OTODRIVER - Xpeng mengumumkan kampanye recall untuk Xpeng X9 akibat potensi masalah pada suspensi udara bagian depan MPV listrik tersebut di Malaysia. Seperti dilansir dari paultan.org (20/8), recall ini mengikuti langkah serupa di China yang melibatkan X9 produksi sebelum 11 Agustus 2025.
Masalah ini sebelumnya memang sempat ramai di China. Pada pertengahan Juli 2026, sejumlah pemilik Xpeng X9 melaporkan sistem suspensi udara mengalami kerusakan saat kendaraan digunakan dalam kondisi cuaca panas. Beberapa laporan menyebut bodi kendaraan mengalami ambles pada salah satu sisi, bahkan hingga seluruh bagian sasis turun akibat kehilangan tekanan udara.
Xpeng kemudian mengakui adanya sejumlah kasus kerusakan air spring pada X9 dalam kondisi ekstrem, terutama suhu tinggi. Pabrikan asal China tersebut menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen dan memberikan program perpanjangan garansi untuk sistem suspensi udara depan menjadi 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dulu.
Menurut penjelasan Xpeng, salah satu penyebab masalah berasal dari proses produksi yang mengalami fluktuasi sehingga tingkat kedap udara pada air spring depan berkurang. Setelah digunakan dalam waktu lama pada kondisi panas dan lembap, komponen tersebut berpotensi mengalami kebocoran udara secara perlahan.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan tinggi suspensi berubah dan memunculkan peringatan malfungsi di panel instrumen. Dalam kondisi ekstrem, kebocoran tersebut berpotensi memengaruhi pengendalian kendaraan.
Tak lama setelah kasus tersebut mencuat, Xpeng akhirnya mengumumkan recall terhadap 33.473 unit Xpeng X9 di China. Unit yang terdampak merupakan kendaraan yang diproduksi pada 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Proses recall di China dijadwalkan dimulai pada 28 Agustus 2026, dengan penggantian komponen suspensi udara depan menggunakan versi yang telah diperbaiki.
Untuk pasar Malaysia, Bermaz Xpeng menyebut kendaraan yang terkonfirmasi terdampak akan mendapatkan penggantian seluruh rakitan suspensi udara depan secara gratis.
Komponen pengganti tersebut juga mendapatkan garansi selama 8 tahun atau 160.000 km, terhitung sejak tanggal registrasi kendaraan. Garansi ini bahkan dapat dialihkan kepada pemilik berikutnya.
Perusahaan juga menegaskan bahwa X9 dari batch produksi lainnya tidak terdampak. Dengan demikian, Xpeng X9 facelift yang meluncur di Malaysia pada 2026 tidak termasuk dalam recall ini.
Di Indonesia sendiri, belum ada kampanye recall seperti halnya di Tiongkok dan juga Malaysia hingga artikel ini disusun. (AW)
