Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Terpaksa Terjang Banjir? Lakukan Hal Ini Setelah Berhasil

Musim hujan menyebabkan sejumlah ruas jalan kebanjiran. Inilah tips supaya tetap aman dan awet setelah melintasi banjir.
Tips
Rabu, 22 Februari 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Curah hujan yang tinggi bahkan cenderung ekstrim yang mengguyur sebagian wilayah Indonesia akhir-akhir ini menyebabkan tak sedikit jalan raya tergenang banjir. Tapi karena tuntutan aktivitas maka mau tak mau beberapa pengemudi mobil terpaksa menerjang banjir.

Untuk teknik melintasi genangan air tinggi atau banjir sudah pernah OtoDriver jelaskan. Tapi jika mobil terlanjur dibawa menerabas banjir dengan cara yang tak dianjurkan, maka simak panduan langkah mudah yang tepat agar mobil awet dan tetap aman. 

1. Injak-injak kopling

Bagi mobil transmisi manual, ini bertujuan untuk mengeringkan air yang masuk dari lubang pembuangan kotoran kopling. "Jika dibiarkan, kotoran akan mengendap di lubang pembuangan di area kopling yang berada di bawah transmisi menjadi kering," ujar Muhamad Arifin, Mekanik Shop&Drive Ciledug.

2. Cek dipstik oli

Jika terlihat ada unsur air atau bahkan oli bercampur air pada dipstik, sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel terdekat. Karena jika air sudah masuk ke mesin dan bercampur dengan oli, maka malapetaka kerusakan mesin siap menanti. Cirinya, oli berwarna coklat yang lebih muda seperti susu.

3. Keringkan komponen kelistrikan

Matikan mesin, buka kap mesin dan siapkan lap kering, mulailah keringkan semua kabel dan komponen kelistrikan yang ada. "Ini agar mencegah korsleting listrik karena air yang berpotensi masuk area mesin," sambung Hendi Sugihendi, Trainer Nissan College PT Nissan Motor Indonesia beberapa waktu lalu. 

4. Pastikan di kabin tak ada sisa air 

Saat menerjang banjir, dengan mudahnya air bisa masuk sampai kabin karena lintasan yang kebanjiran jaraknya panjang dengan ketinggian air sampai lebih dari titik terendah pintu mobil. Tunggu beberapa saat sampai air benar-benar kering, bisa gunakan lap untuk mempercepat pengeringan. Setelah mengalami kemasukan air, sebaiknya bawa mobil ke salon mobil agar kabin benar-benar bersih.

5. Gunakan cairan penetran

Cairan penetran bisa diandalkan untuk disemprot ke soket-soket kabel di kabin maupun ruang mesin. Sifatnya yang anti oksidasi mampu mencegah kelembapan akibat air yang masuk ke area kabel mobil.

6. Injak-injak pedal rem

Kampas rem yang terendam air banjir bisa dikeringkan dengan menjalankan mobbil perlahan-lahan. Baru setelah itu injak dan lepaskan rem saat mobil berhenti, lakukan injak rem berkali-kali. Membiarkan kampas rem tetap basah menghilangkan cengkeramannya. Mobil bisa mengalami rem blong. Oleh sebab itu sangat vital untuk segera dikeringkan.

7. Cek indikator

Jika mobil tetap menyala dengan baik tanpa kendala, sebaiknya tetap perhatikan indikator sebelum jalan. Jika check engine malah menyala atau suhu meningkat, bisa jadi ada kerusakan pada kelistrikan akibat air yang masuk ke ruang mesin saat menerjang banjir. Jika sudah demikian, segera matikan mesin dan bawa mobil ke bengkel.


Tags Terkait :
Tips Teknis
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu

Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

1 hari yang lalu

Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

1 hari yang lalu


Berita
Lebih dari 60% Pengemudi Belum Punya Akses Layanan Darurat Mobil 24 Jam

Layanan darurat mobil, membantu pengendara yang mengalami masalah di jalan, mulai dari ban bocor, aki soak, kehabisan BBM, hingga membutuhkan derek kendaraan.

1 minggu yang lalu


Bus
Lima Tips Pilih Bus Listrik

Perlu didikung manajemen operasional yang lebih rapi dibandingkan mengoperasian bus mesin fosil

2 minggu yang lalu

Berita
Kasus Mobil Mogok Naik 40% di Musim Hujan, Layanan Darurat 24 Jam Jadi Solusi

Memasuki musim hujan, kasus mobil mogok dan gangguan kendaraan meningkat hingga 40%. Garasi.id hadir dengan layanan asisten darurat untuk membantu pengemudi.

3 minggu yang lalu


Berita
Komunitas Pemilik EV Aion Diresmikan Di GIIAS 2025

Komunitas mobil listrik Aion, Aioners.ID resmi dideklarasikan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

3 bulan yang lalu


Berita
Hindari Enam 6 Kesalahan Dalam Memarkir Kendaraan

Jika tidak ingin kehilangan waktu, finansial, dan kenyamanan

4 bulan yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu