Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pabrik Mobil Listrik VinFast di Subang Tetap Jalan, Meski Skema Insentif Dievaluasi Pemerintah

Isi Deskripsi Artikel di sini
Berita
Sabtu, 6 Desember 2025 09:00 WIB
Penulis : Rangga D.A
Line up VinFast yang sudah beredar di Indonesia (Foto : Rangga D.A)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Proyek pembangunan pabrik mobil listrik VinFast di Subang, Jawa Barat, dipastikan tidak terpengaruh oleh proses evaluasi ulang skema insentif kendaraan listrik yang kini sedang dilakukan pemerintah. 

Kepastian tersebut ditegaskan oleh CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemanto, dalam gelaran VinFast Indonesia B-Camp 2025 di Bogor, Rabu (3/12).

Kariyanto menegaskan bahwa seluruh langkah investasi VinFast di Indonesia telah diselaraskan dengan aturan resmi pemerintah. Salah satu syarat penting untuk mendapatkan fasilitas insentif, yakni pabrikan harus memiliki fasilitas produksi aktif per 1 Januari 2026 sudah lebih dulu dipenuhi perusahaan asal Vietnam tersebut.

“Apa pun keputusan akhir pemerintah, komitmen kami tetap sama. Pabrik ini dibangun sesuai regulasi yang mewajibkan kesiapan operasi mulai 1 Januari 2026, dan itu sudah kami jalankan,” ujar Kariyanto.

BACA JUGA
Kariyanto Hardjosoemanto, CEO VinFast Indonesia, dalam acara VinFast Indonesia B-Camp 2025 di The Highland Park Resort, Bogor (3/12). (Foto : Otodriver/Rangga D.A)

Ia menambahkan, bila nanti kebijakan insentif mengalami penyesuaian atau bahkan dihentikan, VinFast tetap akan menjalankan produksi di Indonesia. 

Menurutnya, lini produk VinFast telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal sehingga potensi dampak perubahan kebijakan bisa ditekan.

“Kalau insentif berubah atau tidak diberikan lagi, kami tetap lanjut produksi di Subang. Produk kami sudah disesuaikan karakter pasar Indonesia,” jelasnya.

Selain skema insentif, kemungkinan penyesuaian aturan juga dapat terjadi pada aspek perizinan, VAT/PPN, hingga tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Namun beban terbesar terkait impor komponen akan turun drastis karena produksi dilakukan langsung di dalam negeri.

Pabrik VinFast dibangun di lahan seluas 171 hektare di kawasan Km 110 Subang. Pada tahap awal, VinFast menyiapkan area sekitar 9 hektare yang berisi fasilitas produksi dan lintasan uji kendaraan (test track).

Line up VinFast yang sudah beredar di Indonesia (Foto : Otodriver/46)

Perusahaan menargetkan fasilitas tahap awal dapat beroperasi pada kuartal I–II 2026, sementara seremoni peresmian pabrik akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Peresmian sudah dekat. Undangan untuk rekan-rekan media di Bandung akan kami sampaikan sebelum libur akhir tahun,” kata Kariyanto.

Pada fase awal operasional, pabrik VinFast diproyeksikan menyerap sekitar 1.000 pekerja dari berbagai divisi produksi. Progres pembangunan disebut berjalan sesuai timeline, bahkan sejumlah personel kunci VinFast sudah mulai ditempatkan di lokasi.

“Pembangunan pabrik sebagaimana rencana. Tim kami sudah mulai masuk, termasuk Lead Form Manager,” ujarnya.

Pabrik Subang disiapkan sebagai pusat produksi strategis VinFast untuk pasar Indonesia sekaligus hub ekspor kawasan. Dengan pembangunan yang terus melaju, VinFast menegaskan komitmennya untuk mengambil peran dalam transformasi industri otomotif Tanah Air menuju era elektrifikasi dan teknologi ramah lingkungan.

Line up VinFast yang sudah beredar di Indonesia (Foto : Otodriver/46)

Tags Terkait :
Vinfast Pabrik Vinfast
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pabrik VinFast Di Subang Jadi Salah Satu Hub EV Terlengkap Di Asia

Didorong juga jadi salah satu basis produksi mobil VinFast setir kanan dengan kapasitas produksi terpasang sampai 350 ribu unit setahun.

1 hari yang lalu


Berita
Pabrik Mobil Listrik VinFast di Subang Tetap Jalan, Meski Skema Insentif Dievaluasi Pemerintah

Isi Deskripsi Artikel di sini

1 hari yang lalu


Berita
VinFast Gelontorkan Lebih Dari Rp 18 T, Jadikan Indonesia Pusat Ekspor Setir Kanan

Fasilitas VinFast direncanakan akan menempati lahan 200 hektar dan mulai beroperasi pada 2025

1 tahun yang lalu


Berita
VinFast Limo Green Laku 400 Unit Jadi Mobil Rental Di Jabodetabek Dan Bali

Bisa jadi pesaing terdekat BYD M6 yang juga laris jadi kendaraan fleet

1 hari yang lalu


Berita
Sailun Group Gedor Ke Semua Segmen Ban Di Indonesia

Kapasitas terpasang pabrik baru besarnya jutaan unit per tahun untuk membuat ban kendaraan penumpang sampai alat berat.

1 hari yang lalu


Berita
VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Vinfast Terus Genjot Investasi Triliunan Tahun Ini

Untuk ekspansi wilayah penjualan, pendirian pusat produksi, dan riset produk baru

2 bulan yang lalu


Berita
GIIAS 2024 Hadir Lebih Awal dan Jadi Yang Terbesar Dari Yang Pernah Ada

GIIAS 2024 bakal digelar pada bulan Juli 2024. Akan ada apa saja?

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

9 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

9 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

10 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

11 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

12 jam yang lalu