OTODRIVER - SUV listrik AUDI E7X hasil kolaborasi pabrikan Jerman dan SAIC Motor resmi memulai masa prapenjualan di Tiongkok dengan banderol mulai 289.800 yuan atau sekitar Rp 763 jutaan.
Model berukuran lima meter ini hadir dengan tenaga hingga 670 hp, baterai 109 kWh, serta jarak tempuh mencapai 751 km berdasarkan standar CLTC.
E7X menjadi model kedua AUDI yang diharapkan mampu mendongkrak performa merek tersebut di pasar otomotif Tiongkok.
AUDI sendiri merupakan merek joint venture antara Audi dan SAIC. Model pertamanya meluncur di China pada Agustus 2025 lewat E5 Sportback bergaya shooting brake.
Berdasarkan data China EV DataTracker, model tersebut telah mencatat pengiriman sebanyak 2.630 unit dengan pertumbuhan month-on-month mencapai 768 persen.
Pada kuartal pertama 2026, AUDI tercatat mengirimkan 3.353 kendaraan. Kini, merek anyar tersebut mulai membuka prapenjualan SUV pertamanya.
Secara desain, AUDI E7X tampil sebagai crossover besar yang mengusung bahasa desain khas merek tersebut. Bagian depannya dibuat tertutup dengan intake udara berbentuk huruf A dan desain lampu utama yang khas.
Mobil ini juga menawarkan opsi kamera pengganti spion samping, sensor LiDAR di atap, door handle model pop-out, serta fender berlekuk tegas. Dimensi bodinya tercatat 5.049 mm panjang, 1.997 mm lebar, dan 1.710 mm tinggi dengan wheelbase mencapai 3.060 mm.
Teknologi pencahayaan menjadi salah satu daya tarik utama lewat penggunaan lampu depan DLP pixel. Sistem ini mampu memproyeksikan peringatan ke permukaan jalan dengan bantuan radar onboard saat mobil melaju.
Masuk ke kabin, nuansa futuristis langsung terasa lewat layar raksasa berukuran 59 inci, panel instrumen LCD, hingga display khusus untuk kamera samping. Fitur lain yang tersedia meliputi setir sporty dengan pemindah gigi model column shifter, dua wireless charging pad, layar plafon 21,4 inci, serta kulkas bawaan.
Untuk varian entry level, AUDI E7X dibekali sistem penggerak roda belakang motor tunggal yang menghasilkan tenaga 300 kW atau setara 402 hp dengan torsi 500 Nm.
Motor listrik tersebut mendapat suplai daya dari baterai ternary NMC buatan CATL berkapasitas 100 kWh. Dalam pengujian CLTC, SUV listrik ini mampu menempuh jarak hingga 705 km dalam sekali pengisian daya. (AW)
