OTODRIVER – Salah satu tantangan mobil listrik adalah waktu pengisian baterai yang relatif lama dibandingkan dengan mengisi bahan bakar. BYD kini punya solusi lewat Flash Charging yang mampu menyalurkan daya hingga 1.500 kW atau 1,5 juta watt.
Teknologi ini diperkenalkan di Indonesia pada 12 Oktober 2026. Sebagai tahap awal, Flash Charging hadir di 10 dealer Danza (sebelumnya Denza) yang tersebar dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara hingga Papua.
Sebelumnya, teknologi tersebut sudah diperkenalkan di China pada Maret 2026, bersamaan dengan peluncuran Blade Battery generasi kedua. Pengisian baterai dari 10 hingga 70 persen diklaim hanya membutuhkan waktu lima menit, sedangkan hingga mencapai batas pengisian sekitar sembilan menit. Dalam praktiknya, BYD membatasi pengisian hingga 97 persen demi alasan keselamatan.
Kemampuan tersebut diperagakan langsung pada unit Danza D9 versi terbaru dengan Blade Battery generasi kedua dalam acara pengenalan produk dan demo pengisian daya di dealer Danza di bilangan Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026). MPV mewah berkapasitas baterai 115 kWh ini diisi dari kondisi baterai 10 persen hingga penuh.
“Waktu pengisian baterai pada EV jadi waktu terberat karena butuh waktu yang relatif lama. Dengan Flash Charging ini menjadi solusi di mana EV dapat melakukan penghematan waktu pengisian dengan signifikan. Hanya butuh lima menit untuk 10 hingga 70 persen dan pengecasan penuh dalam sembilan menit,” terang Richard Li, Flash Charging Director BYD Asia Pacific Auto Sales Division, saat ditemui di tempat perkenalan produk.
Daya Hingga 1,5 Juta Watt
Secara tampilan, perangkat Flash Charging punya desain unik berbentuk huruf T dengan dua charging gun pada setiap unitnya.
“Flash Charging ini mampu mengisi dengan daya 1.500 kW untuk single gun. Kalau kedua gun charging-nya digunakan, dayanya menjadi 2.100 kW untuk dua kendaraan,” jelas Ubaedilah, Head of Aftersales BYD Motor Indonesia saat ditemui dalam kesempatan yang sama.
Ia menambahkan, Flash Charging hanya dapat digunakan oleh kendaraan yang telah memakai Blade Battery generasi kedua atau kompatibel dengan teknologi tersebut.
Penggunaannya relatif mudah dan tidak jauh berbeda dari pengisian cepat DC pada umumnya. Perangkat ini menggunakan konektor CCS2 yang lazim dijumpai pada mobil listrik di Indonesia.
Danza D9 dan Z9 GT Jadi Pembuka
Untuk menyambut kehadiran Flash Charging di Indonesia, BYD juga memperkenalkan Danza D9 versi pembaruan yang telah dibekali Blade Battery generasi kedua. Selain itu, Danza Z9 GT turut disiapkan sebagai model yang kompatibel dengan teknologi pengisian supercepat ini.
“Kami meluncurkan mobil dan juga menghadirkan Flash Charging secara bersamaan, sehingga ekosistem pengecasan supercepat ini dapat segera dirasakan oleh konsumen kami di Tanah Air,” ujar Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations BYD Indonesia.
Kehadiran Flash Charging sekaligus menjadi langkah BYD membangun ekosistem pengisian daya berkecepatan tinggi di Indonesia. Tantangannya kini bukan sekadar menghadirkan charger berdaya besar, tetapi juga memperluas jumlah kendaraan yang kompatibel, serta jumlah titik pengisian yang saat ini baru ada di 10 dealer, agar teknologi tersebut bisa dimanfaatkan lebih banyak konsumen. (SS)
