Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Tersandung Masalah Sertifikasi. Berdampak Pada Produk MPV, Van, SUV Hingga Truk

Ada HiAce, Gran Ace, Prado, Land Cruiser 300, Dyna, dan bahkan Alphard ikut terpengaruh
Berita
Kamis, 15 Februari 2024 12:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER- Belum usai juga badai soal teknis bagi Toyota di Jepang, seperti dilansir oleh Car Watch pekan ini (14/2). Produksinya dihentikan sementara terhitung mulai tanggal 13 Februari 2024 karena masalah “certification fraud”. Seperti yang terjadi pada saudaranya, Daihatsu, yang menghebohkan itu.

Hal ini diumumkan secera resmi pada situs resmi Toyota di Jepang minggu ini (13/2). Secara spesifik hal ini berkaitan dengan kinerja suku usaha Toyota dalam pembuatan mesin, Toyota Industries Corporation (TICO), dalam proses produksi mesin diesel di mana peranti ECU saat dilakukan beragam uji teknis ternyata tidak memakai seri modul yang sama ketika produksi massal.

Sejumlah produk versi JDM yang bermesin 1GD seperti; HiAce (versi mulai November 2019), Regius Ace (versi mulai Desember 2017), Land Cruiser Prado (versi mulai Agustus 2020), Dyna 1t (versi mulai Juli 2021), Hilux bermesin 2GD (versi mulai Agustus 2020), Land Cruiser 300 mesin F33A (versi mulai Agustus 2021).

Belum Perlu Recall

Persoalan itu juga berimbas pada unit produksi yang berada di wilayah Inabe di mana Alphard dan Velfire dibangun. Pabrik yang sama menghasilkan HiAce dan Gran Ace.

BACA JUGA

Sebagai catatan, baik Alphard dan Velfire pembuatannya dilakukan pada dua unit pabrik Toyota yang ada di Inabe dan Fujimatsu. Dan karena begitu banyak produk di unit produksi Inabe yang dicurigai punya masalah maka kedua Big MPV itu juga harus diteliti ulang untuk hal yang serupa.

Walau begitu pihak Toyota mengeluarkan pernyataan pada situs resmi yang sama bahwa dalam hal unit yang sudah di tangan pemilik belum perlu dilakukan tindakan seperti recall karena secara umum tidak punya masalah dalam hal kinerja. (EW)


Tags Terkait :
Toyota Alphard Velfire Granace. Landcruiser300 Prado
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
MPV Mewah Cina Ungguli Toyota Alphard di Uji Tabrak Frontal

Industri otomotif China tak lagi bisa dipandang sebelah mata

2 tahun yang lalu


Berita
Begini Kehebatan Voyah Dreamer, MPV Premium Penantang Alphard

Dengan desain yang mewah dan fitur canggih, Voyah Dreamer cukup diminati di China.

3 tahun yang lalu


Berita
GWM Wey G9 Rilis Di Malaysia, Indonesia Secepatnya Menyusul?

Berpotensi untuk menjadi ‘kuda hitam' yang baru di segmen MPV premium.

1 hari yang lalu


Berita
Menjajal Lini Lengkap Kendaraan Hybrid Toyota Di Lombok NTB

Dengan mengusung tema “Exciting Journey Toward The Future”, PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengajak 48 jurnalis nasional merasakan langsung performa jajaran Hybrid Electric Vehicle

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Alasan Aletra Absen Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show alias IIMS 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Tapi Aletra absen. Ini alasannya

34 menit yang lalu


Berita
China Bakal Punya 28 Juta Tempat Pengisian Daya Listrik Pada 2027, Terbanyak Di Dunia

China punya target besar untuk membuat 28 juta tempat pengisian baterai pada tahun 2027.

9 jam yang lalu


Bus
Baterai CTC, Teknologi BYD Yang Paling Efisien Di Jagad Bus Listrik

Desainnya menambah jarak tempuh, konsumsi energi yang konsisten, dan hemat ruang

11 jam yang lalu


Berita
Kecepatan Mobil Di Speedometer Tidak Seakurat GPS, Ini Rahasianya

Kecepatan yang ditunjukkan pada mobil lebih cepat dibandingkan hitungan berdasarkan GPS.

11 jam yang lalu


Berita
Awal Februari Harga BBM Di Wilayah Jakarta Turun Lagi

Penurunan harga di bulan Februari termasuk signifikan jika dibandingkan harga bulan Januari

19 jam yang lalu