Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Polemik Teman Bus Bali Dan Jogja, Dikembalikan Ke Pemprov

Kini tergantung kemauan pemerintah daerah untuk membuat alokasi anggaran operasionalnya
Bus
Sabtu, 4 Januari 2025 14:41 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Berhenti sementara untuk koordinasi skema operasional antara Kemenhub dengan Pemerintah Provinsi


BUS-TRUCK – Dalam seminggu ini muncul polemik di pengguna angkutan bus dalam kota di Yogyakarta dan Pulau Bali. Karena kedua wilayah itu menghentikan sementara beroperasinya bus-bus ukuran medium yang tadinya beroperasi rutin. 

Polemik itu nampaknya akan berakhir setelah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyatakan bahwa pengelolaan Teman Bus di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Bali beralih ke pemerintah daerah (pemda) masing-masing per Januari 2025.

"Pengelolaan pengembangan angkutan umum massal perkotaan berbasis jalan dengan skema Buy The Service (BTS) di wilayah Provinsi Bali dan Provinsi DI Yogyakarta beralih ke pemerintah provinsi setempat terhitung per Januari 2025," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Hubdat Kemenhub, Ahmad Yani, dalam keterangan di Jakarta pekan ini (1/1). 

BACA JUGA

Disampaikannya hal itu seiring dengan berakhirnya nota kesepakatan nomor HK.201/8/16/DRJD/2019 tentang Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Perkotaan di Kota Denpasar, dan nota kesepakatan nomor HK.201/8/11/DRJD/2019 tentang Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Perkotaan di DI Yogyakarta.

"Berdasarkan kesepakatan bersama antara Ditjen Hubdat dengan Pemerintah Daerah tentang Perencanaan, Pembangunan, dan Pengoperasian Angkutan Umum Perkotaan bahwasanya jangka waktu pelaksanaan kesepakatan bersama berlaku selama 5 tahun terhitung sejak tahun 2019 yang berakhir pada tahun 2024," kata Ahmad Yani menerangkan.

Sejak awal munculnya layanan tersebut hingga tahun 2024, Ditjen Hubdat Kemenhub telah memberikan stimulus berupa subsidi pada layanan Teman Bus di 11 kota, yaitu Kota Denpasar, Medan, Palembang, Yogyakarta, Surakarta, Banjarmasin, Makassar, Bandung, Surabaya, Banyumas, dan Balikpapan dengan total sebanyak 45 koridor.

 Kemudian, dia menjelaskan kota-kota yang telah berakhir nota kesepakatannya saat ini, yakni Denpasar, Medan, Palembang, Yogyakarta, Surakarta, Makassar, Bandung, dan Banjarmasin.

"Beberapa pemerintah daerah telah mengambil alih layanan BTS Teman Bus ini, seperti di Kota Surakarta sebanyak tiga koridor serta Kota Banjarmasin, Medan, dan Bandung seluruh koridornya telah dikelola oleh pemda setempat," katanya lagi.

Khusus Pemda Provinsi DI Yogyakarta dan Bali, pihak Ditjen Hubdat juga telah melakukan audiensi berkaitan dengan keberlanjutan program Buy The Service serta berkorespondensi resmi terkait rencana pelaksanaan program BTS 2025 di wilayah perkotaan Sarbagita dan Yogyakarta.

Sesuai nota kesepakatan, kata Yani lagi, tentunya Pemerintah Provinsi Bali dan Yogyakarta diharapkan dapat meneruskan layanan tersebut sebagai bentuk komitmen penyediaan angkutan massal perkotaan kepada masyarakat.

 "Kami berharap masing-masing pemda dapat memaksimalkan anggarannya untuk penyelenggaraan angkutan massal perkotaan ini dan juga bisa lebih menyosialisasikan kepada masyarakat terkait kesadaran untuk menggunakan angkutan umum," ungkap Yani lagi.

Trans Metro Dewata sementara diganti Trans Sarbagita

Seiring dengan munculnya petis dari sejumlah anggota masyarakat soal berhentinya operasional Trans Sarbagita, Dinas Perhubungan (Dishub) Bali untuk sementara menggantikan layanan Trans Metro Dewata (TMD) dengan bus Trans Sarbagita.

di Denpasar, Kamis, mengatakan pengalihan ini buntut dari penghentian sementara layanan Trans Metro Dewata sejak Rabu (1/1) kemarin.

