Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyo Tire Bikin Ban Baru Dari Ban Bekas

Tingkat keramahannya terhadap lingkungan sampai 90 persen
Berita
Kamis, 18 Januari 2024 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Tokyo Auto Salon (TAS) 2024 digelar beberapa waktu lalu (12-14/1), ini merupakan salah satu perhelatan paling prestisius bagi dunia suku cadang, aftermarket, dan modifikasi. Tidak hanya bagi industri yang berasal dari Jepang tetapi juga dunia.

Toyo merupakan salah satu partisipan aktif di TAS, untuk tahun ini mengusung tema "Aggressive! Sustainable with TOYO TIRES". Dalam kesempatan kali ini dihadirkan satu produk ban yang merupakan hasil daur ulang.

President& CEO dari Toyo, Takashi Shimizu, memberikan sambutan bahwa pihaknya untuk perhelatan tahun ini tidak hanya menyodorkan soal image saja. “Daripada sekadar mempromosikan produk yang ingin kami jual, kami ingin berempati dengan pengunjung dan berkomunikasi dengan mereka,'' ujarnya saat hari pembukaan event.

Ia ingin menegaskan bahwa ban produk Toyo memang punya karakter yang spesial, berbeda dibandingkan produk ban merek lainnya.  Hal itu dibuktikan dengan hadirnya ban purwarupa atau prototype yang 90 persen bahan bakunya dari materi ramah lingkungan.

BACA JUGA

Material ban konsep itu terdiri dari campuran karet alam, karet butadiene (sintetik), ada campuran bahan sekam dari padi, ada juga unsur minyak nabati, dan serat poliester berbahan dasar materi organik. Porsi seluruhnya sekitar 60 persen dalam satu struktur ban

Hasil pengembagan pabrikan yang bermarkas di Itami, 6 jam perjalan darat ke arah timur dari Tokyo, itu dilakukan bersama sejumlah ilmuwan dari Universitas Oyama.

Selain itu, ban baru ini juga masih memanfaatkan beragam bahan dari bagian struktur ban lama atau ban bekas yang didaur ulang lagi. Komposisi produk daur ulang dari ban bekan ini menambah lagi sekitar 30 persen tingkat keramahan ban baru terhadap lingkungan. (EW)


Tags Terkait :
Toyotire Ban Ramahlingkungan Banmobil
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Bikin Ban Baru Dari Ban Bekas

Tingkat keramahannya terhadap lingkungan sampai 90 persen

2 tahun yang lalu


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

7 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

8 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

9 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

9 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

11 jam yang lalu