Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Haka Auto Targetkan 50 Dealer BYD hingga Akhir 2026, Tapi Khawatirkan Perang Iran

Haka Auto targetkan 50 dealer BYD hingga akhir 2026 lewat ekspansi agresif, tapi khawatirkan dampak perang Iran terhadap ekonomi otomotif Indonesia.
Berita
Selasa, 3 Maret 2026 09:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama
Dealer BYD Haka Auto (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pasar mobil listrik yang semakin berkembang di Indonesia membuat sejumlah pabrikan menggandeng rekanan dealer untuk terus berekspansi tahun ini. Hal ini berlaku juga pada BYD dan Haka Auto selaku salah satu pemegang dealership mereka.

Hariyadi Kaimuddin selaku CEO Haka Auto mengungkapkan rencana ekspansi agresif jaringan dealer BYD dan Denza di Indonesia sepanjang 2026. Pernyataan itu disampaikan di sela acara buka bersama di Jakarta, Senin (2/3).

Hingga awal tahun ini, Haka Auto telah mengoperasikan 15 outlet BYD dan dua outlet Denza di berbagai kota strategis. Namun jumlah tersebut ditargetkan meningkat pesat dalam waktu dekat.

“Selepas Lebaran kita buka sekitar 6–7 dealer baru di Jawa dan luar Jawa. Targetnya semester satu sekitar 30 cabang, sampai akhir tahun kita kebut hingga 50–60 diler, termasuk empat dealer Denza,” ujarnya.

BACA JUGA

Beberapa dealer yang dijadwalkan meluncur pada semester pertama 2026 antara lain di Pondok Indah, serta kota besar seperti Surabaya, Bandung, Semarang, Magelang, Madiun, Banyuwangi, hingga Samarinda.

Peluncuran Dealer BYD Haka Auto (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Menurut Hariyadi, ekspansi ini merupakan strategi memperluas akses layanan penjualan serta purna jual kendaraan listrik yang semakin diminati masyarakat.

“Ekspansi jaringan ini merupakan langkah strategis kami untuk memastikan layanan yang semakin luas, responsif, dan berkualitas, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik,” tambahnya.

Untuk mengejar target pengembangan jumlah dealer tersebut, perluasan jaringan ini juga dilakukan dengan mengambil alih dealer eksisting agar proses lebih cepat dibanding membangun dari nol.

Hariyadi menilai target prinsipal tergolong agresif, mengingat merek otomotif konvensional umumnya membutuhkan puluhan tahun untuk membangun puluhan dealer, sedangkan jaringan ini ditargetkan tercapai hanya dalam dua tahun.

Toh demikian, pria ramah ini menambahkan, kontribusi jaringan Haka Auto saat ini masih di bawah 20 persen dari total jaringan BYD nasional, namun perusahaan optimistis pasar kendaraan listrik akan terus tumbuh di luar Jabodetabek.

"Saat ini sekitar 80 persen penjualan EV masih terkonsentrasi di wilayah tersebut, tetapi tren diyakini akan meluas seiring pembangunan infrastruktur dan hadirnya model plug-in hybrid," paparnya.

Meski optimistis, Hariyadi tetap mengingatkan faktor global tetap perlu diwaspadai, terutama konflik geopolitik di Timur Tengah. Menurutnya, perang berpotensi memicu kenaikan harga minyak dan menekan ekonomi dunia, termasuk Indonesia.

“Mudah-mudahan perang ini tidak panjang, karena akan ada efeknya. Kita tidak bijak investasi besar-besaran saat kondisi ekonomi turun. Industri otomotif sangat terdampak situasi ekonomi,” kata Hariyadi. (IP)


Tags Terkait :
BYD Haka Auto Dealer BYD
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bocoran Harga BYD M6 DM-i, Diprediksi Lebih Murah Dari Wuling Darion

Harga BYD M6 DM-i vs Wuling Darion: BYD tawarkan harga indikasi Rp310-380 juta untuk M6 DM-i PHEV, lebih rendah dari Darion mulai Rp449 juta.

1 minggu yang lalu


Berita
Imbas Sengketa Nama Denza, BYD Daftarkan Danza

Mahkamah Agung tolak kasasi BYD atas sengketa merek Denza. BYD daftarkan nama Danza imbas sengketa Denza di Indonesia sebagai langkah antisipasi.

1 bulan yang lalu


Berita
Haka Auto Targetkan 50 Dealer BYD hingga Akhir 2026, Tapi Khawatirkan Perang Iran

Haka Auto targetkan 50 dealer BYD hingga akhir 2026 lewat ekspansi agresif, tapi khawatirkan dampak perang Iran terhadap ekonomi otomotif Indonesia.

2 bulan yang lalu


Berita
Denza Buka Dealer Ke-5 Berharga Rp 100 Miliar, Menerapkan Standar Layanan Premium

Dealer ini merupakan dealer ke lima untuk brand Denza dan pertama bagi Haka Auto Grup.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

19 menit yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

5 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

6 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

9 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

20 jam yang lalu