Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bukan Jepang atau Korea. China Jadi Pesaing Terbesar Industri Kendaraan Listrik

Hal ini diungkapkan CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa pesaing terbesar pembuat mobil kendaraan listrik akan datang dari China, bukan Amerika Serikat.
Berita
Senin, 30 Januari 2023 12:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Berbagai produk mobil listrik asal Cina begitu deras memasuki pasar otomotif dunia, tidak ketinggalan juga di Indonesia. Bisa dibilang ancaman kendaraan listrik pabrikan asal China ini cukup serius.

Hal ini diungkapkan CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa pesaing terbesar pembuat mobil kendaraan listrik akan datang dari China, bukan Amerika Serikat, Jepang, atau Korea Selatan.

"Jika saya menebak, mungkin beberapa perusahaan dari China adalah yang paling mungkin berada di urutan kedua setelah Tesla," ujar Musk dikutip dari Carbuzz, Senin (30/1).

Ia menyebutkan, bahwa terdapat merek pembuat mobil China terus berkembang antara lain termasuk Xpeng, Aito, dan BYD. "pembuat mobil China agresif menuju elektrifikasi dan pengembangan teknologi terkait," papar Musk.

BACA JUGA

Dari data Asosiasi Mobil Penumpang China, mereka menjual 5,67 juta EV dan plug-in pada tahun 2022. Di AS, hanya 918.464 plug-in yang terjual tahun lalu. Terlebih, ketergantungan Tesla pada China sangat jelas: Tesla memproduksi lebih dari 710.000 kendaraan di Shanghai Gigafactory yang bekerja keras tahun lalu, yang berarti sekitar 52% dari produksi globalnya.

Sementara itu, produsen mobil Amerika akhirnya mendekati titik produksi EV yang konsisten dan massal, tetapi butuh beberapa tahun untuk mengejar ketinggalan.

Di Indoensia sendiri mobil listrik China yaitu Wuling Air ev sukses menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang 2022. Kendaraan berdimensi mungil itu terjual 8.053 unit atau nyaris lima kali lipat lebih banyak dari Hyundai IONIQ 5 di urutan kedua

Namun di Indonesia, produk mobil asal China pernah juga mengalami keterpurukan. Produk asal China yaitu Chery QQ, pada tahun 2009-2010 penjualannya tidak tembus 1.000 unit di Indonesia. Mobil asal China ini tidak laku di pasar tanah air disebabkan kualitas produk yang buruk.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Industri Elon Musk
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Inilah Bukti Brand China Menguasai Pasar Mobil Listrik

Lebih dari 70% mobil listrik di dunia merupakan merek asal China.

1 tahun yang lalu


Berita
VinFast Berencana Hengkang Dari Thailand

VinFast dikabarkan bakal hengkang dari Thailand.

1 tahun yang lalu


Berita
Inilah Deretan Merek Mobil yang Konfirmasi Hadir di IIMS 2026

IIMS 2026 dihadiri puluhan merek mobil global. Simak daftar lengkap brand yang tampil dan berbagai inovasi yang akan dibawa ke pameran ini.

1 hari yang lalu

Berita
Perang Harga Antarmobil Cina Terjadi Lagi Di GIIAS 2024

Pada ajang GIIAS 2024 ini, berbagai merek-merek Cina kembali melakukan perang harga.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

12 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

13 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

14 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

15 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu