OTODRIVER - Meskipun pemerintah China secara bertahap sudah mengurangi subsidi secara signifikan bagi industri otomotif non fosil, namun penjualan kendaraan listrik di sana masih belum menunjukkan gejala pelemahan yang signfikan.
Seperti dikutip dari Car News China, penjualan mobil tenaga listrik dan hibrida mendominasi daftar dua puluh besar mobil terlaris di bulan Agustus.
Tidak ada lagi mobil berbahan bakar fosil atau kombinasi yang masuk sepuluh besar terlaris.
Di posisi pertama ada Geely EX2 (39.651 unit), kemudian Leapmotor A10 (30.652 unit), Tesla Model Y (29.260 unit), Fang Cheng Bao Ti7 BEV/PHEV (23.471 unit), dan posisi enam ada BYD Atto 2 (22.598 unit).
Selanjutnya peringkat ketujuh ada Tesla Model 3 (20.787 unit), Changan Nevo Q05 (17.349 unit), Li Auto i6 (16.979 unit), BYd Dolphin (16.829 unit), dan posisi ke-10 ada Xiaomi SU7 (16.518 unit).
Jika dihitungan sejak bulan Januari 2026, peringkat satunya adalah catatan penjualan Geely EX2 sudah mencapai 266.116 unit, kemudian disusul Tesla Model Y yang terjual sebanyak 226.931 unit, lalu ada Li Auto i6 yang terjual 152.842 unit.
Di peringkat keempat ada Fang Cheng Bao Ti7 yang terbeli sebanyak 138.208 unit, dan Geely Boyue L (138.004 unit).
Untuk kendaraan berbahan bakar fosil dan kombnasi yang masuk 20 besar penjualan yaitu Toyota Corolla Cross, Geely Starray, Volkswagen Lavida, Toyota RAV4, dan Geely Monjaro. (EW)
