Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pembatasan Pertalite Dinilai Bisa Menyusahkan

Seharusnya pemerintah menggunakan strategi secara gradual, sehingga bisa diterima masyarakat.
Berita
Minggu, 14 Januari 2024 06:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas saat ini telah mengusulkan revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 agar memiliki landasan hukum yang jelas terkait ketentuan penggunaan Pertalite, karena di dalamnya akan ditetapkan siapa saja konsumen yang berhak menggunakan Pertalite.

Pembelian pembatasan Pertalite sendiri saat ini juga sudah diberlakukan di sejumlah daerah. Jika mobil tidak terdaftar di MyPertamina, maka pembelian Pertalite dibatasi 20 liter per hari. Peraturan ini baru berlaku di Aceh, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Timika. 

"Jadi kita tunggu, nanti kalau sudah ada terbit dari revisi Perpresnya, kita baru bisa melakukan pengaturan untuk pembatasan Pertalite.  Karena di dalamnya akan ditetapkan siapa saja konsumen yang berhak menggunakan Pertalite,” kata Kepala BPH Migas Erika Retnowati dikutip Antara, Senin (8/1). 

Namun hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan baru di tengah-tengah masyarakat. "Ini merupakan kebijakan yang tidak bijak tampaknya, sekadar menyenangkan sekelompok pimpinan tetapi tidak berdampak signifikan pada penurunan penggunaan Pertalite," ujar Pengamat Otomotif sekaligus Akademisi ITB, Yannes Pasaribu saat dihubungi OtoDriver beberapa waktu lalu.

BACA JUGA

Ia juga menambahkan seharusnya pemerintah menggunakan strategi secara gradual, sehingga bisa diterima masyarakat.

"Kecuali, memang pemerintah menggunakan strategi penghilangan Pertalite secara gradual, dimulai dari pengurangan stoknya di setiap SPBU, sehingga secara perlahan masyarakat dan pelaku usaha tidak meresponsnya secara emosional. seperti proses hilangnya bensin jenis Premium beberapa tahun lalu," kata Yannes.

BPH Migas sendiri juga menyampaikan bahwa kuota penyaluran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite pada 2024 sebesar 31,7 juta kilo liter (kl) atau lebih rendah dibandingkan 2023 yang mencapai 32,56 juta kl. (GIN)


Tags Terkait :
Bbm Bbm Subsidi Pertamina Pertalite
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Update Harga BBM: Pertamina Dexlite Turun Harga, Vivo Revvo 95 Hilang Dari Pasar

Update harga BBM Pertamina Dexlite Juni 2026 menunjukkan penurunan Dexlite menjadi Rp23.000 per liter. Revvo 95 Vivo tak lagi tersedia, sementara harga BBM lain tidak berubah.

1 hari yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 hari yang lalu


Berita
Mulai Semester II 2026, Pengguna Mobil Akan Menggunakan BBM Campur Etanol

BBM bioetanol E5 mulai diterapkan pada 2026. Apakah aman untuk tangki dan mesin mobil? Simak penjelasan ahli ITB mengenai risiko karat dan dampaknya bagi kendaraan.

1 hari yang lalu


Berita
Harga Solar Nonsubsidi Turun Di Awal Juni

Harga solar nonsubsidi turun juni 2026. Pertamina Dex dan Dexlite mengalami penurunan di SPBU Pertamina serta swasta seperti BP dan Shell per 1 Juni.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota Bikin Camry Dual Engine, Tapi Bukan Yang Pertama

Toyota Camry dual engine Super Taikyu diperkenalkan untuk balap ketahanan, meski konsep mobil bermesin ganda sudah ada sejak 1907.

2 jam yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

7 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

8 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

11 jam yang lalu