OTODRIVER - Musim liburan menjadi waktu yang dinantikan banyak keluarga untuk melakukan perjalanan darat (road trip) menuju berbagai destinasi wisata. Sebelum berangkat, ada satu hal penting yang tidak boleh diabaikan, yakni memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima melalui servis menyeluruh.
Banyak pemilik mobil menganggap kendaraannya masih layak digunakan karena tidak mengalami masalah saat dipakai untuk aktivitas harian. Padahal, perjalanan jarak jauh memiliki tantangan yang berbeda. Kendaraan akan bekerja lebih berat karena menempuh ratusan kilometer, membawa penumpang dan barang lebih banyak, hingga menghadapi kemacetan panjang di jalur wisata.
Jika kondisi kendaraan kurang optimal, risiko gangguan teknis di tengah perjalanan akan meningkat. Kondisi tersebut tentu dapat mengganggu kenyamanan liburan, bahkan membahayakan keselamatan seluruh anggota keluarga.
Garasi.id, penyedia ekosistem jasa servis mobil melalui jaringan bengkel profesional, membagikan lima pemeriksaan penting yang sebaiknya dilakukan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Ganti Oli dan Periksa Oli Transmisi
Pemeriksaan pertama adalah memastikan oli mesin masih dalam kondisi baik atau menggantinya jika sudah mendekati jadwal servis. Oli yang baru membantu menjaga suhu mesin tetap stabil dan performa kendaraan tetap optimal saat menghadapi kemacetan.
Bagi pengguna mobil transmisi otomatis, kondisi oli transmisi juga wajib diperiksa. Oli transmisi yang masih baik membuat perpindahan gigi tetap halus, terutama saat melintasi tanjakan.
Cek Sistem Pendingin Mesin
Sistem pendingin atau radiator memiliki peran penting untuk mencegah mesin mengalami panas berlebih (overheat). Sebelum berangkat, pastikan volume cairan pendingin (coolant) berada pada batas yang dianjurkan dan tidak ada kebocoran pada selang radiator.
Pengecekan ini semakin penting apabila perjalanan dilakukan pada siang hari dengan penggunaan AC yang terus menyala.
Pastikan Rem dan Kaki-Kaki Mobil Prima
Saat membawa seluruh anggota keluarga beserta barang bawaan, beban kendaraan akan bertambah. Karena itu, sistem pengereman harus berada dalam kondisi optimal.
Periksa ketebalan kampas rem serta lakukan spooring dan balancing. Langkah ini membantu menjaga kestabilan kendaraan, mengurangi getaran setir di jalan tol, sekaligus meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
Periksa Aki dan Kelistrikan
Masalah aki sering menjadi penyebab mobil tidak bisa dinyalakan setelah berhenti di rest area atau SPBU. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan pemeriksaan tegangan aki dan pastikan sistem kelistrikan bekerja normal.
Pengecekan sederhana ini dapat meminimalkan risiko mogok mendadak saat liburan.
Lakukan Servis Beberapa Hari Sebelum Berangkat
Garasi.id menyarankan pemilik kendaraan melakukan servis sekitar tiga hingga lima hari sebelum keberangkatan. Jeda waktu tersebut memberi kesempatan bagi mekanik untuk memperbaiki atau mengganti komponen yang bermasalah apabila ditemukan kerusakan.
CEO Garasi.id, Ardyanto Alam, mengatakan servis sebelum perjalanan jauh bukan hanya bertujuan menjaga performa kendaraan, tetapi juga menjadi langkah antisipasi demi keselamatan keluarga.
"Melakukan servis menyeluruh sebelum perjalanan jauh bukan sekadar rutinitas merawat mesin, melainkan bentuk antisipasi terbaik untuk melindungi keselamatan dan ketenangan seluruh anggota keluarga sepanjang jalan," ujar Ardyanto.
Ia menambahkan, pemeriksaan kendaraan sebaiknya dilakukan baik pada mobil yang digunakan setiap hari maupun kendaraan yang sudah lama terparkir di garasi. Dengan melakukan lima pengecekan tersebut, risiko gangguan teknis selama perjalanan dapat ditekan sehingga liburan bersama keluarga berlangsung lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. (GIN)
