Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jolion HEV Resmi Dipasarkan di Indonesia. Simak harganya

Great Wall Motor menghadirkan Jolion HEV sebagai bintang baru di GIIAS 2024, menargetkan pasar Indonesia dengan teknologi elektrik yang inovatif.
Berita
Rabu, 17 Juli 2024 12:30 WIB
Penulis : Ary Damarjati
GWM - GIIAS 2024


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Great Wall Motor (GWM) resmi memasarkan Haval Jolion di lantai pameran GIIAS 2024 di ICE, BSD, Tangerang (17/7) sebagai bintangnya. Perusahaan asal China ini berfokus untuk memproduksi mobil dengan energi baru, yaitu teknologi listrik dan hybrid. Mereka optimistis dapat bersaing di pasar Indonesia karena memiliki fasilitas yang memadai.

Menurut Constatinus Herlijoso, General Manager PT Inchcape Indomobil Energi Baru mengatakan, pameran GIIAS 2024 menjadi ajang terbaik untuk menghadirkan Jolion HEV bagi konsumen tanah air. 
Tentu ini menjadi tawaran baru bagi konsumen makin beragam. Melengkapi jajaran produk GWM yang telah hadir sebelumnya yakni Haval H6, Ora dan Tank 500.  

Jolion HEV dibekali mesin 1.500 cc 4 silinder turbocharger dipadu motor listrik dan baterai lithium ion, menghasilkan output daya 139.000 watt dan torsi 375 Nm. Menurut klaimnya, konsumsi BBM Jolion HEV yang tersedia dalam 6 pilihan warna ini bisa mencapai 20 km/liter.  

Jolion HEV - GIIAS 2024

Sebenarnya peluncuran secara resmi Jolion HEV yang merupakan rakitan lokal di pabrik Wanaherang, Bogor, ini sudah dilakukan beberapa hari sebelum pameran dan konsumen pun sudah bisa memesannya. Tapi di GIIAS 2024, GWM baru merilis harga resmi SUV hibrida itu untuk pasar Indonesia yakni Rp 448,888 juta yang sekaligus menjadi varian Haval termurah saat ini.

BACA JUGA

Sementara untuk delivery, dilakukan tahun ini karena aktivitas produksi akan dilaksanakan mulai awal Oktober 2024 atau pasca pameran.

GWM Indonesia optimistis Jolion HEV akan mendapatkan sambutan positif dari konsumen dalam negeri. Kombinasi fitur canggih, performa tangguh, dan konsumsi bahan bakar yang hemat dan harga lebih terjangkau, menjadi daya tarik utama SUV ini.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Ev
A

Ary Damarjati

Kontributor

test

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

4 bulan yang lalu


Berita
Bulan Madu EV CBU Bakal Habis, Pemerintah Bakal Kaji Ulang Insentif Kendaraan Elektrifikasi

Pemerintah makin serius menggenjot kendaraan berbasis elektrifikasi.

11 bulan yang lalu

Berita
Chery Kebut Bangun 80 Dealer Baru Sampai Tahun 2025

Salah satu merek mobil asal Tiongkok yang “serius” di Indonesia

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Kerugian Membeli Sebuah PHEV

Era mobil eletrifikasi kini sudah berjalan di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Steering By Wire Cocok Untuk Mobil Otonom

Steering by Wire mobil otonom gantikan mekanis dengan sinyal elektronik untuk integrasi AI presisi, keamanan tinggi, dan respons cepat. Uji Xpeng P7.

2 jam yang lalu


Berita
Sebelum Hadir Di Tanah Air, Lihat Bocoran Spesifikasi XPENG GX

Spesifikasi XPENG GX: SUV listrik 6 penumpang China, desain premium Eropa, AWD 430 kW, jarak tempuh 1.585 km REEV, autonomous driving level 4.

7 jam yang lalu


Berita
Begini Cara Indonesia ke Panggung Internasional Melalui Industri Kreatif dan Otomotif

Sungkang

8 jam yang lalu


Berita
Honda Dirikan Fasilitas Body Repair Di Bali Dan Outlet Mobkas Bersertifikat Di Kalimantan Timur

Honda terus memperluas pelayanan purna jual di luar pulau Jawa.

9 jam yang lalu


Berita
Edisi Khusus Toyota Corolla Untuk Ultah 60 Tahun

Mobil ini sayangnya hanya tersedia untuk pasar Jepang.

21 jam yang lalu