“Guna mengisi kekosongan layanan, mulai tanggal 2 Januari 2025 pukul 06.00 Wita beberapa koridor dari bus Trans Metro Dewata sementara akan dilayani oleh bus Trans Sarbagita,” kata Kepala Dishub Bali, IGW Samsi Gunarta, dalam ketarangannya di Bali (2/1). 

Samsi menyampaikan, hal yang berbeda dari Trans Metro Dewata adalah jumlah koridor yang dilayani, dimana TMD selama ini melayani enam koridor sementara Trans Sarbagita saat ini disiapkan untuk dua koridor pulang pergi.

Adapun jalur Trans Metro Dewata pulang pergi yaitu Sentral Parkir Kuta-Terminal Pesiapan, Terminal Ubung-Bandara Ngurah Rai, Terminal Ubung-Icon Mal Bali, Terminal Ubung-Monkey Forest, Sentral Parkir Kuta-Politeknik Negeri Bali, dan Sentral Parkir Kuta-Sentral Parkir Nusa Dua.

 “Rute pelayanan (Trans Sarbagita) sementara hanya dua koridor yaitu GOR Ngurah Rai-Terminal Pesiapan pulang pergi via Terminal Ubung dan Terminal Mengwi, dan koridor GOR Ngurah Rai-Politeknik Negeri Bali via Sentral Parkir Kuta,” jelas Samsi lagi.

Pihak Dishub Bali saat ini juga telah membekali pramujasa Trans Sarbagita aplikasi Mitra Darat, yaitu sistem yang mengatur pergerakan Trans Metro Dewata sehingga halte pemberhentian mereka akan mengikuti TMD biasanya.

Pengguna transportasi umum ini juga akan dikenakan biaya layanan yang sama dengan Trans Metro Dewata yaitu Rp4.400 dan ada biaya khusus bagi pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas. (EW)

Baca juga: Pemkab Bekasi Rilis Armada Pengumpan Biskita Trans Wibawa Mukti

Baca juga:Pemerintah Daerah Perlu Bikin terobosan Angkutan Massal

Trans Pakuan 2024 juuga berhenti poresionalnya untuk sementara waktu


Tags Terkait :
Bus Transdewata Temanbus Jogja Bali Dishub Kemenhub BTS
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Polemik Teman Bus Bali Dan Jogja, Dikembalikan Ke Pemprov

Kini tergantung kemauan pemerintah daerah untuk membuat alokasi anggaran operasionalnya

1 tahun yang lalu


Bus
Medium Bus Mercedes-Benz OF 917 di Indonesia Disempurnakan

Versi terbaru OF 917 kini mengusung beberapa penyempurnaan yang meliputi komponen-komponen krusial bus terutama komponen mesin.

5 tahun yang lalu

Bus
Laka Fatal Bus ALS Di Sumsel Bukti Ramp Check Masih Formalitas

Kondisi bus harus diperiksa Dishub sebelum diberangkatkan.

1 hari yang lalu


Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

4 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

5 hari yang lalu


Berita
Meski Ekspor Naik, Penjualan BYD Turun Delapan Bulan Berturut-Turut

Penurunan penjualan BYD delapan bulan berturut-turut di pasar domestik China, meski ekspor April melonjak 70,9% menjadi 134.000 unit.

1 minggu yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

1 minggu yang lalu


Tips
Ingat Selalu, Perlintasan KA Adalah Area Berbahaya

Kecelakaan fatal di Bekasi Timur ingatkan bahaya perlintasan KA. Tips aman melintas perlintasan kereta api dari pakar SDCI dan data 3.703 titik sebidang KAI 2026.

1 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Laka Fatal Bus ALS Di Sumsel Bukti Ramp Check Masih Formalitas

Kondisi bus harus diperiksa Dishub sebelum diberangkatkan.

1 hari yang lalu


Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

4 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

5 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

6 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

1 minggu yang lalu