Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

4 Hal Yang Bikin Mitsubishi Xforce Hybrid Beda Dengan Mobil Hybrid Lainnya di Indonesia

Mitsubishi Xforce memiliki empat hal penting yang membuatnya tidak sama dengan mobil hybrid lainnya di pasar tanah air.
Berita
Kamis, 20 Agustus 2026 10:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Xforce HEV punya empat hal menarik dibandingkan hybrid lain yang ada di Indonesia. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mobil hybrid semakin populer karena menawarkan kombinasi antara efisiensi mesin bensin dan respons tenaga motor listrik. Namun, setiap pabrikan memiliki pendekatan teknologi yang berbeda.

Melansir informasi dari website resmi Mitsubishi Motors Indonesia, Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle) hadir dengan sistem elektrifikasi yang menggabungkan mesin bensin khusus, motor listrik, baterai, serta transmisi 2-speed dalam satu sistem yang dikontrol secara elektronik.

Sistem ini tidak hanya mengandalkan motor listrik sebagai pendamping mesin bensin. Seluruh komponen dirancang untuk bekerja secara terintegrasi dan menentukan sumber tenaga yang paling sesuai berdasarkan kondisi berkendara.

Keberadaan EV Mode dan Charge Mode, membantu memaksimalkan penggunaan tenaga listrik  dan memungkinkan menikmati pengalaman berkendara dengan daya listrik lebih lama untuk situasi berkendara sehari-hari.

BACA JUGA
Xforce HEV tampil di GIIAS 2026. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Inilah perbedaan New Xforce HEV dibandingkan mobil hybrid lainnya.

1.Mesin Bensin Khusus Bersiklus Atkinson

Salah satu bagian penting dari teknologi Xforce Hybrid adalah mesin bensinnya. Mesin yang dipakai berkode 4A92 berkapasitas 1.600cc 4 silinder DOHC MIVEC dengan siklus Atkinson.

Mesin ini dikembangkan dengan mempertimbangkan karakteristik sistem hybrid. Tak seperti mesin bakar konvensional bersiklus Otto, ada mesin Atkinson katup intake akan terbuka lebih lama selama compression stroke, sehingga sebagian udara dan bahan bakar akan kembali ke ruang manifold yang menghubungkan bagian luar dengan bagian dalam mesin.

Lewat konsep ini, mesin siklus Atkinson dapat menekan konsumsi BBM, sekaligus menghasilkan tenaga dorong yang sama seperti mesin Otto. Katup intake yang terbuka lebih lama juga dapat mengurangi pumping loss yang biasa terjadi pada mesin Otto.

2. Transmisi 2-Speed Transaxle

Keunikan Mitsubishi Xforce HEV adalah penggunaan transmisi 2-speed Transaxle. Mengapa dua tingkat rasio penting?

Karena kebutuhan tenaga kendaraan berbeda antara kecepatan rendah dan kecepatan tinggi. Dengan dua rasio, sistem memiliki lebih banyak fleksibilitas untuk mengatur karakter penggerak (mesin bensin atau motor listrik) sesuai kondisi.

Transmisi 2-speed Transaxle tersebut memungkinkan sistem kerja hybrid Mitsubishi Xforce HEV bisa melakukan disconnect otomatis dari motor listrik ketika di kecepatan tinggi, berganti ke mesin bensin tanpa terjeda. Artinya New Xforce HEV bisa mendapatkan efisiensi terbaik di semua rentang kecepatan.

3. EV Mode Tidak Hanya untuk Kecepatan Rendah

Salah satu karakter menarik dari sistem hybrid New Xforce HEV adalah kemampuan kendaraan menggunakan EV mode pada kondisi dan kecepatan yang lebih tinggi, selama kondisi sistem memungkinkan.

Pada saat motor listrik menjadi penggerak, tenaga listrik memberikan karakter yang berbeda dibandingkan mesin bensin. Motor listrik mampu menghasilkan torsi secara cepat sehingga respons akselerasi terasa lebih instan. Selain itu, pengoperasian menggunakan tenaga listrik juga dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih senyap.

Jika diperlukan, pada EV mode kecepatan 121 km/jam bisa diraih hingga jarak tertentu. Hal ini sudah dibuktikan oleh Rifat Sungkar ketika mengetes New Xforce HEV dari Jakarta ke Bali.

4. Charge Mode Anti SPKLU

Charge Mode adalah fitur paling istimewa yang membedakan New Xforce HEV dengan hybrid lainnya. Sesuai namanya, mode ini berfungsi untuk mengisi daya baterai selama kendaraan digunakan.

Saat mode ini dijalankan, maka saat bensin menyala hanya digunakan untuk mengisi daya baterai. Dengan begitu, daya listrik tetap terjaga selama perjalanan tanpa menggunakan sumber pengisian daya dari luar kendaraan atau SPKLU. (AB)


Tags Terkait :
Mitsubishi Xforce Hybrid Mobil Baru Mitsubishi Xforce Hybrid Mobil Baru Mitsubishi Harga Mitsubishi Xforce
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

4 bulan yang lalu


Berita
Destinator Jadi Mobil Hybrid Mitsubishi Setelah XForce HEV

Destinator akan dihibridkan

5 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator Akan Dapatkan Asupan Mild Hybrid?

Mitsubishi Destinator Mild Hybrid Electric Vehicel bakal hadir di Indonesia di 2027

6 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
4 Hal Yang Bikin Mitsubishi Xforce Hybrid Beda Dengan Mobil Hybrid Lainnya di Indonesia

Mitsubishi Xforce memiliki empat hal penting yang membuatnya tidak sama dengan mobil hybrid lainnya di pasar tanah air.

45 menit yang lalu


Berita
Baru Dibuka Pemesanan Dua Hari, SPK Freelander 8 Sudah Tembus 10.000 Unit

Reborn di bawah payung Chery Group, Freelander 8 telah laris dipesan puluhan ribu unit.

1 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BAIC T1 vs Lepas E4 vs Nevo QO5

Pilihan mobil listrik di Indonesia semakin ramai, khususnya di rentang harga Rp300 jutaan.

2 jam yang lalu


Berita
OtoDriver Do-Care #JustFixIt with Alfaglos, Restorasi Gratis Toyota Kijang LGX Milik Pembaca

Restorasi gratis Toyota Kijang LGX OtoDriver Do-Care diberikan kepada Toyota Kijang LGX 2000 milik Albert Kurniawan TD dari Semarang melalui program kolaborasi dengan Alfaglos di JP Auto 24.

3 jam yang lalu


Mobil Listrik
Test Langsung BAIC T1 Sepanjang Ratusan Kilometer, Suspensi Jadi Unggulan

Test drive BAIC T1 suspensi kenyamanan diuji pada rute Tangerang-Bandung. Suspensi menonjol dengan bantingan lembut, meski muncul gejala limbung di kecepatan tinggi serta catatan posisi jok belakang.

1 hari yang lalu