Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bebas Pajak Impor Utuh Mobil Listrik Bisa Berdampak Negatif bagi Indonesia

Langkah pemerintah ini bisa jadi memadamkan semangat membangun industri kendaraan listrik.
Berita
Senin, 25 September 2023 15:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kebijakan impor mobil listrik Completely Build Up (CBU) berbasis baterai dengan fasilitas bebas pajak 0 persen tengah didiskusikan agar impor EV bisa dibeli oleh masyarakat Indonesia. 

"Kami akan menyiapkan regulasi untuk memberikan insentif terhadap calon investor yang akan membawa investasi mobil listrik ke Indonesia. Nantinya, pajak CBU itu nanti bisa kita nolkan. PPN-nya nanti bisa kita nolkan," ujar Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita di Istana Negara, Senin (31/7).

Ia juga sudah menyampaiakn rancangan ini ke presiden sudah dirumuskan dan didiskusikan pada saat rapat terbatas oleh beberapa menteri. "Presiden sudah menyetujui. Jadi semua kebijakan fiskal kita harus kompetitif dibandingkan kebijakan fiskal yang sudah diberikan negara lain kompetitor kita dengan konteks mobil listrik," jelas Agus.

Namun, kebijakan ini juga bisa berdampak negatif pada industri kendaraan listrik nasional. Dimana salah satu investor yang ingin diundang memakai insentif ini adalah produsen otomotif asal China, BYD.

BACA JUGA

Menurut Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Achmad Rofiqi langkah pemerintah ini bisa jadi memadamkan semangat membangun industri kendaraan listrik.

"Kita khawatirkan semangat untuk membangun industri kendaraan listrik, utamanya dari individu, teman-teman yang sejak awal sudah keluar dana sendiri, buat perusahaan, dan bukan skala masif. Padahal ini yang perlu diapresiasi," ucap Rofiqi saat ditemui Otodriver di GIIAS Surabaya, Rabu (20/9).

Dalam industri ini harusnya semua mendapatkan kesetaraan dan kemudahan. Menurutnya, kemudahan tersebut jangan diberikan pada yang punya modal terbesar saja namun harus diberikan secara merata.

"Mungkin tidak ada masalah karena akan bersaing lewat produk dan harga. Tapi bagi yang usahanya bukan skala masif, investasi sendiri, berdarah di awal, khususnya teman-teman roda dua yang membangun dari awal, tiba-tiba datang produsen dari luar masuk gampang, saya rasa tidak bijak," papar Rofiqi.

Perlu diketahui, Indonesia berencana memberi bebas pajak tersebut hingga 2026. Menperin mengaku sudah ada sederetan investor besar yang siap masuk ke Tanah Air. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Mobil Listrik Pajak Impor Mobil Listrik Bebas Pajak Industri Otomotif
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
VinFast VF2 Meluncur Dengan Harga Mulai Rp 120 Jutaan, Adik VF3 Berdimensi Lebih Mungil

Harga VinFast VF 2 di Vietnam sekitar Rp 128 juta. Mobil listrik mungil ini resmi meluncur dengan dimensi lebih kecil dari VF 3 dan jarak tempuh 210 km.

2 minggu yang lalu


Berita
DFSK Kasih Potongan Harga Hingga Rp 85 Juta di Jakarta Fair

DFSK

1 bulan yang lalu


Berita
Diperkirakan Harga Wuling EV Akan Di Bawah Rp200 Jutaan

Estimasi harga Wuling EV di bawah Rp200 juta beredar setelah model baru terlihat di Jakarta. Belum ada konfirmasi resmi dari Wuling Motors Indonesia.

1 bulan yang lalu


Berita
TikTok Bikin EV Hasil Kolaborasi Dengan Seres dan CATL

Harga EV kolaborasi TikTok Seres CATL berkisar Rp263-395 juta untuk EV crossover hasil kolaborasi Seres dan CATL yang diluncurkan tahun ini.

1 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Perang Minion, Komparasi Dimensi dan Spek Wuling Air EV vs Changan Lumin vs DFSK Seres E1 vs VinFast VF3

Komparasi spesifikasi Wuling Air ev vs VinFast VF3 vs Changan Lumin vs Seres E1 mencakup dimensi, baterai, motor listrik, serta harga keempat mobil listrik mini tersebut.

1 bulan yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

2 bulan yang lalu


Berita
Sebelum Ketok Palu Regulasi EV, Changan Berani Pasang Harga Lumin

Changan Lumin menjadi salah satu mobil listrik mungil yang baru hadir di Indonesia.

6 bulan yang lalu


Berita
Dengan Harga Terjangkau, CHANGAN Lumin Bisa Jegal Atto 1 Dan Air EV

Changan Lumin saat ini adalah mobil listrik dengan harga paling terjangkau di Indonesia. Rp 178 juta di GJAW 2025.

8 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

10 jam yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

11 jam yang lalu


Tips
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Nitrogen Diklaim Bikin Ban Lebih Stabil

Benarkah nitrogen mampu menjaga tekanan ban lebih stabil? Ahli menjelaskan perbedaan molekul nitrogen dan oksigen.

12 jam yang lalu


Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

13 jam yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

14 jam yang lalu