Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dop Roda, Aksesoris Mewah Yang Kini Tersingkirkan

Mobil modern umumnya sudah tidak menggunakannya.
Berita
Senin, 8 September 2025 08:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Wheel cap (Foto :Wikipedia)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Jika diperhatikan, saat ini mobil-mobil baru sudah tidak menggunakan dop roda atau yang biasa disebut juga sebagai wheel cap. Peran aksesorisnya kini digantikan oleh kehadiran pelek alloy yang lebih ringkas namun tetap memiliki tampilan yang indah.

Kehadiran dop roda diawali dengan kehadiran dust cap atau pelindung debu pada bagian ujung as roda. Tugasnya untuk melindungi dari kotoran dan mencegah pelumas keluar dari hub roda.

Mengutip dari hubcap mike, pada era 30an hub cap mulai bergeser fungsi teknisnya menjadi fungsi dekoratif. Hal ini dipengaruhi oleh trend art deco yang terjadi saat itu. Dari sanalah kemudian brand kendaraan mulai ditempelkan.

Cadillac jadi pelopor penggunaan Wheel cover (Foto : Wikipedia)

Pada 1934, Cadillac memperkenalkan wheel cap yang menutup utuh lingkar tengah hub roda sehingga baut roda tertutup sepenuhnya. Di sinilah kemudian muncul istilah wheel cover. Sejurus kemudian, mulailah pabrikan otomotif dunia menjadikan wheel cap sebagai aksesoris untuk mempercantik penampilan mobil. Bahkan wheel cap merupakan salah satu hal yang jadi tolok ukur kemewahan mobil. 

BACA JUGA

Dalam perkembangannya, wheel cover kemudian menjadi lebih lebar dan bahkan menutup permukaan sepenuhnya pelek.

Sepanjang era 30 hingga 70an, umumnya wheel cap atau wheel cover terbuat dari material plat besi, stainless steel ataupun almunium. Hingga di era 80an muncul wheel cap dari bahan plastik, di mana Chevrolet Monza muncul sebagai mobil pengguna ‘dop plastik’ pertama di dunia.

Eksistensi wheel cover ini pun menuju kepunahan seiring dengan semakin banyaknya mobil yang menggunakan pelek alloy sebagai pendukung estetikanya. 

Namun demikian, ia tak lantas hilang begitu saja, melainkan kembali ke tugas awalnya sebagai dust cap yang melindungi hub roda dari kotoran dan menjaga pelumas tetap ditempatnya. (SS)


Tags Terkait :
Hub Cap Wheel Cap
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Dop Roda, Aksesoris Mewah Yang Kini Tersingkirkan

Mobil modern umumnya sudah tidak menggunakannya.

11 bulan yang lalu


Berita
Geely EX2 Bakal Dapat Penyegaran, Range Tembus 465 Km

Geely EX2 facelift range 465 km akan diluncurkan di Cina pada 28 Mei. Model ini menerima ubahan desain ringan serta peningkatan jarak tempuh hingga 460 km CLTC.

2 bulan yang lalu


Berita
Black Badge Menjadi Favorit Kaum Bangsawan, Ini Tanggapan Rolls-Royce

Rolls-Royce mengumumkan bahwa mereka akan menggarap Black Badge secara Bespoke karena warna ini begitu favorit.

4 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

4 hari yang lalu


Berita
Voltron Resmikan Hub Puri Indah, Hadirkan 15 Fast Charger dan Layanan 24 Jam

Salah satu keunggulan Voltron's Hub Puri Indah adalah jam operasionalnya yang berlangsung 24 jam, sehingga pengguna dapat melakukan pengisian daya kapan saja.

3 minggu yang lalu


Berita
Voltron Siapkan Ekspansi Jaringan Charging Hub, Bidik Pengguna Pribadi hingga Armada Komersial

Dalam pengembangan jaringan, Voltron juga mengandalkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN untuk memastikan kesiapan pasokan listrik.

3 minggu yang lalu


Berita
Ini Rencana Global Honda Mengejar Ketertinggalannya

Honda umumkan rencana strategi global Honda hingga 2029: 15 model baru, hybrid e:HEV mulai 2027, EV di Jepang-India-Cina, dan ADAS canggih guna saingi Tiongkok.

2 bulan yang lalu

Berita
Kia Segera Produksi MPV Di Cikarang, Gunakan Basis Stargazer

Kia produksi MPV B-Segment basis Stargazer di Cikarang mulai Q2 2027. Kandungan lokal 80%, tuning suspensi khusus, dan rencana ekspor ke ASEAN.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

7 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

8 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

9 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

11 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

12 jam yang lalu