Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bukan Karena Trump, Chevrolet Dikabarkan Akan Cabut Dari Cina

Chevrolet diketahui menggantung tiga model baru dan tidak ada kejelasan kapan akan diluncurkan.
Berita
Sabtu, 31 Mei 2025 10:10 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Chevrolet market Cina. (Foto: Carnewschina)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Cina merupakan pasar raksasa otomotif dunia pada saat ini. Hampir semua pabrikan hadir untuk merebut simpati pasar otomotif terbesar di dunia ini. Tak terkecuali merek-merek asal Amerika, seperti Chevrolet, Cadillac, Ford dan lainnya.

Ketegangan antara Cina-Amerika Serikat salah satunya adalah perang dagang membuat bisnis mobil Amerika menjadi lebih berat. 

Namun di luar masalah perang dagang tersebut, ternyata Chevrolet menghadapi masalah pelik lainnya. Bahkan hal tersebut membuat penjualan ‘the bow tie’ kocar-kacir sebelum perang dagang Cina-AS meruncing. Chevrolet pun terancam terdepak dari pasar China.

Menurut laporan dari media Tiongkok Zaker, Chevrolet telah menunda tiga proyek besar tanpa batas waktu, yang semuanya masih dalam tahap praproduksi.

BACA JUGA

Proyek-proyek ini, yang secara internal dikenal sebagai C223, C1YC-2, dan D2UC-2 ICE, memiliki potensi yang signifikan. C223 dimaksudkan untuk menjadi SUV bertenaga listrik, C1YC-2 direncanakan menjadi SUV andalan bermesin konvensional dan D2UC-2 ICE ditetapkan sebagai versi baru dari Chevrolet Trailblazer. Namun, hingga saat ini, ketiga proyek tidak ada realisasinya.

Penjualan Chevrolet terus alami penurunan di China sejak 2018 (Foto: Chervolet) 

Dari laporan yang sama, terungkap bahwa ada indikasi bahwa semua produk Chevy di Tiongkok akan segera berakhir.

Data dari Carnewschina.com, penjualan Chevy di China pada 2018 mencatatkan angka 641.320 kendaraan dan menguasai pasar 2,8%. Kemudian jualannya melorot jadi 512.455 unit di 2019 dan kembali longsor di 2022 dengan hanya membukukan 309.155 unit terjual. Di 2021, semakin buruk dengan 269.261 unit, kemudian 231.111 unit pada 2022 disusul 168.588 unit pada 2023. Tahun 2024 semakin suram dengan hanya membukukan 52.774 unit saja dan sepanjang empat bulan di 2025 hanya jualan 5.314 unit. 

Meski begitu, General Motors sebagai payung Chevrolet belum resmi mengkonfirmasikan bahwa Chevrolet akan meninggalkan Tiongkok. Manager Umum SAIC-GM, Lu Xiao dilaporkan menepis rumor tentang hengkangnya merek yang didirikan oleh Louis Chevrolet dan Willian C Durrant di Detroid AS, 111 tahun silam tersebut. Lu menyebutnya sebagai berita palsu.

Maka jika kemudian Chevrolet benar-benar cabut dari Cina triger utamanya bukan dari kondisi perang dagang, tapi memang lebih tidak punya model baru yang mampu menyegarkan pasar Cina yang punya kompetisi yang ketat. (SS)


Tags Terkait :
Chevrolet Pasar Mobil China GM
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
General Motors Ajukan Kembali Brand Pontiac, Tapi Bukan Untuk Dibangkitkan Lagi

Pontiac merupakan brand yang masih punya banyak penggemar walau sudah ditutup sejak 2010.

6 bulan yang lalu


Berita
Pasokan Chip Seret, GM Tutup Beberapa Pabriknya

Chip komputer, perangkat kecil yang melumpuhkan pabrikan mobil

4 tahun yang lalu


Berita
Bye bye!, Inilah Produksi Terakhir Chevrolet di Asia Tenggara

Berhentinya aktivitas jual beli Chevrolet tak hanya terjadi di Indonesia saja.

5 tahun yang lalu


Berita
Krisis Chevrolet Akan Lanjut di 2 Negara ini

General Motors bakal menghentikan aktivitasnya di Australia dan Selandi Baru.

5 tahun yang lalu


Terkini

Daftar Harga
Daftar Harga GWM Terbaru (Maret 2026)

Great Wall Motors merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang turut meramaikan pasar otomotif tanah air.

1 jam yang lalu


Berita
Versi Baru Dari Xiaomi SU7 Meluncur 19 Maret Mendatang

Xiaomi mengonfirmasi bahwa versi terbaru dari Xiaomi SU7 akan resmi diluncurkan pada 19 Maret.

1 jam yang lalu


Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

17 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz VLE, MPV Listrik Penantang Produk Tiongkok

Mercedes-Benz VLE MPV listrik premium hadir dengan tenaga hingga 409 hp, jarak tempuh 700 km WLTP, dan kabin mewah ala S-Class. Penantang produk Tiongkok.

17 jam yang lalu


Tips
Bersiap Kehadiran BYD Atto 1 Opsi Dengan Jarak Tempuh 505 Km Dan Sensor LiDAR

BYD Atto 1 jarak tempuh 505 km LiDAR terlihat pada prototipe uji coba di China, lengkap sistem DiPilot 300 untuk saingi Geely EX2.

19 jam yang lalu