Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Penjelasan Lamborghini Dan Bugatti Belum Minat Main Mobil Listrik

Seiring dengan menjamurnya mobil listrik di seluruh dunia, namun pencipta supercar bahkan hypercar seperti Lamborghini dan Bugatti belum juga menghadirkan mobil ramah lingkungannya.
Mobil Listrik
Sabtu, 12 Desember 2020 15:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seiring dengan menjamurnya mobil listrik di seluruh dunia, namun pencipta supercar bahkan hypercar seperti Lamborghini dan Bugatti belum juga menghadirkan mobil ramah lingkungannya. Namun, tentu kedua pabrikan ini punya alasan yang kuat.

Dilansir dari Topgear (11/12) Bos Bugatti yang juga menjadi CEO Lamborghini, Stephan Winkelman mengatakan belum memiliki rencana dalam waktu dekat untuk mengubah supercar dikonversi menjadi bertenaga listrik. Menurutnya, emisi mobil berperforma itu juga tak berpengaruh banyak dengan kondisi bumi.

"Jarak tempuh rata-rata Chiron adalah seribu mil per tahun. Ini mobil bervolume (produksi) rendah; kurang dari 100 setahun. Jadi, kita tidak berdampak besar pada emisi di seluruh dunia. Jadi, jika memungkinkan, kita harus mempertahankan mesin konvensional," ujarnya.

Lamborghini saat ini masih menjauh dengan teknologi listrik. Bahkan mobil sport hibridanya, Lamborghini Sian menggunakan teknologi super capacitor sebagai tenaga induksi. Berbeda dengan McLaren, Porsche, hingga Rimac yang mulai disetrum menggunakan listrik.

"Kami harus beradaptasi dengan tantangan masa depan dan menciptakan peluang darinya. Kami memiliki insinyur, tim, dan juga pelanggan kami; mereka tahu apa yang akan terjadi dan memahami semua ini,” tambahnya

Sebagai produsen mobil berperforma tinggi, Winkelman tak ingin tergesa-gesa, ia perlu melihat sejauh mana peraturan, penerimaan konsumen dan kesanggupan teknologi mobil listrik diterapkan.

"Mungkin mendekati akhir dekade,dan ketika kita tahu sedikit tentang aturan, penerimaan, jangkauan, waktu pengisian, biaya, performa, dll. Kita perlu sampai pada titik di mana kita memiliki pemahaman yang lebih baik. Kami mungkin menguji berbagai hal dengan pelanggan terdekat kami, tetapi kami terus berdiskusi dengan mereka tentang perkembangan masa depan. Saya tidak bisa mengesampingkannya tetapi itu bukan untuk saat ini," jelas Winkelman.


Tags Terkait :
Lamborghini Bugarri
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Keputusan Tepat Lamborghini Batalkan Produksi EV, Melihat Ferrari Luce Dihujat

Kemunculan mobil listrik perdana Ferrari menimbulkan banyak hujatan.

1 hari yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

2 bulan yang lalu


Berita
Bos Lamborghini Tidak Suka Fitur Suara Palsu Hyundai Ioniq 5 N

Rencana menghadirkan EV berperforma tinggi dari Lamborghini semakin nyata. Namun mereka tidak tertarik memasang fitur suara buatan.

1 tahun yang lalu


Berita
Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

3 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

6 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

12 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

12 jam yang lalu