Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Jangan Oprek Sistem Komputer Mobil BMW Kalau Tak Mau Garansi Hangus

Inilah konsekuensinya melakukan modifikasi pada ECU BMW.
Tips
Minggu, 18 November 2018 13:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat ini banyak sekali mobil-mobil yang hadir dilengkapi dengan mesin turbo. Walaupun dengan kapasitas mesin yang tidak terlalu besar, namun tenaga yang dihasilkan bisa melonjak karena perangkat tersebut. BMW menjadi salah satu pabrikan dari sekian banyak merek otomotif yang menerapkan hal tersebut.

Hal ini pun juga semakin mempermudah modifikator untuk meningkatkan tenaga dari mesin tersebut dengan berbagai cara namun yang termudahnya adalah melakukan tuning pada manajemen mesinnya alias ECU. Dengan mengubah beberapa poin yang ada di dalamnya seperti boost turbo, debit bensin, timing mesin dan lain-lainnya. 

Terkait hal ini, OtoDriver pun menanyakan kepada pihak BMW Group Indonesia, apakah mengoprek sistem komputer bisa menggugurkan garansi yang ada pada mobil tersebut? Mengingat BMW memiliki banyak line-up dengan mesin berturbo pada setiap serinya. 

“Ya, itu dapat menggugurkan garansinya sehingga apabila ada terjadi kerusakan maka konsumen harus mengganti komponen yang rusak tanpa ditanggung oleh pihak BMW,’ jelas Ariefin Makaminan Vice President of After Sales BMW Group Indonesia.

Dijelaskan pula bahwa pihak BMW juga dapat mengetahui berbagai hal yang dilakukan oleh konsumen apabila ada kerusakan yang diakibatkan oleh manipulasi pada ECU-nya karena canggihnya teknologi yang dibuat oleh BMW sendiri. 

“Walaupun konsumen yang mengklaim adanya kerusakan yang disebabkan oleh modifikasi pada mesinnya namun mereka mencopot kembali berbagai perangkat yang ada sebelum melakukan klaimnya, pihak kami akan tetap bisa mengetahuinya dengan mudah berdasarkan investigasi dari ECU. Bahkan waktu mulai dari tanggal, bulan, tahun, jam, menit dan detik saat konsumen melakukan modifikasi manipulasi tersebut dapat diketahui dengan mudah,”tegas Arifin.

Namun pihak BMW menjelaskan bahwa bukan berarti mereka  tidak mau menangani mobil yang garansinya hangus karena pernah ada modifikasi. Tapi ada konsekuensi yang harus mereka jalankan akibat pemasangan berbagai modifikasi pada mesin yang mengakibatkan kerusakan.

“kami bukan tidak akan melayani mobil-mobil yang garansinya void, tapi kami tidak bisa mengabulkan untuk melakukan penggantian part yang rusak menggunakan garansi karena kerusakannya disebabkan oleh keinginan konsumen sendiri.Untuk itu akan kami bebankan biayta mulai dari part dan juga jasanya,” kata Arifin.


Tags Terkait :
BMW Modifikasi
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
China Resmi Larang Penggunaan Handle Pintu Elektrik, Diperkirakan Akan Mempengaruhi Desain Mobil Dunia

China larang handle pintu elektrik mobil listrik 2027. Aturan baru wajibkan gagang mekanis eksterior dan interior demi keselamatan pasca-kecelakaan, potensi ubah desain global.

5 bulan yang lalu

Berita
Audi Akan Punya Ciri Desain Baru

Audi perkenalkan desain baru grill vertikal sempit pada Concept C. Elemen ini akan diterapkan ke seluruh model masa depan, kata kepala desain Massimo Frascella.

5 bulan yang lalu


Berita
Mengapa Lampu Sein Merah Tak Lagi Jadi Standar Dunia?

Lampu sein merah bisa dianggap kuno tapi pada kenyataannya masih legal di jalanan AS

5 bulan yang lalu


Berita
Merasakan Sensasi Toyota JDM Di TOKYO

Toyota ajak jurnalis rasakan mobil JDM legendaris di Jepang. Dari Supra, AE86 hingga GR Family, semuanya tunjukkan DNA sejati Toyota.

8 bulan yang lalu


Berita
5 Model MINI JCW 2025 Resmi Meluncur Di Indonesia, Berikut Harganya

MINI JCW generasi terbaru resmi meluncur. Ada lima model yang dijual sekaligus untuk pasar Indonesia.

1 tahun yang lalu

Berita
Kumpul Lintas Komunitas Pecinta Otomotif Awal Tahun Jakarta

Tak jarang juga meet up lintas komunitas yang justru dapat mempererat silaturahmi dengan brand atau aliran modifikasi yang berbeda.

1 tahun yang lalu


Berita
Mengenang Legenda Modifikasi Indonesia, Wibawa Santosa, Bos Permaisuri Ban Yang Wafat Mendadak di Bali

Dunia modifikasi Indonesia dikejutkan oleh berita wafatnya Wibawa Santosa, bos Permaisuri Ban di Bali.

1 tahun yang lalu


Berita
Recaro Automotive GmbH Bangkrut. Jok Recaro Bakal Jadi Barang Langka?

Dikabarkan bahwa hanya Recaro Automotive Germany yang terimbas masalah kebangkrutan

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

9 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

9 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

10 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

11 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

12 jam yang lalu