Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

e-Vitara Dijual Rp 758 juta Di Indonesia, Di India Hanya Rp 204 jutaan

Suzuki e-Vitara resmi meluncur di Indonesia.
Berita
Jumat, 20 Februari 2026 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Suzuki e-Vitara (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Suzuki e-Vitara resmi meluncur di Indonesia. Namun menariknya, mobil listrik ini memiliki harga jual yang cukup mencengangkan.

Model ini dibanderol Rp 755 juta hingga Rp 759 juta. Memang harga ini lebih murah Rp 1 juta jika dibandingkan dengan kembarannya yakni Toyota Urban Cruiser.

Suzuki e-Vitara (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Namun, bagaimana jika dipertemukan dengan e-Vitara di India dari sisi harga jualnya?

Maruti Suzuki India baru saja  memperkenalkan program Battery-as-a-Service (BaaS) untuk model listrik andalannya, Suzuki e Vitara. Lewat skema ini, harga awal SUV listrik tersebut bisa ditekan lebih rendah karena baterainya tidak dibeli putus, melainkan disewa terpisah oleh konsumen.

BACA JUGA

Dalam skema BaaS tersebut, Suzuki e Vitara dipasarkan dengan banderol mulai 1.099.000 rupee atau sekitar Rp 204 jutaan. 

Namun angka itu belum termasuk biaya sewa baterai yang dipatok 3,99 rupee per kilometer, setara kurang lebih Rp 750 per km. Artinya, semakin tinggi jarak tempuh, maka semakin besar pula biaya sewa baterai yang harus dibayarkan pengguna.

Perlu dicatat, harga tersebut juga belum mencakup biaya pengisian daya listrik. 

Selain itu, skema ini hanya berlaku untuk penggunaan pribadi dan tidak termasuk berbagai pungutan wajib pemerintah seperti pajak jalan, asuransi, maupun biaya administrasi lainnya.

Peluncuran program BaaS untuk Suzuki e Vitara ini dilakukan lebih dari satu tahun setelah model tersebut pertama kali diperkenalkan ke publik. Melalui strategi ini, Maruti Suzuki berupaya menjawab kekhawatiran konsumen soal mahalnya harga baterai yang selama ini menjadi salah satu komponen termahal dalam kendaraan listrik.

Skema ini mirip dengan milik VinFast dan Polytron di Indonesia. Namun dengan strategi itu terbukti bisa menekan harga jualnya. (AW)


Tags Terkait :
Suzuki EVitara
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


VIDEO: Crash Test Suzuki e-Vitara (Bharat NCAP)

Crash Test | 1 bulan yang lalu


Berita
e-Vitara Dijual Rp 758 juta Di Indonesia, Di India Hanya Rp 204 jutaan

Suzuki e-Vitara resmi meluncur di Indonesia.

2 bulan yang lalu


Berita
Komparasi Dimensi Dan Spesifikasi Teknis Suzuki e-Vitara vs BYD Selion 7, vs Hyundai Ioniq 5

Pasar SUV listrik di rentang harga Rp 700 jutaan kini semakin ramai.

3 bulan yang lalu


Berita
Jadi Pusat Perhatian Di IIMS 2026, Apakah Suzuki XBee Sudah Bisa Dipesan?

Berpotensi jadi pengganti Suzuki Ignis karena menggunakan platformnya serupa.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Kenali Dua Metode Kinerja Hybrid Paling Dasar Ini

Pada dasarnya mobil hybrid dibagi menjadi dua metode kerja yakni series hybrid dan pararel hybrid.

4 jam yang lalu


Berita
Asuransi Kendaraan Sudah Jadi Sesuatu Yang Penting, Jangan Sampai Salah Pilih Proteksi

Kita sepakati bahwa asuransi itu penting, tapi jangan sampai salah pilih proteksinya.

5 jam yang lalu


Mobil Listrik
Pro Dan Kontra Ferrari Luce Yang Lahir Dari Mantan Desainer iPhone

Pro dan kontra Ferrari Luce dibahas melalui desain hasil karya mantan desainer Apple Jony Ive, performa 1.035 hp, serta tanggapan media yang beragam.

14 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Resmi Dijual, Begini Spesifikasinya

Spesifikasi dan harga Honda Super-ONE yang resmi dijual di Jepang mencakup tenaga 63-93 dk, jarak tempuh 274 km WLTP, serta fitur simulasi transmisi tujuh percepatan.

19 jam yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi Anyar

Setelah menguasai 40% pasar EV Indonesia dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM Dual Mode BYD Denza Indonesia.

20 jam yang lalu