650 unit AGV (Automated Guided Vehicles). Tak hanya itu, terdapat sekitar 200 stasiun kerja yang sepenuhnya otomatis.
Kombinasi teknologi ini memungkinkan otomatisasi hingga 100% pada proses-proses kritis, menjadikan intervensi manusia semakin minimal tanpa mengorbankan kualitas.
Produk yang dihasilkan juga mencerminkan fokus Changan pada kendaraan elektrifikasi. Model seperti AVATR 07, Deepal S05, hingga Changan E07 tersedia dalam pilihan EV dan REEV.
Khusus untuk REEV (Range-Extended Electric Vehicle), teknologi ini menawarkan solusi praktis dengan memanfaatkan mesin berbahan bakar untuk mengisi ulang baterai saat daya hampir habis, sehingga jarak tempuh menjadi lebih panjang tanpa ketergantungan penuh pada charging station.
Masuk ke aspek manufaktur, pabrik ini mengusung konsep “manufaktur cerdas terdepan”. Digitalisasi diterapkan secara menyeluruh di seluruh lini produksi, mendukung hingga 16 skenario smart manufacturing. Dampaknya signifikan, dengan efisiensi biaya yang diklaim turun hingga 20%.
Tak hanya fokus pada efisiensi, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian utama. Pabrik ini dilengkapi panel surya seluas 260.000 meter persegi dengan kapasitas terpasang mencapai 36 MW. Energi yang dihasilkan mampu menyuplai sekitar 19% kebutuhan listrik fasilitas, sekaligus menekan jejak karbon secara signifikan. (AW)










