Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTeknis

Knowledge : Wiper Otomatis, Penyapu Air Yang Kian Cerdas

Wiper kini dapat bergerak otomatis tanpa perlu diaktifkan oleh pengemudi. Bagaimana cara kerja penyapu air yang kian cerdas ini?
Teknis
Sabtu, 6 Februari 2016 14:00 WIB
Penulis : okky Zulham Hadi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Wiper. Siapa yang tidak mengenal alat penyeka air hujan ini. Terlebih dikala musim penghujan datang. Alat ini sudah pasti sangat membantu Anda saat mengemudi. Jika dulu wiper hanya bekerja jika diaktifkan oleh pengemudi secara manual. Kini si penyapu cilik ini makin cerdas.

Perkembanganya bukan hanya pada pengaturan gerakan wiper yang mengalami peningkatan kinerja. Seperti single atau dual speed hingga intermittent yang bertugas saat gerimis. Saking cerdasnya kini, saat ini wiper sudah mengaplikasi sensor hujan atau yang sering disebut rain sensing.

Sistem canggih wiper ini akan membuat secara otomatis jika hujan turun, tanpa perlu mengaktif saklarnya secara manual setiap hujan. Meskipun demikian pengemudi tetap melakukan aktivasi sistem ini dengan memilih mode auto pada tuas pengatur wiper.

Tidak hanya dapat mengaktifkan wiper secara otomatis takala hujan turun. Sensor tersebut juga mampu mengatur kecepatannya menyeka kaca. Baik di posisi low, intermitternt hingga high speed yang kesemuanya tergantung dari curah hujan. Entah dalam kondisi gerimis,sedang maupun saat hujan lebat. Sensor ini juga mampu mengatur kecepatan wiper berdasarkan tingkat kecepatan laju mobil.

Lantas bagaimana cara kerjanya?

Wiper ini beroperasi dengan dukungan sensor cahaya yang berada di kaca depan, biasanya di balik spion tengah. Modul ini memiliki seperangkat kolektor cahaya dan beberapa lampu LED. Sebab pada dasarnya sensor hujan ini bekerja menggunakan sinar infra merah. LED akan menembakan sinar infra merah ke kaca depan dengan sudut 45 derajat.

Jika kondisi kaca kering, sinar tersebut akan langsung dipantulkan ke sensor dan ke kolektor cahaya. Kondisi ini berbeda saat hujan, tetes-tetes air akan membiaskan pantulan sinar infra merah tersebut. Akibatnya sensor tidak menerima semua cahaya yang ditembakan ke kaca. Sehingga sensor akan segera mengaktifkan penyeka kaca. Tidak hanya itu, banyaknya titik air yang ada pun juga dapat terdeteksi, sehingga sensor juga mampu mengatur kecepatan wiper. 

Modul juga membaca kecepatan kendaraan sehingga selain menyesuaikan dengan debit air, wiper dapat disesuaikan kecepatannya sesuai dengan pergerakan mobil.


Tags Terkait :
Wiper Otomatis Wiper
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
All-New Citroën Basalt Dark Edition dan C3 Sport Curi Perhatian Di GIIAS Semarang 2025

Brand asal Perancis ini menjadi satu-satunya label dari Eropa yang hadir dalam pameran otomotif terbesar di Jawa Tengah ini.

6 bulan yang lalu


Berita
Geely EX5 Mendapatkan Varian Range 610 Km

Geely EX5 mendapatkan varian baru lagi di Cina.

10 bulan yang lalu


Tips
Mau Mobil Tetap Prima Setelah Digunakan Mudik? Ini Yang Perlu Dilakukan

Lakukan pengecekan dan pastikan semuanya dalam kondisi baik.

1 tahun yang lalu


Berita
Toyota Akan Siapkan GR Corolla Yang Lebih Bertenaga

Toyota terus mencari cara untuk menyempurnakan GR Corolla. Ini prediksi pembaruannya.

1 tahun yang lalu


Berita
Jetour Dashing Tersedia Varian Journey dan Inspira, Ini Perbedaan Keduanya

Jetour Dashing merupakan SUV sporty yang punya fitur berlimpah. Tersedia dua varian dengan selisih harga Rp 31 juta, ini perbedaannya.

1 tahun yang lalu


Tips
Ketahui Kondisi Karet Wiper Yang Sudah Harus Diganti

Memasukki musim penghujan, tentu wiper menjadi senjata utama ketika berkendara.

1 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi XForce Ultimate Diamond Sense, Tak Hanya Lebih Canggih, Aman, Namun Juga Menawan

Upgrade ternyata tak hanya pada tambahan fitur dalam Advance Driving Assistance Sytem (ADAS) saja tapi juga diikuti hal lain seperti tampilan dan hal lainnya.

1 tahun yang lalu


Berita
Intermitten Jadi Fitur Terbesar Dalam Teknologi Wiper

Fitur intermitten pada wiper diketahui merupakan penemuan terbesar pada wiper itu sendiri dan masih digunakan hingga saat ini.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

3 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

23 jam yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu