OTODRIVER - BYD saat ini masih mencatatkan diri sebagai penguasa pasar mobil listrik terbesar di Indonesia.
Tak hanya membawa line up EV terbaru untuk pasar Indonesia, melalui langkah transformasi teknologi dan perjalanan inovasi perusahaan selama tiga dekade, BYD berperan aktif membawa masa depan ekosistem global tanah air.
Dalam hal ini BYD terus mendorong inovasi teknologi, mulai dari Blade Battery, e-platform yang dirancang untuk memaksimalkan keselamatan, efisiensi dan kenyamanan berkendara hingga inovasi terbarunya yaitu super e-platform & Megawatt-Charging yang bisa menghadirkan pengisian cepat.
Semua didukung oleh 123.000 tenaga ahli R&D dan 65.000 lebih paten yang telah diajukan.
Teknologi BYD Megawatt Charging yang terintegrasi dengan Super E-Platform ini memungkinkan pengisian daya ultra cepat hingga sekitar 5 menit untuk mendukung jarak tempuh yang panjang hingga 400 km.
Inovasi ini menjawab kekhawatiran utama konsumen terkait keterbatasan daya jelajah dan waktu pengisian, sekaligus menunjukkan kesiapan teknologi EV untuk mendukung mobilitas harian yang semakin praktis.
Keunggulan teknologi inovasi yang diterapkan telah terbukti melalui 14 juta unit kendaraan yang telah tersebar pada lebih dari 117 negara di seluruh dunia.
Kini, lebih dari 3 juta mobil bertenaga baterai telah diproduksi oleh BYD. Dalam perjalanannya itu penelitian dan pengambangan terus dilakukan hingga kemudian dirilis formulasi Baterai Blade tersebut.
BYD cukup menyadari bahwa baterai merupakan sesuatu yang cukup krusial, vital dan erat hubungannya dengan faktor keselamatan.
Rangkaian pengetesan ekstrem untuk pengujian Baterai Blade untuk membuktikan keamanannya melalui tes tusuk paku (nail penetration test) di mana baterai tidak terbakar walau berhasil ditembus paku.
Langkah pengujian lainnya dilakukan melalui pemesanan, pembakaran, serta penekukan, dengan hasil yang tetap stabil dan aman. Pengujian juga mencakup pengisian daya ekstrem, di mana sistem tetap menunjukkan performa yang stabil dan terjaga keamanannya.
Saat ini BYD menjajakan 7 mobil listrik di Indonesia termasuk Denza yang kesemuanya menggunakan baterai utama dengan teknologi Baterai Blade LFP ini. (AB)
