Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Elektrifikasi Armada TransJakarta Perlu Dipercepat

Punya potensi penghematan yang luar biasa besar
Berita
Selasa, 21 Mei 2024 18:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Institute for Transportation and Development (ITDP) Indonesia meluncurkan studi “Peta Jalan dan Program Insentif Nasional Elektrifikasi Transportasi Publik Perkotaan Berbasis Jalan” untuk mendukung akselerasi elektrifikasi bus di perkotaan.

Dokumen studi tersebut diserahkan oleh Direktur Asia Tenggara ITDP Gonggomtua Sitanggang kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara “Sustainable E-Mobility Event: Upscaling Bus Electrification Nationwide” di Jakarta, pekan ini (21/5).

Dalam kesempatan tersebut, Budi mengatakan bahwa adopsi transportasi yang rendah emisi dan peningkatan kualitas udara merupakan prioritas utama Kementerian Perhubungan. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan lainnya, penting untuk mendorong percepatan dalam elektrifikasi transportasi publik perkotaan.

“Hasil studi ini sangat bermanfaat karena dapat membantu kami dalam upaya percepatan pengembangan infrastruktur dan regulasi yang mendukung elektrifikasi transportasi publik,” kata Budi, seperti dikutip dari Antara.

BACA JUGA

Studi “Peta Jalan dan Program Insentif Nasional Elektrifikasi Transportasi Publik Perkotaan Berbasis Jalan” menemukan bahwa komitmen pemerintah daerah masih rendah dalam penyelenggaraan transportasi publik yang baik, dan tingginya biaya investasi adopsi kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) menjadi sejumlah hambatan utama elektrifikasi transportasi publik perkotaan.

Oleh sebab itu, diperlukan rancangan peta jalan dan program insentif nasional yang dapat mengatasi hambatan terkait elektrifikasi transportasi publik berbasis jalan bagi kota-kota di Indonesia.

Studi ini juga mencakup penilaian tentang kesiapan elektrifikasi transportasi publik, kesiapan adopsi KBLBB, serta faktor mendesak lain, seperti polusi udara dan kemacetan, di 98 wilayah perkotaan di Indonesia.

Berdasarkan kriteria tersebut, studi ITDP merekomendasikan 11 kota prioritas untuk percepatan elektrifikasi transportasi publik, yaitu Jakarta, Semarang, Pekanbaru, Batam, Medan, Bandung, Surabaya, Denpasar, Yogyakarta, Bogor dan Padang.

Dalam studi tersebut juga menyebutkan bahwa untuk mendorong program elektrifikasi yang tepat sasaran dan menjamin ketersediaan anggaran, elektrifikasi transportasi publik di 11 kota prioritas tersebut perlu dicantumkan dalam Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Selain mengganti armada bus yang sudah ada menjadi bus listrik, kota juga perlu menambah armada busnya secara gradual untuk menjamin ketersediaan dan kualitas layanan transportasi publik nol emisi.

"Studi yang dihasilkan pada kemitraan ini dapat menjadi landasan strategis dalam mencapai target implementasi bus listrik nasional pada tahun 2030, terutama dalam membangun rencana aksi, kebijakan, dan program insentif untuk meningkatkan adopsi bus listrik," kata Direktur Asia Tenggara ITDP Gonggomtua Sitanggang.

Elektrifikasi bus kota di DKI perlu dipercepat

Tahun lalu ITDP juga sudah pernah merekomendasikan percepatan pemakaian bus kota tenaga listrik di jarngan bus TransJakarta.

Elektrifikasi armada TransJakarta dinilai layak secara finansial dan perlu segera diterapkan, di mana target elektrifikasi seluruh armada bus TransJakarta pada 2030 diproyeksi menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp4,2 triliun.

Hal itu disampaikan dalam hasil studi Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia yang bermitra dengan UK PACT (Partnering for Accelerated Climate Transitions) dari Pemerintah Inggris.

“Elektrifikasi skala besar armada Transjakarta dinilai layak secara finansial dan ekonomi dan perlu diterapkan segera untuk memaksimalkan manfaatnya. Elektrifikasi seluruh armada pada tahun 2030 diproyeksikan menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial bersih sebesar Rp 4,2 triliun secara kumulatif,” ujar Direktur Interim ITDP Indonesia Gonggomtua Sitanggang di Jakarta waktu itu (24/5).

Gonggomtua mengatakan, melalui target elektrifikasi, seluruh armada bus TransJakarta yang ditargetkan Pemprov DKI tercapai pada 2030.  Upaya tersebut secara kumulatif juga mampu mengurangi hampir 60 persen emisi gas rumah kaca (GRK).

Baca juga: Bus Kota Tenaga Listrik Di Jabodetabek Perlu Ditambah

Baca juga: Kabupaten Bogor Operasikan Bus Kota Listrik Tahun Ini


Tags Terkait :
Buslistrik Jakarta Transjakarta Emisinol Elektrifikasi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Elektrifikasi Armada TransJakarta Perlu Dipercepat

Punya potensi penghematan yang luar biasa besar

1 tahun yang lalu

Bus
Transjakarta Pakai Teknologi Digital Buat Pelayanan, Cek Rute Dan Layanan Customer

Sekaligus juga untuk meningkatkan standar operasional kelas dunia.

1 bulan yang lalu


Bus
Mengapa Belum Ada Medium Bus Listrik Di Jalur Transjakarta? Ini Jawabannya

APM sudah siap dengan produk.

3 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Lagi Ratusan Bus Listrik, Intip Spesifikasinya

Tidak ada lagi peremajaan bus mesin solar.

4 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Dapat Suntikan Dana Sampai Rp 400 Miliar, Siap Mengembangkan Transjabodetabek

Salah satunya ditujukan untuk pengembangan Transjabodetabek.

5 bulan yang lalu

Bus
Damri Semakin Intensif Operasikan Bus Listrik

Tahun 2025 akan ditambah lagi jumlah bus listrik

10 bulan yang lalu


Bus
Ini Daftar 13 Rute Bus Listrik Transjakarta Tahun 2025

Cek lokasi dan rutenya

10 bulan yang lalu


Bus
VKTR Rilis Bus Listrik Versi CKD

Bangun perakitan bus listrik bersama karoseri Laksana

10 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Ban Radial Akan Jadi Masa Depan Sailun Di Indonesia

Punya berbagai kelebihan yang ujung-ujungnya agar lebih bersahabat dengan kantong konsumen

32 menit yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Solusi Pintar Plesiran Dengan BAIC BJ30e

BAIC BJ30e merupakan mobil SUV yang tangguh di segala medan dan dijual dengan harga yang terjangkau.

15 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Akui Akan Luncurkan SUV Baru Di 2026, Pajero Atau Pajero Sport?

“Kami akan meluncurkan SUV off-road baru pada tahun 2026 ini,” ungkap Presiden Mitsubishi Motor Corporation, Takao Kato.

15 jam yang lalu


Berita
Sailun Group Gedor Ke Semua Segmen Ban Di Indonesia

Kapasitas terpasang pabrik baru besarnya jutaan unit per tahun untuk membuat ban kendaraan penumpang sampai alat berat.

16 jam yang lalu


Berita
Chery Buka Pemesanan Untuk Fulwin T9L, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual Di Indonesia

Chery segera menjual Fulwin T9L. Mobil ini kemungkinan juga masuk pasar Indonesia, mengingat Chery memiliki banyak line up SUV.

17 jam yang lalu