Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

TIPS: Cara Ringan Deteksi Engine Mounting Bermasalah

Tanpa engine mounting prima, berkendara jadi tidak nyaman dan komponen mobil bisa mudah rusak. Beginilah cara mudah mengetahui engine mounting yang sudah tidak prima kondisinya.
Tips
Senin, 8 Mei 2017 10:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat mesin sedang bekerja, mesin melakukan kinerja yang menghasilkan getaran. Peran engine mounting diperlukan untuk memegang mesin dan juga meredam getaran agar tercipta kenyamanan di dalam kabin mobil.

Engine mounting adalah sebuah komponen berfungsi sebagai peredam getaran pada pergerakan mesin. Umumnya engine mounting terbuat dari karet dan plat stainless atau besi yang berfungsi sebagai dudukan mesin. 

Jika rusak, maka getaran mesin tidak teredam dengan baik. Kabin pun akan menjadi tidak nyaman karena vibrasi yang dihasilkan. Getaran keras juga lambat laun akan membuat komponen mobil lain cepat rusak. Untuk itu sangat disarankan untuk mengganti dudukan mesin yang sudah usang.

Engine mounting yang usang atau rusak dapat Anda deteksi dengan dua cara, yaitu melihat fisiknya atau merasakan efeknya. Kerusakan engine mounting lebih mudah terdeteksi apabila dengan melihat fisik engine mounting.

Jika engine mounting sudah jelek, biasanya karet-karetnya terlihat getas. Apabila kondisinya sudah parah, karet-karet tersebut akan kempis dan sobek. Untuk melihat kondisi fisiknya agak sulit apabila tertutup dengan komponen lain.

“Dari kondisi fisik sudah dapat dideteksi kondisi engine mounting. Jika sudah getas, pecah ataupun amblas sebaiknya cepat diganti karena akan mengganggu kinerja komponen yang lain” ungkap Endro Januli dari Pawana Auto Service.

Cara lainnya adalah dengan merasakan getarannya. Jika mobil sedang berada dalam posisi stasioner atau idle, getaran akan terasa ke dalam kabin saat engine munting tidak mampu lagi meredam getaran. Kondisi terparahnya adalah jika getaran sudah terasa sampai seluruh bodi mobil.

“Saat terasa sekali getarannya, dipastikan bahwa engine mounting mobil Anda sudah tidak dalam kondisi prima. Sebaiknya periksakan mobil Anda ke bengkel.“ tutup pria ramah ini.

Apabila gejala-gejala diatas ternyata Anda rasakan, sebaiknya segera bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk pengecekkan lebih lanjut. Jangan tunggu lama untuk mengganti engine mounting.


Tags Terkait :
Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Human-Centric Engineering: DNA Subaru dalam Setiap Perjalanan Mudik

Subaru Peace of Mind untuk mudik Lebaran: Symmetrical AWD, Boxer Engine, EyeSight, dan Jok Anti Pegal tingkatkan kestabilan serta kenyamanan perjalanan jauh.

14 jam yang lalu

Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

1 hari yang lalu

Berita
Daihatsu Ajak Komunitas Pulang Kampung Bareng

Menjelang lebaran 2026, Daihatsu mengajak anggota komunitas untuk mudik bersama.

1 hari yang lalu


Berita
Pertaminta Lubricants Gelar Beragam Program Menarik Mudik Lebaran 2026

Pertamina Lubricants gelar promo ganti oli Pertamina mudik Lebaran 2026 di 30 kota, rest area tol, dan program sosial Aceh melalui RAFI 2026.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

5 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

11 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

12 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

12 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

13 jam yang lalu