Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mengisi Angin Ban Dengan Nitrogen Bikin Konsumsi BBM Lebih Baik. Mitos Atau Fakta?

Pengisian angin dengan nitrogen dikatakan memiliki beberapa keunggulan ketimbang angin biasa. Salah satunya karena nitrogen disebut tidak mudah menguap dan lebih awet ketika kendaraan tidak digunakan.
Tips
Senin, 1 Agustus 2022 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pengisian angin dengan nitrogen dikatakan memiliki beberapa keunggulan ketimbang angin biasa. Salah satunya karena nitrogen disebut tidak mudah menguap dan lebih awet ketika kendaraan tidak digunakan.

Selain itu, kami juga sempat menanyakan perihal masalah ini kepada salah satu tenaga ahli dari Bquick, yang mengatakan bahwa penggunaan angin nitrogen juga bisa menghemat bahan bakar.

Meski belum ada fakta yang membuktikan sepenuhnya. Namun jika melihat karakteristik nitrogen, hal tersebut sangat mungkin terjadi.

Penggunaan nitrogen disebut dapat menghemat BBM karena memang nitrogen dapat membuat perputaran ban menjadi lebih ringan. Dan tentu, tenaga mesin yang dikeluarkan menjadi lebih ringan pula.

Jika tenaga mesin yang dikeluarkan lebih ringan maka kemungkinan besar bensin yang dikeluarkan pun lebih irit. Tetapi, asumsi tersebut tidak bisa sepenuhnya dibenarkan karena belum ada penelitiannya lebih lanjut.

Penggunaan nitrogen sendiri sebenarnya juga memiliki kekurangan, misalnya saat hujan turun yang membuat sering melintasi kubangan air. Karakter air yang bisa menyerap nitrogen membuat angin nitrogen pada ban akan mudah habis.

Kalau sudah begini, maka ban akan cepat kempis dan performanya pun mulai menurun. Jika demikian kinerja mesin bakal menjadi lebih berat dan bensin juga akan terasa lebih boros.

Namun terlepas dari apakah benar menggunakan angin nitrogen memberikan banyak manfaat termasuk juga lebih irit BBM, yang terpenting adalah jangan pernah mencampur angin biasa dan angin nitrogen pada ban.

Sebab, mencampur angin biasa dengan nitrogen bisa membuat nitrogen terkontaminasi dan membawa efek samping terhadap ban dalam waktu lama. Kontaminasi dua zat gas ini membuat udara menjadi lebih basah dan berat.

Kandungan angin biasa pada unsur hidrogen membawa uap air yang lebih banyak sehingga udaranya menjadi basah. Dalam waktu yang relatif lama, udara basah ini bisa membuat kawat ban menjadi berkarat.

Apabila berkarat, bukan tidak mungkin ban akan menjadi benjol atau bahkan bisa pecah ban. Jadi, bila ingin mengisi nitrogen, sebaiknya angin ban yang lama dibuang semuanya terlebih dahulu.


Tags Terkait :
Isi Angin Ban Nitrogen
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Delapan Langkah Mengecek Ban Supaya Aman Di Jalan

Semua bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain

1 bulan yang lalu


Berita
Fakta Menarik, Tak Semua Ban Mobil Balap Perlu Isi Nitrogen

Rata-rata pembalap dalam Porsche Sprint Challange Indonesia, tidak menggunakan angin nitrogen untuk ban mobil balap mereka.

11 bulan yang lalu


Berita
Goodyear Dan Ottoban Buka Gerai Kolaborasi Di Hometown Goodyear

Bogor merupakan hometown dari Goodyear sehingga ini mmenjadi kolaborasi yang strategis

1 tahun yang lalu


Berita
HSR Luncurkan Speedster, Pelek Khusus Mobil Berukuran Kecil

Mobil kecil tetap mendapat perhatian dan bisa tampil menarik

1 tahun yang lalu


Tips
Dunlop Gelar Posko Mudik Lebaran 2023

A

2 tahun yang lalu


Tips
Mengisi Angin Ban Dengan Nitrogen Bikin Konsumsi BBM Lebih Baik. Mitos Atau Fakta?

Pengisian angin dengan nitrogen dikatakan memiliki beberapa keunggulan ketimbang angin biasa. Salah satunya karena nitrogen disebut tidak mudah menguap dan lebih awet ketika kendaraan tidak digunakan.

3 tahun yang lalu


Tips
Tekanan Angin Ban Wajib Dicek Rutin. Kapan itu?

Jika normal dan tidak ada kendala, cek tekanan ban tiap dua minggu sekali

5 tahun yang lalu


Berita
Ada Isu Nitrogen Palsu, Ini Kata Produsen Ban

Beberapa waktu lalu, sempat beredar surat berantai soal mengisi nitrogen di SPBU.

5 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

3 jam yang lalu


Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

6 jam yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

22 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

23 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

1 hari yang lalu