OTODRIVER - Program restorasi gratis mobil OtoDriver Do-Care: #JustFixIt with Alfaglos resmi digelar. Berkolaborasi dengan Alfaglos, program ini memberikan kesempatan kepada satu pembaca terpilih untuk mendapatkan restorasi bodi mobil secara menyeluruh tanpa dipungut biaya.
Setelah melalui proses pemilihan oleh tim OtoDriver dimana ada 187 mobil yang didaftarkan. Satu unit Toyota Kijang LGX tahun 2000 milik Albert Kurniawan TD dari Semarang akhirnya terpilih sebagai penerima program restorasi gratis tersebut.
Mobil tersebut memiliki cerita tersendiri bagi Albert. Ia mengatakan, Toyota Kijang LGX itu awalnya merupakan milik orang tua istrinya yang kemudian dibeli pada 2008. Hingga kini, mobil tersebut masih digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja.
Albert pun mengaku senang sekaligus tidak menyangka mobil kesayangannya terpilih dalam program OtoDriver Do-Care #JustFixIt with Alfaglos.
"Senang banget dan nggak nyangka bisa terpilih. Kondisi mobil saya sebelumnya memang sudah lumayan parah; baret di mana-mana, cat mengelupas, dan warnanya kusam. Akhirnya lewat program OtoDriver dan Alfaglos ini mobil saya bisa dibikin rapi lagi. Terima kasih untuk OtoDriver, Alfaglos, dan tim JP Auto 24," ujar Albert.
Proses Restorasi Toyota Kijang LGX
Pengerjaan restorasi bodi Toyota Kijang LGX milik Albert dilakukan di JP Auto 24. Prosesnya membutuhkan ketelitian, terutama pada tahap awal untuk memastikan kondisi panel bodi benar-benar siap sebelum memasuki proses pengecatan.
Nugie dari JP Auto 24 menjelaskan, pengerjaan diawali dengan memperbaiki bagian pelat dan meratakan permukaan bodi yang mengalami penyok maupun gelombang.
"Untuk mobil Mas Albert, kita fokus di pengerjaan dasarnya dulu. Bodi yang penyok halus atau gelombang kita ratakan. Setelah itu baru masuk tahap penambalan dempul dan penyemprotan epoxy dari Alfaglos buat menahan karat sekaligus memperkuat daya rekat cat. Sekarang posisinya tinggal masuk tahap cat akhir (top coat) dan perakitan," jelas Nugie.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses restorasi. Pasalnya, hasil pengecatan tidak hanya ditentukan oleh kualitas cat, tetapi juga kondisi permukaan bodi sebelum memasuki tahap akhir.
Alfaglos Uji Kualitas Material Restorasi
Dari sisi Alfaglos, program kolaborasi ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan material refinishing dalam proses restorasi kendaraan yang telah berusia lebih dari dua dekade.
Happy selaku Creative Marketing Supervisor Alfaglos mengatakan, kondisi bodi mobil yang kusam, memiliki banyak baret, maupun mengalami kerusakan pada lapisan cat masih dapat diperbaiki dengan material dan teknik pengerjaan yang tepat.
"Lewat program ini kita ingin tunjukkan kalau bodi mobil yang tadinya kusam atau banyak cela sebenarnya masih sangat bisa diselamatkan dan dibuat segar lagi, asalkan pakai material refinish yang pas," ujar Happy.
Senada, Edwin Saputra, Creative Marketing Manager Alfaglos, menjelaskan alasan pemilihan JP Auto 24 sebagai bengkel yang mengerjakan proyek restorasi tersebut.
Menurutnya, proses restorasi membutuhkan pengerjaan yang presisi agar kualitas material yang digunakan dapat diuji secara optimal.
"Kita butuh eksekusi yang presisi. Makanya kolaborasi ini menggandeng JP Auto 24 karena standar pengerjaan mereka pas untuk menguji ketahanan produk kita. Harapannya hasil akhir ini bisa bikin Mas Albert puas," kata Edwin.
Dengan program OtoDriver Do-Care #JustFixIt with Alfaglos, Toyota Kijang LGX tahun 2000 milik Albert kini mendapatkan kesempatan untuk kembali tampil lebih segar. Setelah proses pengecatan akhir dan perakitan selesai, mobil tersebut diharapkan kembali tampil prima sekaligus tetap mempertahankan fungsinya sebagai kendaraan yang menemani aktivitas pemiliknya sehari-hari. (GIN)
