OTODRIVER – Nissan adalah brand Jepang dan sekarang justru Jepang melakukan impor Nissan dari Amerika Serikat.
Dikutip dari Carscoops, semua ini terjadi seiring dengan meningkatkan impor balik di bawah otoritas Trump.
Hal ini dimungkinkan berkat kesepakatan perdagangan yang memungkinkan kendaraan penumpang yang diproduksi di Amerika Serikat untuk diimpor dan dijual di negara tersebut tanpa pengujian tambahan.
Impor dari AS ini dimungkinkan lantaran Nissan punya basis produksi, salah satunya ada di Tennessee. Murano disebut sebagai komoditas mobil AS yang bakal dikirim ke tempat negara asal mobil ini.
Nissan tak banyak berkomentar, tetapi memastikan bahwa crossover mereka ini akan masuk ke Jepang awal tahun depan.
Jika melihat dari beberapa literasi, satu-satunya pabrik yang memproduksi Nissan Murano generasi IV adalah Nissan Smyrna Assembly Plant di Tennessee. Fasilitas ini memproduksi Murano untuk memenuhi konsumsi pasar domestik AS dan Canada.
Mengenai spesifikasi mobil yang bakal diekspor ke Jepang, diiperkirakan mobil ini dibekali dengan mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged yang menghasilkan 241 hp dan torsi 352 Nm. Mesin ini terhubung ke transmisi otomatis sembilan kecepatan dan sistem all wheeldrive.
Murano tergolong SUV yang dapat digolongkan di kelas premium. Bahkan varian SV entry-level pun memiliki lampu LED dan velg 20 inci.
Di bagian interior, mobil ini dilengkapi dengan layar 12,3 inci, sistem audio enam speaker, pengisi daya smartphone nirkabel, dan jok depan berlapis kulit sintetis dengan pemanas.
“Dengan diperkenalkannya model ini, Nissan bertujuan untuk lebih memperkuat lini produknya di Jepang dan memenuhi beragam kebutuhan pelanggan Jepang,” terang CEO Nissan Ivan Espinosa.
Espinosa mengatakan bahwa Murano merupakan crossover ini telah mendapat pujian tinggi dari orang Amerika karena desainnya yang elegan dan keunggulan kenyamanan.
Walau pun Jepang merupakan negara dengan posisi setir di sebelah kanan, namun Murano Made In USA ini tetap akan mempertahankan posisi stirnya di sebelah kiri.
Di Jepang, menggunakan mobil dengan kemudi di sebelah kiri adalah suatu yang legal dan wajar. (SS)
