OTODRIVER – Renault 4 kembali hadir di era elektrifikasi. Lewat Renault 4 E-Tech Electric, pabrikan Prancis ini menghidupkan karakter mobil klasiknya yang praktis dan serbaguna dalam kemasan modern.
Diluncurkan pada 1961, Renault 4 dikembangkan sebagai mobil sederhana untuk berbagai kebutuhan, mulai dari keluarga hingga petani. Mengutip Renault Group, total produksinya mencapai 8 juta unit di seluruh dunia.
Filosofi Klasik, Teknologi Modern
Renault 4 E-Tech Electric diperkenalkan di Paris Motor Show 2024. Desainnya tetap mempertahankan siluet mengotak dan karakter kokoh model klasik, tetapi kini dilengkapi lampu LED, panel instrumen digital, serta layar multimedia.
Dimensinya mencapai panjang 4.144 mm dengan jarak sumbu roda 2.624 mm. Mobil lima pintu ini mampu menampung lima penumpang, dengan kapasitas bagasi hingga 420 liter pada konfigurasi tertentu. Jok belakang juga dapat dilipat untuk menambah ruang barang.
Menggunakan platform AmpR Small yang juga menjadi basis Renault 5 E-Tech Electric, mobil ini mengandalkan motor listrik penggerak roda depan.
Mengutip resmi Renault 2026, tersedia baterai 40 kWh dengan motor 120 hp dan jarak tempuh hingga 310 km. Sementara versi 52 kWh menghasilkan tenaga 150 hp dengan jarak tempuh hingga 415 km berdasarkan pengujian WLTP. Jarak tempuh aktual bisa berbeda sesuai kondisi penggunaan.
Trend Pabrikan Prancis
Renault bukan satu-satunya pabrikan Prancis yang menghidupkan kembali mobil legendaris. Citroën turut memperkenalkan konsep 2CV listrik di Paris Motor Show 2026.
Menurut laporan Euronews pada 12 Oktober 2026, mobil sepanjang 3,76 meter ini ditargetkan masuk produksi pada akhir 2028 dengan harga sekitar €15.000. Namun, spesifikasi baterai, tenaga, dan jarak tempuhnya belum diumumkan.
Citroën ingin mempertahankan filosofi 2CV klasik yang mengutamakan kesederhanaan, kepraktisan, dan harga terjangkau. Sementara itu, Renault menawarkan Twingo E-Tech dengan harga mulai €19.490 di Prancis, menurut Elecrtive.
Reuters dalam laporannya menyoroti langkah sejumlah pabrikan Eropa menghidupkan kembali model ikonik sebagai strategi menghadapi persaingan mobil listrik asal China. Renault 5 listrik, misalnya, menjadi salah satu model yang membantu memperkuat penjualan Renault di Eropa.
Tren ini menunjukkan bahwa nostalgia bukan sekadar soal desain. Renault 4 E-Tech Electric dan calon Citroën 2CV listrik sama-sama membawa kembali gagasan mobil rakyat sebagai kendaraan sederhana, praktis, dan lebih terjangkau, kini dengan teknologi listrik. (SS)
