Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Bahan Bakar Bakar Hidrogen Lebih Murah, Tapi Ada Kendala

Untuk biaya penggunaan bahan bakar hidrogen lebih murah dibandingkan biaya untuk penggunaan BBM dan listrik
Berita
Selasa, 23 Januari 2024 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Saat energi listrik tengah digencarkan sebagai pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pengerak kendaraan, mucul sebuah pengembangan baru dengan energi hidrogen. Di Indonesai hal ini sudah dimulai PT Pertamina (Persero) dan PLN yang baru-baru ini menghadirkan SPBU hidrogen atau yang punya nama resmi hydrogen refueling Station (HRS).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pembangunan SPBH tersebut merupakan suatu milestone penting dalam mendukung program mencapai target net zero emission (NZE) 2060.

"Hidrogen ini bisa dari berbagai sumber kami, bisa dari sumber gas, jadi itu ada grey dan blue dan juga ada green itu dari geothermal-nya Pertamina dan fasilitas PLTS Pertamina. Jadi, sumber hidrogen ini bisa dari gas dan juga dari geothermal, dari PLTS," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat acara "Groundbreaking Pertamina Hydrogen Refueling Station bebera waktu lalu.

Untuk biaya penggunaan bahan bakar hidrogen lebih murah dibandingkan biaya untuk penggunaan BBM. Selain itu, keunggulan SPBU Hidrogen ini hanya membutuhkan sekitar 3 menit untuk sekali pengisian penuh yang digunakan untuk jarak tempuh 780-800 kilometer.

BACA JUGA

"Kalau kita bandingkan dengan fuel itu hanya sepertiga biaya fuelnya dalam bentuk hidrogen. Jadi lebih efisien, lebih cepat dan mungkin kalau hanya ke kantor-rumah sebulan sekali isi 3 menit saja," papar Nicke 

Selain itu, PLN melalui subholding PLN Indonesia Power, siap mengoperasikan stasiun pengisian hidrogen atau hydrogen refueling station (HRS) pertama di Indonesia yang berlokasi di Senayan, Jakarta yang siap melayani segala jenis kendaraan berbasis hidrogen dari kendaraan pribadi, kendaraan umum hingga kendaraan berat. 

Berdasarkan perhitungan PLN, bahan bakar green hydrogren yang dihasilkan dari sisa operasional pembangkit sangat kompetitif jika dibandingkan dengan BBM. Perbandingannya, per 1 kilometer (km) mobil BBM membutuhkan biaya Rp1.400. Sedangkan mobil listrik Rp370 per km dan mobil hidrogen hanya Rp 350 per km.

"Sehingga transisi energi ini tidak hanya untuk mengurangi penggunaan energi beremisi tinggi di sektor transportasi, tetapi sekaligus beralih ke energi yang ramah lingkungan, bahkan nol emisi, dan tentu dengan harga yang jauh lebih murah," ujarnya

Namun dibalik murahnya bahan bakar hidrogen, ada satu kendala yang menghambat yaitu masih jarang kendaraan yang mengaplikasikan energi ini, sehingga harganya pun tergolong mahal. Saat ini Toyota memiliki Toyota Mirai dengan kisaran harga 7 juta yen atau sekitar Rp 736 juta, yang di mana bisa lebih mahal jika masuk ke Indonesia.

Masalah lain yang harus diatasi adalah penyimpanan dan distribusi hidrogen dari pabrik produksi ke stasiun pengisian yang harus efisien dan aman, karena harus disimpan dalam tekanan tinggi atau dalam bentuk cair. Faktor tambahan lain juga tentang keselamatan, dimana hidrogen adalah zat yang sangat mudah terbakar dan sulit untuk dikendalikan jika terjadi kebocoran atau kebakaran. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Mobil Hidrogen Pln Pertamina Toyota
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
VinFast Tegaskan Komitmen Jangka Panjang di Indonesia Lewat V-Creator Summit 2025

Isi Deskripsi Artikel di sini

1 hari yang lalu


Berita
Pabrik VinFast Di Subang Jadi Salah Satu Hub EV Terlengkap Di Asia

Didorong juga jadi salah satu basis produksi mobil VinFast setir kanan dengan kapasitas produksi terpasang sampai 350 ribu unit setahun.

1 hari yang lalu


Berita
Pabrik Mobil Listrik VinFast di Subang Tetap Jalan, Meski Skema Insentif Dievaluasi Pemerintah

Isi Deskripsi Artikel di sini

1 hari yang lalu


Berita
Berawal Dari Mi Instan di Ukraina Kini VinFast Menjadi Pemain EV Global

Siapa yang menyangka bahwa awal mula VinFast ialah membuat Mi Instan.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Ini Rincian Harga Kalau Beli Mobil Baru Di Jepang

Semacam simulasi cost of ownership secara komperhesif yang harus dipahami oleh pembeli kendaraan bermotor.

33 menit yang lalu


Berita
Pajero Sport Bakal Hilang, Pajero Pun Datang

Apakah ini adalah Pajero Sport yang diPajerokan?

1 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, Leapmotor Siap Mejeng Di IIMS 2026

Leapmotor sepertinya bakal melenggang di IIMS 2026. Ia diprediksi mengisi spot dalam panggung Indomobil bersama Renault dan Jeep.

3 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Changan Deepal SO5 (Euro NCAP)

Changan Deepal SO5 berhasil menjalani Crash Test dari lembaga Euro NCAP pada bulan Desember 2025 lalu

Crash Test | 6 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Versi PHEV Bakal Hadir Di Indonesia Tahun Ini

Jetour T2 saat ini sudah beredar di Indonesia

7 jam yang lalu