Ferrari Luce Dijual Lebih Murah di Cina dan Laris Manis

Ferrari resmi meluncurkan sedan listrik kontroversial Luce di pasar China setelah debut globalnya di Roma pada akhir Mei lalu.
Selasa, 30 Juni 2026 07:00 WIB
Berita - Ferrari Luce Dijual Lebih Murah di Cina dan Laris Manis

Ferrari Luce memiliki desain yang unik. (Foto : Otodriver)

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ferrari resmi meluncurkan sedan listrik kontroversial Luce di pasar China setelah debut globalnya di Roma pada akhir Mei lalu. 

Mobil ini dipasarkan dengan harga 3.988.000 yuan atau sekitar Rp9 miliar, dan Ferrari hanya mengalokasikan 88 unit untuk China. Menariknya, seluruh kuota tersebut dikabarkan telah habis terjual.

Peluncuran Luce dilakukan di tengah menurunnya pangsa pasar Ferrari di Negeri Tirai Bambu, seiring semakin kuatnya kehadiran merek lokal yang mulai menghadirkan supercar berperforma tinggi, seperti BYD Yangwang U9. 

Di sisi lain, biaya kepemilikan mobil bermesin pembakaran internal (ICE) mewah di China juga terus meningkat, meski hal itu diperkirakan tidak terlalu memengaruhi konsumen utama Ferrari.

Foto - Ferrari Luce Dijual Lebih Murah di Cina dan Laris Manis
Tampilan belakang Ferrari Luce (Foto : Carscoops)

Menariknya, harga Luce di China justru sekitar 7 persen lebih murah dibandingkan harga jualnya di Eropa yang mencapai 550.000 euro. Sebagai perbandingan, Ferrari Amalfi dibanderol mulai 202.459 poundsterling di Inggris, namun di China harganya melonjak hingga 2.598.500 yuan akibat tingginya pajak kapasitas mesin dan barang mewah.

Sebelumnya sempat beredar rumor bahwa Luce merupakan semacam "tes loyalitas" Ferrari, di mana konsumen yang membeli sedan listrik tersebut akan mendapat prioritas untuk memperoleh model-model eksklusif Ferrari lainnya. Namun, Chief Marketing Officer Ferrari telah membantah kabar tersebut dalam wawancaranya dengan The Drive. Pernyataan itu diyakini juga berlaku untuk pasar China.

Jika dibandingkan dengan mobil listrik asal China, rival terdekat Luce adalah BYD Yangwang U9. Dengan harga hampir setengahnya, U9 menawarkan pengisian daya lebih cepat, akselerasi 0-100 km/jam yang lebih singkat, serta tenaga lebih dari 200 hp, lebih besar yang disalurkan ke keempat roda.

Meski demikian, Ferrari menegaskan bahwa Luce bukanlah supercar. Model ini diposisikan sebagai grand tourer lima penumpang yang mengutamakan kenyamanan perjalanan jarak jauh, bukan semata-mata mengejar performa ekstrem. 

Di China memang tersedia pilihan GT listrik lain seperti Denza Z9 GT yang memiliki spesifikasi lebih tinggi, namun rentang harga yang jauh berbeda membuat kedua model menyasar segmen konsumen yang berbeda. (AW)

#ferrari #luce

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.