Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bos Toyota: Mobil Listrik Bukan Satu-Satunya Masa Depan

Pilihan dan teknologi cukup beragam untuk mereduksi carbon
Berita
Sabtu, 24 Desember 2022 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mobil listrik diperkirakan akan menjadi dominator dalam industri otomotif dunia beberapa waktu ke depan. Namun banyak industri otomotif dunia yang meragukannya, apakah mobil listrik jadi satu-satunya jawaban.

Bukan kaleng-kaleng yang merasakan keraguan ini adalah Akio Toyoda yang merupakan CEO Toyota. Toyota mengklaim bahwa dia termasuk ‘silent majority’ di industri otomotif yang mempertanyakan apakah kendaraan listrik merupakan satu-satunya masa depan otomotif?.

Seperti dilansir carscoops, di hadapan pewarta di Thailand, dirinya menegaskan kembali keyakinannya bahwa cara terbaik untuk maju adalah menggembangkan sejumlah teknologi powertrain yang berbeda termasuk hybrid, plug-in hybird, bertenaga hidrogen dan pastinya mobil listrik itu sendiri.

 “Orang-orang yang terlibat dalam industri otomotif sebagian besar merupakan mayoritas yang diam,” kata Toyoda kepada wartawan. “Mayoritas yang diam itu bertanya-tanya apakah EV benar-benar boleh dimiliki sebagai pilihan tunggal. Tapi mereka pikir itu tren sehingga mereka tidak bisa berbicara dengan lantang… Jawaban yang tepat masih belum jelas, kita tidak boleh membatasi diri hanya pada satu pilihan,” beber bos besar Three Ovals itu.

BACA JUGA

Toyoda telah berulang kali membantah pernyataan di seluruh industri bahwa kendaraan listrik adalah satu-satunya jalan ke depan. Dia mengakui bahwa upayanya untuk menyampaikan pendapatnya kepada pemangku kepentingan dan pejabat pemerintah terbukti melelahkan, namun dalam pernyataannya pada The Wall Street Journal bahwa alternatif untuk EV mulai mendapat sambutan yang lebih hangat di antara pejabat pemerintah dan media.

“Dua tahun lalu, saya adalah satu-satunya orang yang membuat pernyataan seperti ini,” kata Toyoda. Sementara sejumlah pabrikan mobil terbesar di dunia telah membuat komitmen besar untuk kendaraan listrik, bisnis mesin pembakaran mereka menghasilkan sebagian besar keuntungan yang dibutuhkan untuk mendanai rencana ekspansi EV.

Pada acara peluncuran Hilux versi listrik di Thailand, Toyoda memperluas keyakinannya bahwa menjual EV bukanlah satu-satunya cara untuk mencapai netralitas karbon. “Untuk mencapai netralitas karbon, kita harus ingat bahwa karbon adalah musuh sebenarnya, bukan powertrain tertentu,” ujarnya. “Dan sejujurnya, BEV bukanlah satu-satunya cara untuk mencapai tujuan netralitas karbon dunia. Di Toyota, kami percaya dalam menciptakan portofolio penuh pilihan pengurangan karbon untuk pelanggan kami dari kendaraan listrik hibrida, kendaraan listrik plug-in, mobil listrik baterai, dan kendaraan fuel cell,” tutupnya.


Tags Terkait :
Toyota Akio Toyoda EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Bos Toyota Termasuk Orang Paling Berpengaruh di Dunia

Menduduki peringkat ke-28 orang berpengaruh sedunia

10 tahun yang lalu


Berita
Siap Produksi Pesawat, Proyek Lama Toyota Dilanjutkan Lagi

Antisipasi pelebaran kebutuhan mobiltas masa depan membuat Toyota kembali menjalankan proyek lama yang sempat terhenti.

2 minggu yang lalu


Berita
Semua Orang Beralih ke BEV, Ini Kekhawatiran Bos Toyota

Toyota

1 bulan yang lalu


Berita
GRMN Corolla Hanya Bisa Dibeli Lewat Aplikasi Khusus

GRMN Corolla beli lewat aplikasi GR untuk edisi terbatas hasil pengujian di Nurburgring. Pemesanan hanya via aplikasi khusus dengan pengiriman pada 2027.

1 bulan yang lalu


Berita
GR Yaris Morizo RR, Super Hatchback Berbanderol Rp 1 Miliar Lebih

Stoknya untuk pasar Jepang dan Eropa hanya 200 unit.

2 bulan yang lalu


Berita
Toyota Resmi Perkenalkan GR GT, Supercar V8 Twin Turbo Hybrid

GR GT merupakan sebuah supercar yang mengejawantahkan idealisme Toyota dalam menampilkan kendaraan berperforma tinggi.

7 bulan yang lalu


Berita
Belum Mau Jor-Joran Ke EV, Toyota Yakin Bisa Bikin Mesin ICE Yang Lebih Hemat

Mesin fosil masih punya peluang untuk disempurnakan performanya.

8 bulan yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Line Up Terbaru Di Japan Mobility Show, Land Cruiser FJ Jadi Bintang Utama

Toyota menghadirkan line up terbaru di Japan Mobility Show 2025. Land Cruiser FJ paling menarik perhatian.

8 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

4 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

5 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

6 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

6 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

8 jam yang lalu