Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pajak Kendaraan Dihapus, Tapi Dibebankan Saat Beli BBM

YLKI mengusulkan pajak kendaraan dihapus dan dialihkan ketika pemilik kendaraan membeli bahan bakar minyak (BBM).
Berita
Jumat, 10 Juni 2022 10:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Terdapat usulan yang ditujukan kepada Komisi V DPR RI terkait Pajak kendaraan tahunan sekalian perpanjang STNK diusulkan utuk dihapus. Sebagai gantinya, pengendara bakal dikenakan pajak saat isi bensindi SPBU.

Adapun yang mengusulkan pajak kendaraan akan dihapus yaitu Tulus Abadi Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Tulus mengusulkan pajak kendaraan dihapus dan dialihkan ketika pemilik kendaraan membeli bahan bakar minyak (BBM).

"Kami mengusulkan dana preservasi ini bisa dipungut saat konsumen membeli BBM. Saya kira lebih adil ketika konsumen membeli BBM dikenakan dana preservasi," ujar Tulus dalam keterangannya, Senin (6/6).

Menurutnya, pajak kendaraan bisa dihapus dan dialihkan pada saat membeli BBM agar tidak terjadi dobel pungutan. Selama ini pemerintah kesulitan menaikkan harga BBM karena tingkat konsumsi masyarakat nyaris tidak terkendali.

BACA JUGA

Baca JugaCara Cek Pajak Mobil Lewat Smartphone

Dengan adanya peralihan ke pembelian BBM, hal itu akan mengendalikan tingginya konsumsi masyarakat terhadap BBM, yang juga secara langsung akan menekan tingkat pencemaran yang disebabkan oleh kendaraan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020 jumlah kendaraan mobil penumpang sebanyak 15,79 juta unit dan sepeda motor sebanyak 115 juta unit. Angka tersebut jauh lebih banyak dibandingkan jumlah mobil bus sebanyak 233.261 dan mobil barang 5,08 juta.

Pajak yang diambil melalui pembelian BBM itu nantinya pengelolaanya menjadi dana preservasi jalan akan lebih maksimal. Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009, dana preservasi jalan adalah dana yang khusus digunakan untuk kegiatan pemeliharaan, rehabilitasi, dan rekonstruksi Jalan secara berkelanjutan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Pengamat Otomotif Bebin Djuana mengatakan, dengan adanya peralihan pajak ke pembelian BBM akan berpengaruh terhadap penjualan kendaraan bermotor dan pengendra kendaraan diperlukan kejelian dalam kebijakan ini.

"Potongan pajak berapapun besarnya akan berpengaruh pada penjualan kendaraan, namun ketika pajak bergeser ke BBM konsumen perlu jeli, mana saja kendaraan yang  hemat BBM mana yang hanya basa basi hemat. Jika hal ini tidak diperhatikan dan hanya berpegang pada merk dan type idaman, dalam setahun tentu sudah menyesal kemudian tidak berguna."  kata Bebin saat dihubungi OtoDriver, Kamis (9/6).

Terkait kebijakan peralihan pajak kendaran ke pembelian BBM, Ia mendukung usulan itu. "Saya mendukung kebijakan tersebut dengan catatan, perlu pertimbangan untuk kendaraan komersial, namun untuk kendaraan listrik/hybrid perlu insentif karena kendaraan ini jelas hemat, bahkan tidak memakai BBM," ujar Bebin.

Perlu diketahui, pemerintah sendiri telah menetapkan sejumlah pungutan saat melakukan pembelian BBM. Di antara pungutan untuk BBM itu adalah pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB).

PPN untuk BBM dikenakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan impor dan penjualan kepada konsumen industri dan end user.

PBBKB termasuk dalam pajak Provinsi. Besarannya bisa bergantung kepada kebijakan di masing-masing Provinsi. Hal ini yang menjadi faktor bagaimana harga BBM di setiap Provinsi itu berbeda-beda.

Diambil data dari situs fiskal kemenkeu, besaran Pajak Pertambahan Nilai untuk BBM adalah sebesar 10% sedangkan PBBKB sebesar 5% dari nilai jual bahan bakar kendaraan bermotor.


Tags Terkait :
Pajak Kendaraan Bbm Mobil YLKI
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bayar Pajak Mobil Lebih Mudah Dan Efektif Melalui Online

Bayar Pajak Online lebih mudah dan efektif. Ketahui cara terbaru bayar pajak dengan praktis.

3 bulan yang lalu


Berita
Suzuki India Pasarkan Wagon R FFV Yang Bisa Minum Bensin Campur Etanol

Suzuki Wagon R FFV flex fuel India menjadi kendaraan flex-fuel produksi massal pertama di India yang mampu menggunakan campuran bensin dan etanol E20 hingga E85.

1 hari yang lalu


Berita
Bukti Hyundai Fokus Terhadap Kendaraan Hydrogen

Hyundai all-new NEXO hidrogen Eropa ditampilkan Hyundai Motor Group di World Hydrogen Summit Rotterdam sebagai bukti pengembangan kendaraan fuel cell dan ekosistem hidrogen yang terintegrasi.

1 hari yang lalu


Berita
Mobil Masih Dipakai Tapi Nilainya Turun, Salah Timing Jual Bisa Rugi Puluhan Juta

Mobil masih dipakai tapi nilainya diam-diam turun. Salah timing jual mobil operasional bisa membuat perusahaan rugi hingga puluhan juta rupiah per unit.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

1 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

1 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

4 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

15 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

15 jam yang lalu