Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.
Truk
Senin, 2 November 2026 11:45 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Boomerang Suspension pada Engesa EE-50 (Foto :otodriver)


BUS-TRUCK – Suspensi truk umumnya menggunakan konstruksi yang relatif sederhana. Namun, ada satu teknologi yang cukup unik dan berbeda dari kebanyakan sistem suspensi kendaraan berat, yakni Boomerang Suspension.

Sesuai namanya, sistem ini menggunakan komponen berbentuk menyerupai bumerang untuk menghubungkan dua axle belakang. Desain tersebut memungkinkan roda bergerak mengikuti kontur permukaan jalan dengan artikulasi yang lebih besar.

Menurut Lexicar.com.br, teknologi ini dikembangkan oleh perusahaan asal Brasil, Engesa (Engenheiros Especializados S.A.), pada 1969. Menariknya, Boomerang Suspension awalnya bukan dirancang untuk kendaraan tempur, melainkan untuk kebutuhan truk pengangkut hasil eksplorasi minyak.

Boomerang Suspension karya Engesa. (Foto : Otodriver)

Saat itu, aktivitas eksplorasi minyak di Brasil banyak dilakukan di wilayah terpencil dengan kondisi jalan yang buruk. Truk konvensional kerap kesulitan melewati permukaan tidak rata. Engesa kemudian mengembangkan sistem suspensi yang mampu menjaga roda tetap menapak ketika kendaraan melintasi medan ekstrem.

BACA JUGA

Prinsip kerjanya mengandalkan mekanisme penghubung berbentuk bumerang di antara dua axle belakang. Ketika salah satu roda melewati gundukan atau lubang, mekanisme tersebut memungkinkan perubahan posisi axle sehingga roda lainnya dapat mengikuti kontur permukaan jalan.

Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan artikulasi suspensi yang besar. Dengan demikian, truk memiliki peluang lebih baik untuk mempertahankan traksi ketika melintasi medan berat. Sistem ini juga relatif sederhana dibandingkan suspensi independen yang kompleks karena tidak membutuhkan banyak komponen elektronik atau sistem hidraulik.

Engesa kemudian menerapkan teknologi tersebut pada sejumlah kendaraan. Salah satunya truk EE-50 berpenggerak 6x6. Sistem serupa juga digunakan pada Mercedes-Benz LG-1519 Mamute, truk militer yang dikembangkan bersama Engesa untuk Angkatan Darat Brasil. Truk ini berbasis keluarga Mercedes-Benz L-Series, yang masih berkerabat dekat dengan L911 alias Mercy Bagong.

Mercedes-Benz L1519 Mamute, kerabat dekat Mercy Bagong. (Foto : otodriver)

Bukan hanya truk, teknologi ini juga merambah kendaraan militer. Engesa menggunakannya pada kendaraan intai lapis baja EE-9 Cascavel dan pengangkut personel lapis baja EE-11 Urutu. Keduanya menggunakan konfigurasi enam roda dengan kemampuan melintasi medan berat.

Meski memiliki keunggulan, Boomerang Suspension tidak berkembang menjadi teknologi populer di industri truk dunia. Salah satu alasannya adalah konstruksi yang cukup spesifik sehingga tidak mudah diterapkan pada berbagai jenis kendaraan.

Selain itu, mekanisme penghubung dan sistem penggeraknya membutuhkan perawatan tersendiri. Sementara itu, produsen truk lain sudah memiliki pilihan suspensi tandem seperti walking beam dan equalizer beam yang lebih dikenal, mudah diproduksi, mudah dirawat, serta sesuai untuk kebutuhan operasional mereka.

L1519 Mamute dengan traksi maksimal karena menggunakan boomerang suspension di bagian belakang. (Foto : otodriver)

Boomerang Suspension akhirnya lebih dikenal sebagai salah satu inovasi khas Engesa, bukan sebagai standar baru suspensi truk. Namun, teknologi ini menjadi contoh bagaimana kebutuhan menghadapi medan ekstrem dapat melahirkan rancangan mekanis yang berbeda dari kebiasaan industri otomotif. (SS)


Tags Terkait :
Boomerang Suspension
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

1 jam yang lalu


Berita
Ini Pengalaman Berkendara Tim Otodriver I pada Holiday In Style 2022

Ini kisah perjalanan tim Otodriver 1

3 tahun yang lalu


Berita
All New KIA Sportage Nampang Di JAW 2022. Segera Hadir Di Indonesia?

Kemungkinan akan hadir di tahun ini juga

4 tahun yang lalu


Used Car
Panduan Membeli Nissan March Bekas

Nissan March merupakan city car yang masih menjadi idola hingga saat ini.

7 tahun yang lalu


Bus
Bus Evolander HDD Facelift dari Karoseri New Armada Tampil Lebih Gagah

Salah satu yang tampil mengemuka adalah penyematan gril baru di bagian depan, bumper berdesain baru, foglamp ganda terbaru dengan lampu LED model bumerang ke bawah.

8 tahun yang lalu


Bus
Pengguna Bus Berbodi New Armada Makin Marak di Sulawesi

Pesanan bus terbaru dari karoseri asal Magelang, Jawa Tengah ini adalah milik PO Sejahtera asal Makassar, Sulawesi Selatan yang dirilis pekan lalu.

5 tahun yang lalu


Used Car
Panduan Membeli KIA Picanto Bekas

Mobil berfitur unik yang tidak dimiliki rivalnya dengan harga menarik.

7 tahun yang lalu

Bus
Karoseri Laksana 2024: Goodbye SR2!

Varian baru SR3 diduga akan lebih banyak lagi

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

1 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu


Truk
Iveco Kini Dimiliki Oleh Tata Motors

Pabrikan Italia itu perlu sokongan investasi baru untuk bertahan dan berkembang dan pabrikan India itu butuh penguasaan teknologi yang lebih mutakhir

1 hari yang lalu


Bus
Hyundai Sediakan Bus Listrik Untuk Kelas Berjalan Buat Siswa SMP

Merupakan bagian dari kegiatan global dalam hal pembelajaran soal teknologi termutakhir.

1 hari yang lalu