Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Baterai CTC, Teknologi BYD Yang Paling Efisien Di Jagad Bus Listrik

Desainnya menambah jarak tempuh, konsumsi energi yang konsisten, dan hemat ruang
Bus
Minggu, 1 Februari 2026 20:10 WIB
Penulis : Erie W. Adji
BYD sudah rilis ribuan bus di sejumlah negara, termasuk Singapura. (Foto :BYD)


BUS-TRUCK – Agresivitas BYD tidak hanya di segmen kendaraan pribadi, karena di segmen angkutan massal sudah dirilis juga model sasis bus yang sepaket dengan baterai Blade dengan nama e-Bus Platform 3.0 dengan target beroperasi secara massal tahun ini, khususnya untuk area Eropa. 

Berbekal pusat perakitan yang ada di wilayah Budapest, Hungaria, rencana tadi berbuah munculnya 82 unit pertama yang siap bekerja di sejumlah kota di Benua Biru sebagai bus kota. 

Hal tersebut seperti melanjutkan sukses tahun 2025, ada 5.000 unit bus BYD yang dipakai sebagai bus kota di berbagai kota Eropa. 

BACA JUGA

Tidak hanya untuk Eropa, BYD juga sudah mendirikan pusat suku cadang dan perawatan di Australia. Untuk kebutuhan dalam negera maupun regional. 

Upaya masif itu sudah bisa dilihat di negara tetangga, Singapura, pihak ‘Dishub’ di sana yaitu Land Transport Authority memberikan kontrak untuk pengadaan 660 unit bus listrik ke pihak BYD. 

Kontrak tersebut menyangkut bus berspesifikasi sing deck dan double deck. 

Baca juga:  Mengapa Belum Ada Medium Bus Listrik Di Jalur Transjakarta? Ini Jawabannya

Baca juga: Bus Asal Cina Makin Tak Terbendung Mendunia

Jika banyak otoritas angkutan massal banyak negera memberikan kepercayaan pada produk bus listrik BYD bukan tanpa alasan. 

Karena dari berbagai sumber menyebutkan kalau bus BYD memiliki struktur baterai yang sangat ideal dengan desain spesifikasi sasis. 

Kesesuaian itu tidak banyak dilakukan oleh produsen bus lain, jika tak bisa disebut belum dilakukan. 

Bisa dilihat dari evolusi pemakaian baterai dari CTM (baterai retrofit) menjadi CTP (cell-to-pack) dan kemudian ditemukan spesifikasi CTC (cell-to chassis) seperti yang terpakai saat ini.

Dibandingkan kedua jenis baterai sebelumnya, CTC merupakan tahap desain baterai dalam satu proses yang sama dengan desain sasis bus. 

Keduanya merupakan komponen yang menyatu, bukan baterai yang dudukannya sasis. 

Inovasi CTC membuat dimensi serta kapasitas baterai tidak mengganggu dimensi ataupun ruang yang ada di sasis dan juga komponen bodi. 

Bahkan teknologi ini terbukti dapat menambah volume bagasi sebesar tujuh meter kubik. 

Posisi baterai yang sejajar dek bodi tadi juga terbukti dapat mengurangi 370 komponen lain. 

Juga dapat mengurangi konsumsi energi listrik sampai 18 persen, itu setara penambahan jarak tempuh 50-80 kilometer jika terjadi di udara dingin.

Dalam hal perawatan, baterai berdesain CTC memang akan lebih rumit karena instalasinya sepaket dengan sasis. 

Namun pengembangan baterai yang mengarah ke solid state nantinya akan semakin mudah dalam hal kontrol kondisi sekaligus prediksi waktu pemeliharaan baterai. (EW)

Desain baterai CTC membuat struktur bus semakin ringkas (Foto : BYD)


Tags Terkait :
Byd Bus
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Meski Ekspor Naik, Penjualan BYD Turun Delapan Bulan Berturut-Turut

Penurunan penjualan BYD delapan bulan berturut-turut di pasar domestik China, meski ekspor April melonjak 70,9% menjadi 134.000 unit.

1 hari yang lalu


Berita
Mobil Listrik AION Akan Dilengkapi Opsi Swap Baterai, Isi Ulang Hanya 1,5 Menit Saja

AION Y Plus hadir dengan opsi swap baterai pertama di Indonesia untuk mobil penumpang. Penggantian baterai hanya 1,5 menit di 10 titik Jakarta.

1 minggu yang lalu


Berita
Imbas Sengketa Nama Denza, BYD Daftarkan Danza

Mahkamah Agung tolak kasasi BYD atas sengketa merek Denza. BYD daftarkan nama Danza imbas sengketa Denza di Indonesia sebagai langkah antisipasi.

2 minggu yang lalu

Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

3 minggu yang lalu


Bus
VKTR Tes Bus Listrik Rakitan Laksana Untuk Trans Semarang

Elektrifikasi bus kota secara nasional sudah bukan wacana lagi

2 bulan yang lalu


Bus
Baterai CTC, Teknologi BYD Yang Paling Efisien Di Jagad Bus Listrik

Desainnya menambah jarak tempuh, konsumsi energi yang konsisten, dan hemat ruang

3 bulan yang lalu

Berita
Setelah Sukses di Pulau Jawa, BYD Kini Bidik Pasar Timur Indonesia di GIIAS Makassar 2025

BYD dominasi pasar kendaraan listrik Indonesia dan perluas jaringan ke Timur lewat GIIAS Makassar 2025, hadirkan BYD ATTO 1 untuk mobilitas hijau.

5 bulan yang lalu


Berita
GWM Siapkan Supercar Dengan Harga ½ Dari Ferrari SF90

Ambisi Tiongkok tekuk supercar Eropa, intip performa supercar dari GWM.

6 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Truk Listrik Volvo Laku 5.000 Unit Di Seluruh Dunia

Truk listrik Volvo terjual 5.000 unit di seluruh dunia, dikirim ke 50 negara dengan delapan model. Armada menempuh 170 juta km sejak 2019.

5 jam yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

1 hari yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

3 hari yang lalu