Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.
Berita
Selasa, 9 Juni 2026 16:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Ioniq salah satu (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Selain baterai besar, sebuah mobil listrik murni masih membutuhkan aki 12 Volt sebagai bagian dari sumber kelistrikannya. Fungsi aki ini adalah sebagai catu daya untuk menghidupkan perangkat elektronik seperti lampu, perangkat audio dan pernak-pernik elektronik lainnya.

Walau bisa menggunakan jenis aki 12 volt yang tersedia secara umum di pasar, namun sebenarnya ada pilihan untuk menggunakan aki yang memang dirancang khusus untuk EV.

“Saat ini kami ada produk aki khusus EV. Pada saat ini produk EV kami masih disasarkan sebagai produk aftermarket,” terang Direktur PT Wacana Prima Sentosa, pemegang brand Massiv,  Hadi saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (08/06/2026).

Pada saat Massiv dengan produknya Massiv Thunder EV merupakan satu-satunya produsen lokal yang membuat aki 12 Volt untuk EV buatan Indonesia. Produk ini memiliki spesifikasi sebagai aki jenis maintenant free (MF).

BACA JUGA
Tidak banyak aki aftermarket yang disediakan untuk penggantian aki mobil listrik bawaan pabrik (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Mobil Listrik Butuh Aki Spesifik 

Secara teknis mobil listrik punya sistem kinerja kelistrikan yang berbeda dengan mobil biasa. “Mobil konvensional ada proses starter, sehingga membutuhkan aki dengan CCA (cold cranking amps) yang memadai,” terang pria ramah ini. 

Sebaga informasi, CCA merupakan satuan yang mengukur kemampuan aki untuk memberi arus listrik (ampere) dalam jumlah besar secara instan. Angka ini menentukan seberapa kuat aki mampu menghidupkan atau men-stater mesin kendaraan terutama pada beban awal (mesin dingin) yang berat.

“Sedangkan untuk mobil listrik tidak ada proses tersebut dan aki 12 Volt berfungsi untuk mensuppory auxiliary untuk supporting sistem kelistrikan. Sehingga pada dasarnya ada perbedaan penggunaan dengan aki untuk mesin konvensional,” lanjut pria asal Semarang ini.

Menurutnya, aki EV punya keunggulan

  1. Arus lebih stabil 
  2. Secara teknis usia aki lebih panjang.

Hanya untuk mobil listrik 

Dikembangkan dengan target yang berbeda, sehingga aki khusus EV ini tidak punya CCA sebesar aki konvensional. Masih menurut Hadi, aki ini dirancang hanya untuk EV saja dan kalo dipakai untuk penggunaan pada mobil konvensional maka akan  cepat rusak.

Sebaliknya, aki konvensional justru bisa digunakan pada mobil listrik. “Tapi secara hitungan teknis, performanya tidak akan optimal dan tidak akan sesempurna aki khusus EV,” tutupnya.

Jenis aki EV

Pada saat ini, aki mobil listrik tidak semuanya menggunakan jenis aki jenis maintenant free (MF), namun ada juga pabrikan yang menggunakan jenis aki lithium phosphate iron (LFP) seperti yang digunakan pada BYD Seal, Sealion dan sebagainya. Sementara mobil seperti Ioniq 5, Aion Y Plus, BYD M6 dan beberapa lainnya menggunakan jenis MF. (SS)


Tags Terkait :
Aki EV Thunder EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

1 bulan yang lalu


Berita
Thunder EV, Aki Khusus Mobil Listrik Dari Massiv

Diklaim sebagai aki aftermarket untuk mobil listrik paling efisien saat ini

5 bulan yang lalu


Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

1 bulan yang lalu


Tips
Ini Cara Aman Menaikan Mutu Car Audio Di EV

Perhatikan spesifikasi kelistrikan bawaan mobil sebagai langkah pertama.

2 bulan yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

3 bulan yang lalu

Tips
Mobil Hybrid Toyota Ternyata Butuh Pemanasan

Untuk menjaga kondisi baterai dan sistem hibrida bisa tetap terjaga kondisinya.

4 bulan yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

4 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Bisakah Mobil Listrik Didorong Saat Mogok?

EV mogok bisa didorong. Tapi ada syaratnya ya..

9 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi DM Yang Super Irit Sebesar 65 Km/Liter

BYD rilis teknologi DM dengan efisiensi 65 km/liter untuk pasar Indonesia. Teknologi ini gabungkan mode EV dan hybrid secara seamless di era elektrifikasi.

7 jam yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi DM yang Super Irit

Setelah menguasai lebih dari 40 persen pasar EV nasional dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM BYD super irit Dual Mode untuk efisiensi mobilitas yang lebih optimal.

13 jam yang lalu


Berita
Fitur Daihatsu Rocky Hybrid Ini Bikin Nyetir Nggak Gampang Pegal

S-PDL merupakan fitur yang memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi sekaligus deselerasi hanya melalui pedal akselerator.

15 jam yang lalu


Berita
Harga Bahan Baku Ban Naik, Gajah Tunggal Tetap Jaga Daya Beli Konsumen

Harga bahan baku ban naik hingga double digit, namun Gajah Tunggal tidak langsung membebankan seluruh kenaikan biaya produksi kepada konsumen.

21 jam yang lalu


Berita
GitiXcursion RT Meluncur di GIIAS 2026, Ban Baru untuk SUV Premium dan Pikap

GitiXcursion RT akan meluncur di GIIAS 2026. Ban terbaru Giti ini menyasar SUV premium dan pikap kabin ganda dengan kemampuan 60 persen on road dan 40 persen off road.

22 jam yang lalu