Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemerintah Daerah Perlu Bikin terobosan Angkutan Massal

Jika tidak ingin menghadapi masalah kemacetan di jalan yang kompleks
Berita
Senin, 14 Oktober 2024 14:45 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

 Menteri Perhubungan (Menhub),  Budi Karya Sumadi, menyampaikan diperlukan berbagai langkah dan terobosan, agar lebih banyak daerah yang mampu dan berpihak, pada transportasi massal perkotaan.

Hal tersebut disampaikan Menhub saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional “Tinjauan Aspek Kebijakan Publik dalam Penyelenggaraan Sistem Transportasi Perkotaan Berbasis Angkutan Umum Massal”, di Universitas Diponegoro, Semarang, beberapa waktu lalu (10/10).

Menhub juga menyebutkan bahwa belum sepenuhnya pemerintah daerah mampu menjalankan kewenangan penyelenggaraan transportasi perkotaan ini secara optimal.

“Untuk itu perlu berbagai langkah terobosan agar semakin banyak Pemerintah Daerah memiliki keberpihakan dan kemampuan menyelenggarakan angkutan umum massal perkotaan secara mandiri,” kata Budi lebih lanjut. Seperti dikutip dari lama Kemenhub.

Kemudian dijabarkan oleh pria yang menjabat Menhub sejak 2016 itu bahwa meningkatkan pemanfaatan angkutan umum massal sebagai solusi permasalahan di perkotaan.

Karena berdasarkan data BPS, sekitar 57 persen dari 277 juta penduduk Indonesia tinggal di perkotaan, angka yang diprediksi akan naik menjadi 66,6 persen pada 2035.

Kalau sudah begitu, aka nada potensi semakin tingginya urbanisasi di Indonesia. Sehingga kebutuhan akan transportasi publik yang efisien dan nyaman ikut semakin mendesak. Peningkatan mobilitas di perkotaan akan menuntut penyediaan transportasi umum massal, guna menghindari kemacetan yang berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Hal ini menjadikan transportasi perkotaan isu strategis untuk masa kini dan masa depan,” ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Angkasa Pura II .

Pengembangan infrastruktur transportasi massal, masih menurut Menhub, merupakan salah satu prioritas utama pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan.

Baca juga: Damri Buka Rute Ke Kawasan Wisata Pulau Derawan

Baca juga: Transjakarta Akan Jadi Transjabodetabek?

Damri salah satu operator dalam menjalankan program BTS di daerah

 

Pengembangan angkutan massal menjadi tanggung jawab pemerintah daerah

Meskipun sejumlah kota besar seperti Jakarta, Solo, Semarang, Bogor dan beberapa kota lainnya menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan transportasi massal, namun masih banyak daerah lain yang masih menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan infrastruktur, integrasi sistem, dan tingkat pelayanan.

Secara hukum penyelenggaraan angkutan massal perkotaan menjadi wewenang dari Pemerintah Daerah, namun belum semua daerah mampu secara optimal melaksanakan penyelenggaaraannya.

Pihak Kemenhub sendiri terus mendorong peningkatan penggunaan angkutan umum massal perkotaan melalui berbagai upaya, salah satunya melalui penyelenggaran subsidi dengan skema Buy The Service (BTS).

“Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 dan UU Nomor 23 Tahun 2014, penyelenggaraan transportasi perkotaan menjadi kewenangan pemerintah daerah, namun belum semua daerah mampu menjalankannya secara optimal. Untuk mendukung hal ini, Kementerian Perhubungan memberikan subsidi melalui skema "Buy The Service," ujar kelahiran Palembang, Sumatera Selatan itu.

Skema BTS sampai kini sudah beroperasi di 14 kota seperti; Palembang, Medan, Bali, Surakarta, Yogyakarta, Makassar, Banyumas, Banjarmasin, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Bogor, Bekasi sampai Depok. Program ini telah mampu melayani hingga 75 juta orang.

Sementara itu baru sekitar 20 pemerintah daerah berkomitmen menyelenggarakan transportasi umum massal dengan APBD.

Baca juga: Balikpapan Akhirnya Punya Bis Kota Yang Layak

Baca juga: Bus Kota Listrik Akhirnya Beroperasi di Surabaya

Angkutan kota juga bisa masuk dalam program BTS


Tags Terkait :
Buskota Angkutanmassal Bts Kemenhub Budikaryasumadi Pemerintahdaerah Apbd Oktober 2024
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pemerintah Daerah Perlu Bikin terobosan Angkutan Massal

Jika tidak ingin menghadapi masalah kemacetan di jalan yang kompleks

1 tahun yang lalu


Berita
Maret 2024, Giliran Kota Bekasi Dimasuki Bus BTS

Upaya meredam pemakaian kendaraan prbadi antar wilayah kota

1 tahun yang lalu


Bus
Akhirnya, Teman Bus Bali Dan Yogyakarta Beroperasi Lagi

Dikelola oleh masing-masing pemerintah Provinsi

9 bulan yang lalu


Bus
Bus BTS Beroperasi Di Bekasi Dan Bogor

Angkutan massal menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah

11 bulan yang lalu


Berita
BisKita Trans Depok Segera Beroperasi

Bertujuan menekan pemakaian kendaraan pribadi dan polusi

1 tahun yang lalu


Berita
Ternyata Angkutan Umum Wajib Disediakan Pemerintah Daerah

Kepedulian pemerintah daerah soal transportasi umum masih memperihatinkan

1 tahun yang lalu


Berita
Angkutan Massal Di Depok Semakin Tertata Dengan BTS

Bisa kurangi potensi polusi

1 tahun yang lalu


Bus
Rute Bus Trans Banyumas Terus Ditambah Karena Antusias Ramai

Karena Banyumas bukan lagi sekadar wilayah persinggahan namun sudah menjadi kota tujuan.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

6 jam yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

11 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

13 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Dua Waktu Puncak Arus Balik Ke Wilayah Jabodetabek Dari Arah Timur

Bisa jadi pertimbangan untuk melakukan perjalan kembali dengan lebih leluasa.

13 jam yang lalu