Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kendaraan Listrik Bukan Tujuan Toyota di Masa Depan

CEO baru Toyota Koji Sato meyakini bahwa tren masa depan kendaraan ramah lingkungan untuk menuju netralitas karbon adalah dengan menggunakan hidrogen.
Berita
Senin, 20 Maret 2023 13:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Saat ini hampir semua perusahaan otomotif membuat kendaraan berbasis energi listrik yang dinilai merupakan industri otomotif masa depan yang nantinya dapat menurunkan emisi karbon. Bahkan pemerintah Indonesia memberikan subsidi supaya kendaraan listrik menjadi pilihan masyarakat.

Namun, tidak bagi Toyota. CEO baru Toyota Koji Sato meyakini bahwa tren masa depan kendaraan ramah lingkungan untuk menuju netralitas karbon adalah dengan menggunakan hidrogen.

"Kami ingin memastikan bahwa hidrogen tetap menjadi pilihan yang layak. Kami membutuhkan rantai pasokan produksi dan transportasi. Kecuali kami melihat evolusi di sana, kami tidak dapat mengharapkan peningkatan volume dalam penggunaan energi," kata Sato dikutip dari InsideEv, Senin (20/3).

Sato juga tidak menolak mobil listrik, dia akan tetap ikut mengikuti para produsen otomotif untuk mencapai netralitas karbon pada saat ini, yakni melalui garis elektrifikasi.

BACA JUGA

"Kami melakukan upaya penuh dalam segala hal. Penting untuk tetap fleksibel guna menyesuaikan produk dan energi dengan kebutuhan netral karbon yang berbeda di pasar yang berbeda," kata Sato.

Perlu diketahui, Toyota saat ini punya mobil hidrogen yakni Toyota Mirai yang dijual secara eksklusif di California, Amerika Serikat karena tidak ada negara bagian lain yang memiliki infrastruktur bahan bakar yang diperlukan.

Mobil ini juga mencatatkan namanya di Guinness World Record yakni jarak terjauh yang ditempuh oleh kendaraan listrik sel bahan bakar hidrogen, setelah mencatat sekitar 845 mil atau jika dikonversi sekitar 1.359 km, dalam sekali pengisian hidrogen.


Tags Terkait :
Toyota Mobil Listrik Hidrogen Industri Otomotif
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Banjir Diskon Line Up Toyota Terbaru, Fortuner Rp 20 Juta Hingga Rush Rp 25 Juta

Untuk mengatasi penurunan penjualan, beberapa dealer resmi Toyota menghadirkan program diskon yang menarik. Simak detailnya

1 tahun yang lalu


Berita
Banjir Pesanan, Toyota Innova Zenix Inden 6 Bulan

Toyota Innova Zenix begitu diminati konsumen di Tanah Air sejak awal peluncurannya. Pesanan banyak membuat Toyota harus membuat daftar antrean pesanan.

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Indonesia Akan Kenalkan Produk Hybrid Ini, Segera!

Akan makin banyak produk Toyota Hybrid di Indonesia

2 tahun yang lalu


Used Car
Kijang Innova Diesel Bakal Disuntik Mati, Begini Kata Pedagang Mobkas

Toyota Kijang Innova bermesin diesel diprediksikan bakal disuntik mati pada penghujung tahun 2022 ini.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

17 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

19 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

20 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

21 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

22 jam yang lalu