Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Minat Beli Kendaraan Listrik Rendah, Bantuan Subsidi Akan Dievaluasi

Pemerintah akan mengevaluasi secara berkala mekanisme insentif atau bantuan pemerintah untuk kendaraan listrik.
Berita
Kamis, 22 Juni 2023 14:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Saat ini terdapat dua pilihan mobil listrik, yaitu Hyundai dengan Ioniq 5 dan Wuling bersama Air EV yang dapat insetif dari pemerintah. Namun dengan adanya program subsidi kendaraan tersebut, dinilai masih kurang menarik bagi masyarakat.

Berkaca dari masalah tersebut, Pemerintah akan mengevaluasi secara berkala mekanisme insentif atau bantuan pemerintah untuk kendaraan listrik.

"Kita secara periodik melakukan evaluasi atas dua insentif pemerintah, pemberian bantuan pemerintah. Satu, terhadap sepeda motor. Yang kedua, terhadap mobil," kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko usai diskusi bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan sejumlah asosiasi kendaraan di kantor Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (21/6).

Melalui insetif tersebut, telah menetapkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian mobil listrik yang memiliki kriteria nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen dengan kuota 35.900 unit. Melalui insentif ini, maka PPN yang dibebankan kepada pembeli hanya 1 persen.

BACA JUGA

Moeldoko juga menambahkan, masyarakat Indonsia sendiri masih rendah untuk menggunakan kendaraan listrik karena adanya sejumlah kendala, seperti komponen baterai hingga ketersediaan stasiun pengisian baterai.

"Isu-isu ini yang memang masih ada di sekitar kita. Tugas kitalah, tadi dengan berkumpulnya para asosiasi dan tim Kadin dalam rapat, ini salah satu metode bagaimana kita aktif memberikan sosialisasi kepada publik, kepada masyarakat," papar Moeldoko.

Sementara itu, Brand and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani demi mendukung penggunaan kendaraan listrik, semua dealer Wuling yang menjual Air ev dipastikan memberikan potongan harga subsidi ke konsumen.

"Wuling saat ini menerapkan satu kebijakan yakni, subsidi mobil listrik di semua dealernya. Kalau di kami, kita mengikuti regulasi pemerintah yang ada. Intinya kita satu kebijakan,” ungkap Dian saat diwawancarai di Yogyakarta, Rabu (24/5).


Tags Terkait :
Subsidi Insetif Mobil Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Minat Beli Kendaraan Listrik Rendah, Bantuan Subsidi Akan Dievaluasi

Pemerintah akan mengevaluasi secara berkala mekanisme insentif atau bantuan pemerintah untuk kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Harga Wuling Air EV Setelah Dapat Potongan PPN 10 Persen

Saat ini Wuling Air EV terdapat dua tipe yang dijual versi long range dan standard range.

3 tahun yang lalu


Berita
Ini Harga Hyundai Ioniq 5 Setelah Dapat Potongan PPN 10 Persen

Konsumen pembeli mobil listrik hanya perlu membayar PPN 1 persen sementara 10 persen ditanggung pemerintah.

3 tahun yang lalu


Berita
Insentif PPN untuk Mobil Listrik Berlaku hingga Desember 2023

Insentif PPN DTP ini hanya berlaku untuk Tahun Anggaran 2023 dengan mulai berlaku masa pajak April 2023 sampai dengan masa pajak Desember 2023.

3 tahun yang lalu


Berita
Hari Ini, Insentif PPN untuk Mobil Listrik Hanya Bayar 1 Persen

Putusan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38 Tahun 2023 tentang Pajak Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan KBLBB Roda Empat Tertentu dan KBLBB Bus Listrik Tertentu yang Ditanggung

3 tahun yang lalu


Berita
Beli Mobil Listrik Dapat Diskon PPN Jadi 1 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan diskon PPN (Pajak Pertambahan Nilai) untuk mobil listrik dimana mendapat potongan sebesar 1 persen, dari sebelumnya 10 persen.

3 tahun yang lalu


Berita
Ini Cara Mendapatkan Bantuan Subsidi Mobil Listrik

Dalam hal ini konsumen hanya diberikan dua pilihan mobil listrik, yaitu Hyundai dengan Ioniq 5 dan Wuling bersama Air EV.

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Insentif Rp 80 Juta Mobil Listrik Hanya Untuk Rakitan Dalam Negeri, Begini Strategi Toyota

Sama-sama kita ketahui bahwa Pemerintah segera memberikan instentif untuk mobil listrik sebanyak Rp 80 juta, dengan catatan mobil tersebut dirakit di dalam Negeri.

3 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

39 menit yang lalu


Berita
DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Book, Cukup Rp5.000 Bisa Dapat Bonus Hingga Rp60 Juta

DFSK E5 Plus pre book Rp5.000 bonus Rp60 juta dibuka secara resmi oleh PT Sokonindo Automobile. Program registrasi SUV PHEV ini berlaku hingga 28 Juli 2026 dengan paket N.I.C.E senilai Rp60 juta.

2 jam yang lalu


Berita
Ferrari Bakal Gunakan Modern Transmisi Bergaya Manual Nan Klasik

Rumor yang beredar pabrikan asal Maranello Italia itu tengah mempersiapkan mobil dengan gaya transmisi manual, hanya saja jenis dan modelnya belum tersingkap.

2 jam yang lalu


Berita
Chery Tiggo 7 HEV Terbaru Terlihat Dalam Pengujian, Siap Masuk Indonesia? Ini Jawabannya

Chery Tiggo 7 HEV Indonesia masih dikaji PT Chery Sales Indonesia untuk pasar domestik, menyusul teaser uji coba model hybrid dengan sistem Kun Peng 2.0.

6 jam yang lalu


Berita
Harga Pertamax Bulan Depan Berpotensi Turun Lagi

Potensi itu tidak lepas dari munculnya tren harga minyak dunia yang juga mulai melandai dan diperkirakan akan berlangsung sampai Desember 2026.

10 jam yang lalu