Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Nissan Akan Eksport Mobil Dari China

Harga akan lebih kompetitif dan fasilitas pabrik jadi lebih optimal
Berita
Selasa, 19 Desember 2023 11:40 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Nissan Motor mengumumkan akan menjual ke pasar global mobil listrik mereka yang dikembangkan di China. Hal ini terjadi setelah pabrikan Jepang ini mengantongi kesepakatan dengan universitas terkemuka di negeri itu untuk mempercepat penelitian dan pengembangan dalam bidang elektrifikasi dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Dikutip dari Reuters, Masashi Matsuyama, Wakil Presiden Nissan Motor dan Presiden Nissan China menyampaikan bahwa Nissan juga telah mempertimbangkan untuk mengekspor produk-produk lainnya yang dikembangkan di Cina. Hal ini termasuk juga mobil bermesin konvensional ataupun plug-in hybrid.

Dikabarkan Nissan tengah mengincar pasar yang sama dengan pesaing dari brand lokal Tiongkok, seperti BYD.

Nissan masuk dalam deretan brand asing seperti Tesla, BMW dan Ford yang melakukan ekspor produksi produk di China dan mengekspornya. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan biaya manufaktur yang lebih rendah sekaligus meningkatkan kapasitas penggunaan pabrik mereka.

BACA JUGA

Selain itu Nissan juga mengumumkan akan mendirikan pusat penelitian yang menggandeng Universitas Tsinghua tahun depan yang memfokuskan diri pada penelitian dan pengembangan kendaraan listrik, termasuk infrastruktur pengisian dan daur ulang baterai.

"Kami berharap kolaborasi ini akan membantu kami memahami lebih dalam pasar China dan mengembangkan strategi yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan pelanggan di China," kata Presiden dan Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida, dalam sebuah pernyataan.

China merupakan pasar strategis bagi Nissan. Di negara Tirai Bambu ini seperlima produksi Nissan global atau sekitar 2,8 juta kendaraan salaam 10 bulan pertama di 2023. Angka ini turun dari sepertiga penjualan mereka pada periode yang sama tahun lalu. Sejauh ini pabrik Nissan di China hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri China saja.

Pabrikan Jepang ini menghadapi tantangan yang serius tahun ini di China yang saat ini merupakan pasar terbesar otomotif dunia. Serbuan dari merek lokal dan persaingan harga yang sedemikian sengit terjadi di tengah semakin populernya mobil listrik di berbagai kawasan. (SS)


Tags Terkait :
Nissan China Ekspor Nissan Pasar Global
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Joint Venture Brand Global Dengan Brand China Bakal Menjadi Tren

Wakil GM Chery: Tren joint venture Chery Jaguar Land Rover seperti Freelander ReBorn tandai era baru kolaborasi global dan produksi lokal otomotif.

3 bulan yang lalu

Berita
Nissan Akan Eksport Mobil Dari China

Harga akan lebih kompetitif dan fasilitas pabrik jadi lebih optimal

2 tahun yang lalu


Berita
Jika Virus Corona Berlarut, Dampaknya Besar Bagi Honda Indonesia

Beberapa komponen Honda ada yang dipasok dari Cina membuat PT HPM ketar-ketir.

6 tahun yang lalu

Berita
Melihat Dua Pabrikan Besar Dari Iran, Pernah Jadi Penghasil Mobil Terbesar Ke 13 di Dunia

Pabrikan mobil terbesar Iran, IKCO dan Saipa, kuasai 94% produksi domestik. Iran jadi produsen ke-13 dunia dengan 1,3 juta unit pada 2024.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

1 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

2 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

3 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

5 jam yang lalu