Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Harga B50 Harus Lebih Murah Dibandingkan Pertadex

Pemahaman soal karakter bahan bakar baru ini juga perlu lebih ditingkatkan bagi pengguna kendaraan bermesin diesel
Berita
Sabtu, 27 Juni 2026 12:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Karakter B50 yang mengandung unsur nabati lebih kental dibandingkan solar hasil olahan minyak bumi murni (Foto :Antara)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mulai bulan Juli nanti pemerintah akan memasarkan bahan bakar baru yaitu Biosolar B50. Sebagaimana ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pekan ini (25/6/2026), seperti dikutip dari Antara. 

Seiring itu pula, Menteri ESDM juga memastikan bahwa impor BBM jenis solar akan dihentikan menyusul mandatori biodiesel 50 persen (B50) tersebut. Tujuannya untuk melepas ketergantungan impor solar dimana saat ini konsumsi solar di Indonesia saat ini telah mencapai 39 juta kiloliter (KL) melalui mandatori biodiesel 40 persen (B40) yang sebelumnya sudah diterapkan pemerintah.

Tahapan penyebaran B50 tentu butuh transisi di banyak hal, salah satunya soal kesesuaian harga dengan potensi daya beli konsumen nasional. 

Seperti diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP), Bisman Bhaktiar (26/6/2026). Ia berharap harga Biosolar B50 yang akan diterapkan per 1 Juli 2026 harus bisa bersaing dengan solar agar masyarakat tertarik membelinya.

BACA JUGA

Sejurus kemudian Bisman menyebutkan perlunya pertimbangan agar harga jual B50 harus jauh di bawah harga Pertadex dan di atas harga solar subsidi.

Diingatkannya lagi, saat ini kesenjangan harga solar yang subsidi dan non subsidi terlalu jauh, di mana sudah hampir empat kali lipat. Kondisi tersebut terus dikhawatirkan banyak pihak membuka celah penyalahgunaan BBM solar subsidi.

Sebagai catatan, harga Pertadex saat ini berada di angka Rp24.800 per liter. Harga Biosolar bersubsidi adalah Rp6.800 per liter. 

Bisman berharap harga B50 yang kompetitif bisa mendorong masyarakat untuk mulai membelinya. Sembari ia mengakui bahwa masih muncul anggapan miring dari pengguna kendaraan bermesin diesel soal BBM baru ini. 

Perlu pemahaman ekstra soal karakter B50 yang lebih kental 

Dalam kesempatan yang lain, Dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr.Ir.Wahyudi,ST., MT., mengingatkan pentingnya memperhatikan kesiapan teknologi kendaraan serta konsistensi mutu biodiesel menjelang penerapan mandatori B50 bulan depan. 

Menurutnya, seperti dikutip dari Antara (20/6/2026), terlepas dari upaya hadirnya B50 sebagai salah satu program transisi energi nasional, masyarakat perlu paham karakteristik biodiesel yang memiliki viskositas dan densitas lebih tinggi dibandingkan solar murni sehingga memerlukan perhatian teknis tambahan bagi pengguna kendaraan diesel.

Wahyudi mengingatkan, kendaraan keluaran terbaru umumnya telah dirancang untuk beradaptasi dengan campuran biodiesel tinggi. 

Sebaliknya, kendaraan diesel yang lebih lama berpotensi mengalami penurunan performa jika tidak disertai perawatan rutin tambahan setelah mengonsumsi B50. 

Hal itu, masih menurut Wahyudi yang juga aktif menulis jurnal ilmiah soal bahan bakar alternatif itu, adanya karakteristik biodiesel yang lebih kental dapat mempengaruhi proses pembakaran. 

Karakter cairan yang lebih kental itulah yang menurut Wahyudi perlu lebih diperhatikan oleh pengguna kendaraan diesel dengan teknologi lama.

Sejurus kemudian diuraikannya lagi, dalam penggunaan B50 juga menuntut perhatian lebih soal kebersihan sistem bahan bakar, terutama pada filter bahan  bakar. Selain itu, beberapa komponen berbahan karet pada sistem bahan bakar kendaraan lama berisiko mengalami keausan lebih cepat.

Dipungkaskannya, tantangan utama dalam implementasi B50 bukan terletak pada sisi pengguna, melainkan pada konsistensi kualitas biodiesel yang diproduksi dan didistribusikan. (EW)

Spesifikasi mesin-mesin diesel terbaru bisa mengonsumsi B50 namun soal standar baku penyimpanan di SPBU perlu perhatian ekstra dari regulator (Foto : Istimewa)

Tags Terkait :
B50 Harga
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Solar B50 Mulai Disosialisasikan Luas, Pelaku Usaha Soroti Ketersediaan dan Mutu BBM

Sosialisasi B50 biodiesel dan ketersediaan BBM dibahas dalam talkshow GIIAS 2026, dengan pelaku usaha menekankan distribusi dan kualitas bahan bakar.

2 hari yang lalu


Truk
Di GIIAS 2026 Ada Isuzu Giga Yang Bisa Menyapu Jalan

Salah satu contoh fleksibilitas fungsional dari produk Isuzu.

4 hari yang lalu

Truk
UD Trucks Quester 2026 Meluncur, Kini Punya Transmisi Otomatis dan Pilihan Mesin Lebih Lengkap

UD Trucks Quester 2026 transmisi otomatis ESCOT diluncurkan di GIIAS 2026 dengan pilihan mesin GH8 dan GH11 untuk efisiensi operasional armada.

1 minggu yang lalu


Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

1 bulan yang lalu


Berita
Solar B50 Sudah Masuk SPBU, Harga Rp6.800 Per Liter

Pembelian tetap pakai barcode karena masuk kategori bahan bakar bersubsidi.

1 bulan yang lalu


Berita
Pasar Mobil Diesel Baru Lesu, Tapi Toyota Masih Bisa Melaju

Durabilitas dan efisiensi operasional masih jadi faktor unggulan.

1 bulan yang lalu


Berita
Harga B50 Harus Lebih Murah Dibandingkan Pertadex

Pemahaman soal karakter bahan bakar baru ini juga perlu lebih ditingkatkan bagi pengguna kendaraan bermesin diesel

1 bulan yang lalu


Bus
Organda: Transportasi Umum Indonesia Darurat BBM

Terkendala soal barcode sampai tersendatnya pasokan solar menjadi masalah yang tak terpecahkan hingga sekarang.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

3 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

4 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

6 jam yang lalu


Komparasi
Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7, Adu SUV Listrik AWD Rp 800 Jutaan

Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7 AWD harga Rp 800 jutaan dibandingkan dari sisi dimensi, baterai, tenaga, ground clearance, dan jarak tempuh SUV listrik dual motor.

7 jam yang lalu


Berita
Lamborghini Temerario Siap Hadir di Indonesia, Penerus Gallardo dan Huracán

Peluncuran Lamborghini Temerario di Indonesia pada 13 Agustus 2026 di Jakarta memperkenalkan penerus Gallardo dan Huracán dengan teknologi elektrifikasi.

8 jam yang lalu