Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

VinFast Mau Masuk, Pemerintah Prioritaskan Produksi Lokal Terlebih Dahulu

Pemerintah Indonesia sendiri sangat terbuka terhadap kerjasama dalam pengembangan mobil listrik ini
Berita
Jumat, 13 Oktober 2023 06:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kabar perusahaan mobil asal Vietnam yang akan membangun pabrik di Indonesia semakin berhembus kencang. Pasalnya, mereka baru saja bertemu dengan Ketua Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia Moeldoko.

Pemerintah Indonesia sendiri sangat terbuka terhadap kerjasama dalam pengembangan mobil listrik ini, namun lebih memprioritaskan perusahaan yang produksi lokal terlebih dahulu. "Perlu diperhatikan juga bahwa pemerintah Indonesia dalam kebijakannya, memprioritaskan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Supaya ke depannya industri-industri mobil listrik yang terbangun di Indonesia bisa berkelanjutan," kata Moeldoko dalam sebuah keterangan resmi, Selasa (10/10).

Ia juga menambahkan, peluang percepatan pemenuhan TKDN minimal 40 persen tetap terbuka, dengan catatan, sebelum 2026 produksi baterai mobil listrik harus dilakukan di Indonesia.

Selain itu, hal yang tidak kalah penting ialah mengenai pertimbangan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia di dalam negeri. "Hadirnya pabrik kendaraan listrik ini juga harus ikut menyejahterakan masyarakat, kita harus bisa sama-sama saling belajar. Pasti akan jadi partner yang baik kedepannya,” ujar Moeldoko.

BACA JUGA

Hadirnya produsen luar yang masuk ke Indonesia cukup memang menghawatirkan pemain lokal. Menurut Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Achmad Rofiqi langkah pemerintah ini bisa jadi memadamkan semangat membangun industri kendaraan listrik.

"Kita khawatirkan semangat untuk membangun industri kendaraan listrik, utamanya dari individu, teman-teman yang sejak awal sudah keluar dana sendiri, buat perusahaan, dan bukan skala masif. Padahal ini yang perlu diapresiasi," ucap Rofiqi saat ditemui Otodriver di GIIAS Surabaya, Rabu (20/9).

Menurutnya, kemudahan tersebut jangan diberikan pada yang punya modal terbesar saja namun harus diberikan secara merata.

"Mungkin tidak ada masalah karena akan bersaing lewat produk dan harga. Tapi bagi yang usahanya bukan skala masif, investasi sendiri, berdarah di awal, khususnya teman-teman roda dua yang membangun dari awal, tiba-tiba datang produsen dari luar masuk gampang, saya rasa tidak bijak," papar Rofiqi. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Mobil Vietnam Vinfast
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota : Mengurangi Emisi Tidak Hanya Lewat Produk Mobil

Upaya sinergis dari semua proses produksi juga termasuk usaha reduksi emisi

1 tahun yang lalu


Berita
Toyota Rilis Hydrogen Refueling Station, Wujud Peran Transisi Energi Yang Ramah Lingkungan

Toyota Indonesia resmikan fasilitas Hydrogen Refueling Station (HRS) di xEV Center Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang Plant 3, Karawang, Jawa Barat

1 tahun yang lalu


Berita
PLN dan Pertamina Sedang Bangun SPBU Hidrogen, Kapan Ada Kendaraanya di Indonesia?

PT Pertamina (Persero) dan PLN juga sedang membangun SPBU hidrogen atau yang punya nama resmi hydrogen refueling Station (HRS).

2 tahun yang lalu


Berita
Mobil Bahan Bakar Bakar Hidrogen Lebih Murah, Tapi Ada Kendala

Untuk biaya penggunaan bahan bakar hidrogen lebih murah dibandingkan biaya untuk penggunaan BBM dan listrik

2 tahun yang lalu


Berita
Indonesia Berpotensi Besar Jadi Pemain Kunci Ekosistem Mobil Hidrogen

Selain nikel yang menjadi bahan baku baterai EV, hidrogen hijau juga menjadi potensi baru sumber energi bersih yang hanya mengeluarkan uap air tanpa residu di udara atau menambah emisi karbon gas

2 tahun yang lalu


Berita
Dukung Energi Hidrogen, PLN Bangun Stasiun Pengisian Pertama di Indonesia

Progres pembangunan HRS tersebut diklaim mencapai 98 persen dan ditargetkan selesai pada Februari 2024

2 tahun yang lalu

Berita
Yamaha Hadirkan Mobil Bertenaga Hidrogen Pertamanya

Yamaha telah memperkenalkan kendaraan konsep mobil golf bertenaga hidrogen pertamanya

2 tahun yang lalu


Berita
Indonesia Siap Gunakan Hidrogen Sebagai Bahan Bakar Kendaraan pada 2030

Energi baru ini nantinya dapat membantu Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Chery QQ Reborn Meluncur Bulan Ini Di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasinya

Chery QQ reborn listrik meluncur di Indonesia 18 Mei 2026. Bocoran spesifikasi: motor 58-90 kW, baterai hingga 41 kWh, jarak 420 km, ADAS, dan layar 15,6 inci.

3 menit yang lalu


Berita
Penjualan Hyundai Tertolong Model Hybrid, Ini Mobil-Mobil Yang Berkontribusi

Hyundai catat pendapatan rekor KRW 45,94 triliun Q1 2026, didorong penjualan Hyundai hybrid kuartal 1 2026 dari Tucson, Santa Fe, Sonata, dan Palisade.

1 jam yang lalu


Berita
Pembuatan MGS5 Ada Andil Dari Masukan Konsumen, Ini Keunggulannya

MGS5 EV, SUV listrik keluarga MG Motor dirancang berdasarkan masukan ayah, istri, dan anak untuk kestabilan, keamanan, serta ruang lapang di kelasnya.

1 jam yang lalu


Berita
Penjualan Leapmotor Meningkat, D19 Dan B03X Terlaris

Penjualan Leapmotor April 2026 naik 73 persen menjadi 71.387 unit. Model D19 dan B03X terlaris, didukung peluncuran baru dan peningkatan produksi.

5 jam yang lalu


Berita
Denza Z Roadster Debut Dunia, Tenaga 1.000 Hp Lebih

Denza Z Roadster 1000 Hp debut dunia di Auto China 2026. Roadster listrik ini unggul dengan tenaga lebih dari 1.000 Hp, akselerasi 0-100 km/jam di bawah 2 detik.

6 jam yang lalu