Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Indonesia Mengisyaratkan Dampak Konfilk Timur Tengah Yang Semakin Memanas

Konflik yang tengah membara di kawasan Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran di bidang industri otomotif.
Berita
Selasa, 10 Maret 2026 08:45 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Toyota. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Konflik yang tengah membara di kawasan Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran di bidang industri otomotif.  

Salah yang memiliki kepentingan besar adalalah Toyota Indonesia yang banyak memilliki kegiatan eksport ke kawasan tersebut.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam angkat bicara terkait dengan kondisi ini.

Untuk saat ini, Kami terus mencermati kemungkinan dampak akibat perang di Timur Tengah tersebut, mulai dari kenaikan harga energi hingga gangguan jalur perdagangan internasional,” terangnya saat dihubungi Otodriver beberapa waktu lalu.

Fortuner jadi salah satu produk eksport Indonesia yang diminati di Timur Tengah. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Lebih jauh lagi, Bob mengatakan bahwa ada hal yang perlu diwaspadai dan ia pun mengkategorikan dampak perang dalam tiga term.

BACA JUGA

“Dampak short term, biasanya jalur perdagangan dan logistik internasional dapat terdampak, mulai dari penyesuaian rute pelayaran hingga meningkatnya risiko distribusi,” jelasnya. 

Diterangkan bahwa kondisi ini bisa berpengaruh terhadap aktivitas ekspor, yang berpotensi mengalami keterlambatan dibandingkan kondisi normal.

Kemudian dampak mid-term yang berpotensi muncul apabila konflik tersebut memicu kenaikan harga minyak dunia. 

“Kenaikan minyak dunia akan berpengaruh pada negara pengimpor. Kondisi tersebut dinilai dapat menekan daya beli sekaligus mempengaruhi permintaan kendaraan di pasar tujuan ekspor,” sambungnya.

Dampak secara long term akan terjadi jika konflik semakin meluas dan perpengaruh pada pada supply chain global terutama critical material yang sangat dibutuhkan oleh industri semikonduktor yang saat ini erat hubungannya dengan otomotif.

“Sehingga, apabila hal tersebut terjadi, potensi gangguan tidak hanya terjadi pada aktivitas perdagangan di tingkat regional. Konflik yang semakin luas juga berisiko mengganggu rantai pasok global,” tambahnya. 

“Situasi tersebut berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap berbagai sektor manufaktur dunia yang sangat bergantung pada komponen elektronik dan teknologi semikonduktor,” tutupnya. (SS)


Tags Terkait :
Toyota Perang Teluk
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Indonesia Mengisyaratkan Dampak Konfilk Timur Tengah Yang Semakin Memanas

Konflik yang tengah membara di kawasan Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran di bidang industri otomotif.

2 bulan yang lalu


Truk
Iran Sudah Lama Bisa Swasembada Truk

Tahun '60-an sudah dimulai semuanya

3 tahun yang lalu


Berita
Small MPV Mitsubishi Kalah Telak Secara Harga Saat Bertemu Wuling Confero

Bahkan tipe tertinggi Wuling Confero saja harganya jauh lebih murah dibanding varian termurah mobil baru Mitsubishi ini.

8 tahun yang lalu


Berita
Inilah 7 Mobil Terbaik di Benua Biru, Kenali Mereknya

Ketujuh mobil yang masuk tahap final, adalah mobil-mobil terbaik yang beredar di Eropa dalam kurun satu tahun terakhir.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

2 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

5 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

5 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

11 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

11 jam yang lalu