Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BYD Rilis Mobil Baru Tiap Tahun Di Jepang

Dilakukan sampai tahun 2026
Berita
Senin, 1 April 2024 08:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - BYD sangat agresif melakukan peneterasi ke pasar Jepang dengan barisan model mobil tenaga listrik. Bagaimana tidak, sudah dicanangkan bahwa tiap tahu akan dirilis mobil listrik baru untuk pasar Jepang dan program ini akan berlangsung sampai tahun 2026.

Dilansirnya kebijakan BYD itu tak lama sejak perusahaan yang bermarkas di Shenzhen, Tiongkok, itu nyata mampu melampaui penjualan Tesla di kuartal terakhir tahun 2023.

Padahal, jika disimak lebh dalam, segmen kendaraan listrik belumlah besar di seantero Negeri Matahari Terbit itu. Saat ini penjualan mobil baru tenaga listrik di Jepang baru sebesar 2 persen dari total pangsa pasar mobil baru.

Walau begitu, BYD tetap berkeyakinan bahwa keboojakan mereka untuk pasar Jepang akan membuahkan hasil. Liu Xueliang sebagai pimpinan tertinggi perwakilan BYD di jepang menyebutkan bahwa pihaknya akan merilis produk baru yang sesuai dengan kebutuhan maupun keingina konsumen di Jepang.

BACA JUGA

Menurut Liu lagi, mobil yang akan diluncurkan untuk pasar Jepang merupakan model yang juga sudah dijual di Cina.

Tahun ini juga BYD Seal dirilis resmi untuk pasar Jepang, kemudian ada model baru untuk tahun 2025 dan 2026. Saat ini model yang sudah dijual adalah; Atto 3 dan Dolphin.

Pencapaian penjualannya juga termasuk menjanjikan dengan angkan 1.400 unit di tahun 2023. Dicanangkan juga penambah jaringan penjualan dari 20 unit tahun ini menjadi 100 unit sampai tahun 2025.

Untuk harga sebuah Atto 3 adalah 4,5 juta Yen atau setara Rp 471.888.580. “salah satu penyebab rendahnya minat konsumen Jepang membeli mobil listrik karena tidak banyak model yang bisa dipilih, kait harap bisa lebih cepat melebarkan model BYD,” ungkap Liu seperti dikutip dari Kyodo New (1/3). (EW)


Tags Terkait :
Byd Ev Mobillistrik Jepang 2024 2025 Tesla
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BYD Rilis Mobil Baru Tiap Tahun Di Jepang

Dilakukan sampai tahun 2026

2 tahun yang lalu


Berita
Meski Ekspor Naik, Penjualan BYD Turun Delapan Bulan Berturut-Turut

Penurunan penjualan BYD delapan bulan berturut-turut di pasar domestik China, meski ekspor April melonjak 70,9% menjadi 134.000 unit.

1 minggu yang lalu


Berita
BYD Kuasai Pasar EV Di Eropa Tahun 2025, Tesla Lewat

Tesla yang sebelumya jadi pilihan favorit mulai tergeser secara signfikan. Ini datanya.

4 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Denza D9 Jadi Game Changer Di Segmen MPV Premium?

Secara mengejutkan Denza D9 dibanderol harga Rp 950 juta. Harga ini berada di bawah MPV premium listrik ataupun MPV mewah asal Jepang

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Edisi Khusus Toyota Corolla Untuk Ultah 60 Tahun

Mobil ini sayangnya hanya tersedia untuk pasar Jepang.

12 jam yang lalu


Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

12 jam yang lalu


Berita
Sebentar Lagi Meluncur, BYD M6 PHEV Bawa Teknologi Anyar Diklaim Sangat Efisien

Kemungkinan BYD M6 PHEV akan boyong versi DM-i yang lebih berfokus pada penghematan bahan bakar.

13 jam yang lalu


Berita
Jumlah SPKLU Di Seluruh Indonesia Saat Ini 4.892 Unit

Target nasional 2030 harus ada 62 ribuan unit SPKLU

13 jam yang lalu


Berita
Vinyl Roof, Model Atap Populer Yang Kini Telah Ditinggalkan

Jenis atap ini pernah populer di era 60-80an lalu kemudian ditinggalkan.

20 jam yang lalu