Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Setelah Mobil Listrik, Hyundai Siap Kembangkan Robotika dan Kemudi Otonom

Hyundai mengatakan akan menginvestasikan tambahan 5 miliar dollar AS ( Rp73 triliun ) di Amerika Serikat untuk robotika.
Berita
Senin, 23 Mei 2022 13:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Setelah sukses menjual mobil listrik di beberapa Negara, kini Hyundai Motor Group pada Minggu (22/5) mengatakan akan menginvestasikan tambahan 5 miliar dollar AS ( Rp73 triliun ) di Amerika Serikat untuk robotika. Pengembangan tersebut mencakup perangkat lunak mengemudi otonom.

Hal tersebut disampaikan Hyundai Motor Group sehari setelah mengumumkan investasi dengan nilai yang hampir sama untuk membangun pabrik kendaraan listrik di AS.

Ketua Hyundai Motor Group Euisun Chung membuat pengumuman terbaru dalam pertemuannya dengan Presiden AS Joe Biden, yang berada di Seoul untuk kunjungan tiga hari.

"Hyundai Motor Group berencana untuk menginvestasikan tambahan 5 miliar dollar AS hingga 2025, yang akan memperkuat kolaborasi kami dengan perusahaan Amerika dalam beragam teknologi, seperti robotika, mobilitas udara perkotaan, mengemudi otonom, dan kecerdasan buatan," kata Chung dikutip Yonhap, Senin.


"Ini akan memungkinkan kami untuk tumbuh menjadi perusahaan yang menawarkan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik kepada pelanggan kami," tambah dia.

Melalui investasi, grup tersebut akan menyediakan produk dan solusi inovatif bagi pelanggan AS, dan berkontribusi pada upaya netralitas karbon global, kata Chung.

Pembuat mobil global telah berlomba untuk menjadi ramah lingkungan di tengah peraturan yang diperketat tentang emisi gas rumah kaca.

Adapun rincian investasi yang direncanakan, Hyundai mengatakan perusahaan belum memutuskan apakah akan berinvestasi dalam robotika melalui Boston Dynamics, Inc atau M&A.

Grup tersebut mengakuisisi perusahaan robotika yang berbasis di AS, Boston Dynamics, senilai 880 juta dollar AS pada Juni tahun lalu untuk memperkuat daya saingnya dalam solusi mobilitas masa depan. Mereka tidak memberikan rencana rinci baik untuk investasi di sektor lain.

Pengumuman itu datang sehari setelah raksasa mobil Korea Selatan itu mengatakan akan menginvestasikan 5,54 miliar dollar AS untuk membangun kendaraan listrik khusus dan pabrik pembuatan baterai mobil di negara bagian Georgia, AS untuk lebih memperkuat dorongan elektrifikasinya di pasar mobil paling penting di dunia itu.

Hyundai Motor Group berencana untuk memulai pembangunan fasilitas kendaraan listrik 300.000 unit per tahun pada Januari 2023 dan memulai produksi pada paruh pertama tahun 2025.


Tags Terkait :
Hyundai Robotika
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Hyundai Pamer Robot yang Mampu Melakukan Pengisian Daya ke Mobil Listrik

Pengisian daya yang dibantu dengan teknologi robot mampu memberikan kemudahan.

3 tahun yang lalu

Berita
Mengintip Rencana dan Mobil Baru Hyundai di 2023

Hyundai Motor serius menggarap percepatan elektrifitkasi dengan menghadirkan beberapa model baru dan fasilitas tambahan untuk tahun ini.

3 tahun yang lalu


Berita
Setelah Mobil Listrik, Hyundai Siap Kembangkan Robotika dan Kemudi Otonom

Hyundai mengatakan akan menginvestasikan tambahan 5 miliar dollar AS ( Rp73 triliun ) di Amerika Serikat untuk robotika.

3 tahun yang lalu


Berita
Janji 20 Model Terbaru Dari Hyundai Di Auto China 2026

Spesifikasi Hyundai Ioniq V Auto China 2026: jarak tempuh 600 km CLTC, desain futuristik, interior AI canggih. Hyundai janjikan 20 model baru dalam 5 tahun.

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Ioniq 3 Resmi Debut Dunia

Hyundai Ioniq 3 debut dunia sebagai EV terkecil seri Ioniq. Desain Aero Hatch efisien, jarak tempuh hingga 496 km WLTP, teknologi Pleos Connect.

3 hari yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Toyota BZ4X Belum Akan Dipasok Dari Dalam Negeri, Ini Penjelasannya

Baterai Toyota BZ4X belum dipasok lokal. Produksi baterai hybrid berbasis nikel di Karawang mulai semester II 2026 untuk HEV rakitan Indonesia.

4 hari yang lalu

Berita
Intip Spesifikasi Deepal SO9, Bisa Jadi Rival Kuat Hyundai Palisade

Kami berkesempatan untuk mengunjungi markas Deepal di kota Chongqing, Tiongkok. Ini impresi kami melihat S09.

5 hari yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Sebentar Lagi Alami Kenaikan Pajak

Permendagri 11/2026 atur kenaikan pajak mobil listrik via PKB dan BBNKB. DKI Jakarta segera terapkan, besaran pajak variatif tergantung daerah.

6 hari yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

2 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

23 jam yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu