Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Persiapan Musim Hujan, Cek Ban Anda dari Sekarang

Bahaya aquaplaing menghantui ketika mengemudi dalam kondisi hujan lebat. Bagaiamana cara mengantisipasinya?
Tips
Senin, 27 Juli 2020 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Menjelang akhir tahun tentu kita harus bersiap menghadapi kondisi curah hujan tinggi sejak memasuki tahun 2020. Hal tersebut membuat kita sering kali berkendara dalam kondisi jalan yang basah di tahun ini.

Ketika hujan lebat dan pembuangan air tidak baik, maka hal tersebut membuat air tergenang di jalan. Untuk para pengemudi, tentu genangan air bisa membahayakan. Pasalnya ini adalah penyebab aquaplaning, dimana sangat sulit untuk mengemudikan mobil ketika hal tersebut hal tersebut timbul.

Untuk menghindari bencana yang datang akibat aquaplaning tersebut, sebaiknya Anda mengecek ban mobil terlebih dahulu. “Perhatikan tekanan angin ban. Jangan sampai kurang atau kelebihan tekanan, sesuaikan dengan indikator yang ada di bagian dalam pintu mobil, agar meminimalisir gejala aquaplaning yang terjadi,” kata Soni Susmana selaku Founder SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia).

Namun jika ban sudah memiliki kondisi yang pas, adalagi kemungkinan terbesar Anda terkena aquaplaning. Salah satunya karena alur ban sudah habis atau ban botak.

“Pada ban yang botak tidak memiliki kemampuan untuk memecah genangan air. Ketika melewati genangan air, gaya angkat air akan mengangkat sedikit ban dan membuatnya agak mengambang. Tentunya jika hal itu terjadi maka sangat berbahaya, mobil bisa tergelincir dan sulit dikendalikan,” ucap Abeng selaku pemilik bengkel ban Victory Motor Sport.

Abeng juga menambahkan, alur pada tapak ban berungsi untuk memecah air ketika melewati genangan. Jika air terpecah atau menyebar maka gaya angkat dari air cukup lemah dan tapak ban tetap mencengkeram permukaan jalan.


Tags Terkait :
Tips Mengemudi Saat Hujan
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Hal ini Yang Harus Dilakukan Single Driver Jika Nyetir Mudik Lebih Dari 8 Jam

Bagi yang mudik dan berstatus sebagai single driver perlu perhatikan waktu istirahat ini.

1 hari yang lalu

Tips
Pentingnya Periksa Ban Setelah Digunakan Jarak Jauh

Karena sebelumnya berada di kondisi ‘kerja keras’, ban perlu diperiksa menyeluruh agar tetap aman.

7 bulan yang lalu


Tips
Mudik Bawa Anak Kecil? Wajib Perhatikan Hal-Hal Berikut

Agar tidak menimbulkan keresahan di sepanjang perjalanan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

7 bulan yang lalu


Tips
Tetap Santai Saat Berkendara Malam Hari Ada Caranya

Tubuh jangan terlalu letih sebelum perjalanan dimulai

1 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu