OTODRIVER – Kelapa Gading, Jakarta Utara, jadi lokasi pertama dealer Lepas di Indonesia dan global.
President Director Chery Group Indonesia, dalam inagurasi dealer baru itu pekan ini (19/1) menyebutkan, "Kehadiran showroom MAS Kelapa Gading, menegaskan komitmen Lepas, untuk membangun Lepas secara berkelanjutan melalui jaringan, layanan, dan pengalaman merek yang konsisten.
Dealer berspesifikasi 3S itu berdiri di lahan seluas 1.600 meter persegi, ruang pajang bisa menampung lima unit mobil. Unit perbaikan dan servisnya bisa menampung 20 unit mobil setia hari.
Dalam kesempatan yang sama Director PT Mitra Auto Sinergi (MAS), Djunaedi Hadiwidjaja, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyiapkan dua lokasi lain sebagai dealer Lepas yang berlokasi di kawasan Sunter, Jakarta Utara, serta satu lokasi lagi di kota Semarang, Jawa Tengah.
Saat ditanyakan bahwa ada mitos kalau lokasi seperti Kelapa Gading bukan area yang mudah ditembus merek baru, Djunaedi menjelaskan bahwa saat ini telah terjadi pergeseran signifikan dari preferensi konsumen.
“Kalau dulu, di wilayah ini pemilik mobil yang punya mobil kedua biasanya bermesin diesel, tapi saat ini sudah berubah ke memiliki mobil listrik maupun hybrid. Efisiensinya tetap dapat, kemudahan operasionalnya juga dapat, soal servis juga tidak sulit,” ungkap pria yang pernah jadi top executive Volvo Indonesia itu.
Lepas, Jaecoo, dan Chery punya target segmen yang berbeda
Lepas merupakan bagian dari Chery Group yang juga membawahi Chery serta Jaecoo, ketiganya sudah hadir resmi di Indonesia. Untuk L8 yang merupakan New Energy Vehicle (NEV) segmen premium, secara spesifikasi memang diarahkan untuk peminat mobil dengan karakter SUV yang menginginkan produk dengan desain sporty serta bertenaga.
Hal itu kemudian diuraikan oleh Product Development Manager Lepas, Lalu Indra, bahwa setiap produk dari Chery Group tidak akan menjadi kanibal satu sama lain.
“Setiap merek di Chery Group akan punya produk yang mengisi segmen-segmen konsumen yang ada di pasar. Tidak akan terjadi tumpang tindih segmen satu sama lain, tidak bisa juga disebut kalau ada merek tertentu yang tingkatannya lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan yang lain,” jabar Lalu.
Ia kemudian mencontohkan Lepas sendiri, yang sejak awal diproyeksikan sebagai merek dengan barisan produk yang menyasar calon konsumen yang menginginkan unsur lifestyle selain performa maksimal.
Sementara Jaecoo secara khusus memang lebih punya karakter sebagai SUV berdesain klasik. Dan kemudian Chery dengan karakter kepraktisan dalam pengoperasiannya. (EW)
