OTODRIVER - Bisa dikatakan berkat perang Russia dan Ukraina, Volga, salah satu brand mobil asal Russia hidup kembali.
Brand yang pernah berada di bawah naungan GAZ (Gorkovsky Avtomobilny Zavod) ini bakalan menggeliat kembali dengan support dari Changan Automobile.
Namun sepertinya Volga bukan satu-satunya, karena ada beberapa merek Russia yang telah kembali bangkit setelah perang berkobar. Terdapat beberapa merek Russia yang sudah lebih dulu bangun dari tidur panjangnya dan bisa dikatakan bahwa dalam kebangkitannya terdapat sokongan yang kuat dari pabrikan China.
Uniknya kebangkitan kembali brand Russia dan juga terjadinya interaksi dengan pabrikan China ini tak lepas dari peran pabrikan asal Barat. Beberapa pabrikan ini hadir kembali dengan menggunakan bekas pabrik mobil-mobil Barat dan Jepang yang ditinggalkan.
Berikut brand Russia yang hadir kembali dengan support dari pabrikan China:
Moskvitch
Merupakan brand lawas yang didirikan pada era 30-an. Saat sangsi Barat diberlakukan pada 2022, Renault sebagai pemilik Moskvitch sejak 2014 praktis menutup pabriknya. Otoritas Russia langsung sat-set dan di tahun 2022 itu juga JAC dari China masuk menjadi motor baru bagi Moskvitch.
Sehol X4 Model I (JAC Jiayue X4) muncul sebagai model awal. SUV kompak ini juga dijual sebagai Moskvitch 3.
Lada (AvtoVAZ)
Awalnya merupakan pabrikan yang didirikan di tahun 70-an dan memproduksi mobil-mobil penumpang mulai dari SUV (Lada Niva) hingga sedan (Lada Riva).
Walau statusnya tidak pernah tutup, namun kemajuan Lada salah satunya berkat support dari FAW Group. Pabrikan China ini menggunakan fasilitas eks Nissan dan membuat Lada X-Cross 5 yang direbadge dari Bestune T77.

Soller
Bukan termasuk brand Russia dari era Uni Soviet, namun justru baru didirikan pada 2002. Brand ini fokus menyediakan kendaraan niaga berukuran menengah.
Hengkangnya Ford sebagai mitra Soller pada 2022, memberikan angin segar bagi JAC untuk masuk dan menggembangkan produknya. Saat ini, JAC membuat van komersial ringan dan van penumpang salah satunya adalah JAC Sunray yang kemudian dilabeli ulang sebaga Soller SF1.

Xcite
Merupakan brand Russia yang diluncurkan di 2024. Mereka menjual produk-produk crossover SUV yang direbadge dari Chery.
Brand ini menggunakan fasilitas bekas Nissan yang dimiliki oleh AvtoVAZ. Xcite dijual secara online dan juga menggunakan network dealer dari milik Lada. (SS)











